*Jadi akan ada Kementrian Pondok Pesantren, disamping Kementrian Agama dan
Kementrian Pendidikan. Agaknya diharapkan dengan adanya kementrian
Pesantren ini NKRI akan mempunyai daya saing dan kedudukan kuat dalam
bidang ilmu istimewa di dunia. Insyaalloh!*


http://www.antaranews.com/berita/657256/presiden-perlu-kalkulasi-adanya-menteri-pondok-pesantren



*Presiden: perlu kalkulasi adanya menteri pondok pesantren*

Minggu, 8 Oktober 2017 23:49 WIB | 1.826 Views

Pewarta: Agus Salim

[image: Presiden: perlu kalkulasi adanya menteri pondok pesantren]

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Direktur Wahid Foundation Yenny
Wahid (kiri) berjalan seusai melalukan kunjungan kerja di Pondok Pesantren
An-Nuqoyah, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (8/10/2017). (ANTARA
FOTO/Saiful Bahri)

Sumenep (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo menyatakan perlu kalkulasi
untuk menetapkan adanya menteri yang khusus menangani pondok pesantren
dalam kabinetnya.

"Itu menjadi masukan bagi saya, dulu waktu saya putuskan Hari Santri, itu
juga masukan dari kiai di pondok pesantren.Setelah itu baru kita putuskan,"
kata Presiden Jokowi menanggapi perlunya ada menteri pondok pesantren yang
diusulkan pengasuh ponpes di Sumenep, Minggu malam.

Ia menyebutkan usulan perlunya menteri ponpes dari salah satu kiai di
Sumenep itu juga masukan yang akan dihitung atau dikalkulasi.

"Saya dapat informasi jumlah santri di seluruh Indonesia ada sembilan juta.
Sangat banyak jadi memang harus ada yang ngurusi atau memperhatikan
mereka," kata Jokowi.

Namun lanjut Jokowi, apakah menteri atau lainnya, harus dihitung dulu."Ini
tidak saya jawab di sini," kata Jokowi dalam silaturahim dengan pimpinan
dan pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyah Sumenep.

Sebelumnya pimpinan Ponpes Alkarimiyah Busro Karim yang juga merupakan
Bupati Sumenep KH Busyro Karim mengusulkan dibentuknya kementerian pondok
pesantren.

"Dengan banyaknya pondok pesantren, kami mengusulkan perlunya menteri
pondok pesantren, karena bicara ponpes pasti bicara pendidikan karakter,
peningkatan skil, keutuhan bangsa dan negara, tidak hanya yang tradisional
tapi juga ada yang modern. Wajar jika ada yang khusus mengurus pondok
pesantren," kata Busyro.

Editor: Gilang Galiartha

Kirim email ke