Oh... ternyata anda tidak tahu. Tapi ngotot.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Buat apa ane jelaskan door to door bayar pajak?

Itu kerjaannya pemerintah DKI. Sudah dijelaskan koq dalam artikel ini.

Apanya yang ente gak ngerti.

Silahkan saja kalau gak setuju.

 

Yang ente gak bener itu adalah membandingkan USA vs. RI.

Ngaco beleeee!

Masalah infrastruktur eh dibandingkan2 seakan2 yg paling hebat negara ente!

Goblok!

 

Terus itu urusan negara RI gimana mau narik pajak, koq ente urus?

Ente tahu ndak gimana jaman wild wild west narik pajak?

Ente tahu ndak kenapa abraham Lincoln bilang “my war was over tax but not 
slavery”?

 

Koq urusan negara ane, ente yg ribut?

 

Urus sana gimana presiden ente si trump lagi ngobok2 tax code yg ngebela orang 
kaya.

Bener ndak cara trump ini?

 

Koq dibanding2kan dengan RI. Sedangkan RI masalah pajak itu karena rakyat gak 
terbiasa bayar pajak.

Sedangkan negara ente yg sudah begitu establish system pajaknya saja jalannya 
masih pincang.

 

Koq jadi nanya2 cara negara narik pajak?!

Baca sana gimana tax collection dinegara ente jaman dulu s/d sekarang.

Baca juga sana gimana gereja ente ambil pajak dari umat2nya dengan iming2 masuk 
surga.

 

Jangan petentang petenteng menghina negara orang lain!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, October 18, 2017 12:14 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Operasi Door to Door Dinilai Meningkatkan Warga Bayar 
Pajak

 

 

Anda berbicara suatu kasus khusus, server down, technical problem. Ya memang 
begitulah, apalagi. Itu downside-nya pakai komputer network. Memangnya berapa 
sering sih terjadi server down itu dalam setahun pada waktu jam kerja?

 

Tetapi memang pelayanan DMV masih perlu perbaikan banyak sekali terutama 
antrian yang sedemikian panjang, bagusnya ada banyak services yg bisa dilakukan 
on-line ataupun lewat surat sehingga tidak perlu datang sendiri, juga kalau 
memang harus ke DMV bisa buat appointment dulu sehingga tidak perlu menunggu 
sekian lama.

 

Cuman... coba anda jelaskan kenapa kok Indonesia sampai perlu operasi 
door-to-door nagih pajak kendaraan bermotor.

 

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Koq membandingkan administrasi Indonesia dan USA?

Mau pamer kesombongan ya?

Mau bilang DMV dinegara ente hebat ya?

Mau bilang ngurus STNK di Indonesia susah ya?

 

DMV dinegara ente itu emangnya bisa jalan kalau gak ada system on line nya?

Ente pernah ndak pergi ke DMV ketika server nya down? Kalau gak pernah nih ane 
kasih tahu alternatifnya: disuruh pulang dan disuruh balik lagi nanti baru bisa 
diperpanjang kalau server nya sudah on. Kalau tidak harus manual dan ente 
disuruh nunggu berjam2 utk registrasi dan hasilnya nanti diambil lagi ke kantor 
DMV.

 

Ini infrastruktur yang ente maki2, goblok2in dan sumpah serapah ke Indonesia 
karena membangun infrastruktur ini Indonesia harus pinjam duit dan kerja sama 
dengan investor.

 

Koq bisa menuduh ini adalah “kesalahan administrasi atau management”.

 

Kesalahan administrasi/management gundulmu!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, October 17, 2017 12:58 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Operasi Door to Door Dinilai Meningkatkan Warga Bayar 
Pajak

 

 

Setiap tahun pada waktu harus perpanjang vehicle/car registration (atau STNK 
istilah Indonesia) saya sudah terima surat tagihannya 2-3 bulan sebelumnya, ada 
beberapa pilihan cara pembayaran: datang in-person kekantor DMV, kirim 
pembayaran melalui pos, atau on-line. Kalau bayar in-person akan terima STNK 
baru saat itu juga, sedang yg lain STNK-nya akan dikirim lewat pos. Saya sih 
kalau bayar lewat on-line nggak report2 juga nggak perlu keluar perangko, 
langsung dapat tanda terima pembayaran yg bisa di-print langsung atau dikirim 
lewat e-mail. Seandainya tidak bayar sampai melewati waktu akan kena denda yang 
besar dan mobil tidak boleh dipakai atau kena ticket (tilang).

 

Kelihatannya ada kesalahan sistem administrasi atau managemen dalam kasus ini.

 

 

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

Ya, dan setiap tahun selalu ada kenaikan. 

Ini perbuatan yang keji, karena kendaraan yang terlambat 

bayar pajak toh tidak bisa bebas digunakan di jalan raya. 

Denda atau tahan saja kendaraan telat pajak yang di jalanan,

tidak perlu diuber-uber selagi parkir di rumah sendiri,

Kata orang Betawi, pemerintah semangkin celamitan.

 

--- jonathangoeij@... wrote:

 

 

Saya kok nggak ngerti buat apa ada operasi door to door buat nagih pajak 
kendaraan bermotor?

Bukankah waktu beli kendaraan sudah harus bayar pajak duluan sebelum terima 
BPKB, atau waktu perpanjang STNK setiap tahun juga bayar pajak.

 

--- ajegilelu@... wrote :

Salahsatu contoh penindasan, kembali memakai cara penjajah.

 

http://news.metrotvnews.com/read/2017/10/08/769936/operasi-door-to-door-dinilai-meningkatkan-warga-bayar-pajak-kendaraan

 

| 
 
 | 
Operasi Door to Door Dinilai Meningkatk...
 |  |


 

 

 

 

 

 

 

 

Kirim email ke