https://www.eramuslim.com/berita/setelah-austria-kini-partai-koalisi-desak-pemerintah-denmark-larang-cadar.htm#.WdpFZjBx12E
Setelah Austria, Kini Partai Koalisi Desak Pemerintah Denmark Larang Cadar zahid – Minggu, 8 Oktober 2017 16:30 WIB Eramuslim – Partai koalisi pemerintahan Denmark telah menyatakan dukungan mereka untuk segera mengesahkan larangan menggunakan penutup wajah bagi kaum Muslimah, yang dikenal dengan nama burqa atau cadar. Anggota senior dari partai koalisi yang berkuasa, Venstre liberal telah mengumumkan secara resmi dukungannya larangan mengenakan burqa di tempat-tempat publik setelah sebuah pertemuan partai pada hari Jumat (6/10). “Larangan penutup wajah yang akan datang akan mendapat dukungan dari Venstre,” ujar juru bicara partai liberal tersebut, Jakob Ellemann-Jensen dalam sebuah siaran di radio Denmark, DR seperti dimuat ulang Russia Today. Jakob berdalih bahwa ini bukan larangan yang ditetapkan untuk agama, namun hanya burqa dan niqab. Sebelumnya, beberapa anggota partai tingkat tinggi, termasuk wakil pemimpinnya, Kristian Jensen, dan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Tinggi Soren Pind, menentang tindakan tersebut namun sekarang Ellemann-Jensen mengatakan bahwa partai tersebut “bersatu” dalam mendukung langkah tersebut. Sementara itu, sikap anggota koalisi lainnya, Liberal Alliance (LA), juga berubah drastis. Partai yang menentang larangan tersebut bulan lalu, dengan alasan dapat mengisolasi wanita Muslim dan mencegah mereka meninggalkan rumah mereka sama sekali, sekarang juga mengatakan akan mendukung inisiatif tersebut. Sebuah jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan oleh DR pada akhir September menunjukkan bahwa 62 persen penduduk Denmark mendukung larangan tersebut, sementara kurang dari satu dari empat yang menentangnya. (Rmol/Ram
