Di point 4, ada salah ketik, seharusnya a = 8.1
Atau diperlukan pertumbuhan ekonomi 8.1 %.

2017-10-19 7:31 GMT+02:00 kh djie <[email protected]>:

> Kutipan :
> *Apa modal Indonesia untuk menjadi empat negara ekonomi terbesar?
> Berdasarkan prediksi ketiga menteri jagoan ekonomi Presiden Jokowi
> <http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-widodo/berita/>*
>
> * itu, pada 2045 jumlah penduduk Indonesia ada kurang lebih 309 juta.
> Kedua, pertumbuhan ekonomi akan berada di 5 persen sampai 6 persen. Ketiga,
> Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai USD 9,1 triliun. Keempat, income per
> kapita mencapai USD 29.000 di mana saat ini berada USD 3.500-an.*
>
>
> 1. Yang bikin prediksi itu 3 menteri jagoan ekonominya Jokowi. Jokowi
> hanya mengatakan prediksinya si tiga menteri.
> 2.Ini bukan statistiek, yang betrouwbaarheidnya (confidence
> level) tergantung antara lain dari besarnya samples.
> 3.Kalau lihat dari angka yang disajikan, misalnya tentang jumlah penduduk
> Indonesia di tahun 2045
> akan 309 juta, kita bisa menghitung rupanya diperkirakan akan ada
> penurunan angka kelahiran (tidak tahu apa dengan melihat trend negeri lain
> kalau ekonomi maju, atau KB akan digalakkan ?).
> Perhitungan :
> Jumlah penduduk Indonesia sekaang (2017) = 260 juta.
> Angka kelahiran a % = 0.01 a
> Jumlah penduduk Indonesia di tahun 2045 adalah 260 juta(1+0.01a)
> ^(2045-2017) = 309 juta
> atau (1+0.01a)^28 = 309/260= 1.188
> atau (1+0.01a) = 1.188^(1/28) = 1.006
> jadi 0.01 a= 0.006 , dus a =0.6
> Berarti angka kelahiran harus jadi a % = 0.6 %.
> Menurut bank dunia angka kelahitan di Indonesia sekarang = 1.2 %
> Kalau lihat angka2 ini, kok tampaknya KB akan digalakkan ?
> 4. Kalau lihat angka PDB Indonesia 2016 = 933 milyard dollar.
> Di tahun 2045, dus 29 tahun kemudian akan jadi 9.1 trilyun dollar
> Kalau angka pertumbuhan ekonomi yang diperlukan a %, maka :
> 933 milyar ( 1+ 0.01a) ^29 = 9.1 X 1000 milyard
> a=0.081
> Atau diperlukan pertumbuhan ekonomi 8.1 %
> Sekarang pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5 %. Kapan diharapkan naik jadi
> 8.1 % ?
> Apa setelah semua infrastruktur dan basis2 ekonomi beres ?
> KH
>
>
>
>
> 2017-10-18 18:23 GMT+02:00 Jonathan Goeij [email protected]
> [GELORA45] <[email protected]>:
>
>>
>>
>> Memangnya berapa persen confidence level prediksi Jokowi itu?
>>
>>
>> ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
>>
>> Dari mana “presiden Jokowi ngeramal”?
>>
>> Gak ada dalam artikel ini bilang presiden Jokowi ngeramal.
>>
>>
>>
>> Ente yg memfitnah presiden Jokowi ngeramal!
>>
>> Seperti ente memfitnah PWC ngeramal!
>>
>>
>>
>> Sudah dari asalnya ente ini punya problem pribadi!
>>
>> Kalo gak suka sama orang krn beda pendapat, lalu oon oon, nuduh, fitnah,
>> vampire2 orang lain!!!
>>
>>
>>
>> JELAS SEKALI ENTE YANG NGRAMAL BAHWA INDONESIA TIDAK AKAN BISA JADI
>> KEKUATAN EKONOMI DUNIA!!!!!!
>>
>> KENAPA? KARENA ENTE SELALU MENGEJEK2 INDONESIA!!!!
>>
>>
>>
>> Nesare
>>
>>
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
>> *Sent:* Tuesday, October 17, 2017 6:48 PM
>> *To:* Yahoogroups <[email protected]>
>> *Subject:* [GELORA45] Membedah prediksi Presiden Jokowi, 2045 ekonomi
>> Indonesia terbesar ke-4 dunia
>>
>>
>>
>>
>>
>> Presiden Jokowi ternyata bisa ngeramal juga kayak PWC, ck ck ck.
>>
>> Kali ini th 2045, mundur lagi 15 th dari ramalan PWC
>>
>> ---
>>
>>
>> Membedah prediksi Presiden Jokowi, 2045 ekonomi Indonesia terbesar ke-4
>> dunia
>> <https://www.merdeka.com/uang/membedah-prediksi-presiden-jokowi-2045-ekonomi-indonesia-terbesar-ke-4-dunia.html>
>>
>>
>> Membedah prediksi Presiden Jokowi, 2045 ekonomi Indonesia terbesar ke-4
>> ...
>>
>> Harwanto Bimo Pratomo
>>
>> Let's be smart. Presiden Joko Widodo memprediksi, pada 2045, ekonomi
>> Indonesia akan memasuki era keemasan. Di ma...
>>
>>
>>
>>
>>
>> Selasa, 10 Oktober 2017 06:00Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
>> <https://www.merdeka.com/reporter/harwanto-bimo-pratomo/>
>>
>>    -
>>
>>
>>
>>    -
>>
>>
>>
>>    -
>>
>>
>>
>>    - *7*
>>
>> SHARES
>>
>> *Jokowi jalan kaki ke acara HUT ke-72 TNI. ©REUTERS/Beawiharta*
>>
>> *Merdeka.com - *Presiden Joko Widodo memprediksi, pada 2045, ekonomi
>> Indonesia akan memasuki era keemasan. Di mana, Indonesia akan menempati
>> posisi ke-4 terbesar dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat.
>>
>> "Diperkirakan pendapatan akan mencapai USD 29.000 per kapita dan akan
>> menjadi empat besar ekonomi terkuat di dunia, setelah China, India, Amerika
>> Serikat dan Indonesia," ujar presiden, kemarin.
>>
>> Prediksi ini akan menjadi kenyataan jika didukung dengan stabilitas
>> politik, keamanan, harga komoditas, dan pertumbuhan ekonomi dunia. Prediksi
>> tersebut berdasarkan kajian Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri
>> Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Perencanaan
>> Pembangunan Bambang Brodjonegoro.
>>
>> Apa modal Indonesia untuk menjadi empat negara ekonomi terbesar?
>> Berdasarkan prediksi ketiga menteri jagoan ekonomi Presiden *Jokowi
>> <http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-widodo/berita/>* itu, pada
>> 2045 jumlah penduduk Indonesia ada kurang lebih 309 juta. Kedua,
>> pertumbuhan ekonomi akan berada di 5 persen sampai 6 persen.
>>
>> Ketiga, Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai USD 9,1 triliun. Keempat,
>> income per kapita mencapai USD 29.000 di mana saat ini berada USD 3.500-an.
>>
>> *Tantangan*
>>
>> Namun, realisasi prediksi ini bukan tanpa tantangan. Beberapa diantaranya
>> ialah penguasaan pasar saham oleh investor dalam negeri. Penguasaan saham
>> oleh investor lokal membuat perekonomian Indonesia aman dari dana keluar
>> (outflow) akibat gejolak dunia.
>>
>> Mantan Wakil Kepala Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rahmat
>> Waluyanto, mengatakan saat ini kepemilikan asing di pasar modal Indonesia
>> masih mencapai 60 persen.
>>
>> Tantangan lain ialah kondisi infrastruktur. Hal ini diakui oleh Menteri
>> Bambang Brodjonegoro. Maka dari itu, pemerintah saat ini tengah mendorong
>> reformasi struktural.
>>
>> "Terus terang kita butuh kerja keras untuk menjadi negara maju di masa
>> datang. Indonesia jelas (butuh) banyak (pembenahan). Infrastruktur kita
>> masih ketinggalan, kualitas SDM masih harus diperbaiki, anggaran harus
>> dirapihin. Pokoknya kami perlu transformasi struktural," tuturnya.
>>
>> Menteri Bambang menambahkan kemiskinan juga menjadi permasalahan untuk
>> menjadikan ekonomi Indonesia besar. Maka dari itu, Presiden Jokowi
>> memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga pangan sebagai
>> salah satu cara menekan angka kemiskinan.
>>
>> "Pangan menjadi kunci bagi kesejahteraan rakyat, kalau harga pangan naik,
>> akan ada goncangan sosial karena itu tugas kita bersama untuk menjaga
>> stabilitas harga pangan," kata Presiden Jokowi.
>>
>> *Solusi*
>>
>> Selain pangan, guna menjadi ekonomi terbesar ke-4, Presiden Jokowi juga
>> telah menyusun peta jalan untuk tiga dekade ke depan. Di mana, pada 10
>> tahun pertama, ialah membangun infrastruktur. Inilah yang sedang dikerjakan
>> oleh Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
>>
>> "Ini betul-betul harus fokus dan harus diselesaikan, karena dengan inilah
>> kita akan bisa memperkuat daya saing (competitiveness) kita. Biaya
>> logistik, biaya transportasi, akan jatuh lebih murah, sehingga nantinya
>> harga-harga juga bisa bersaing dengan produk-produk dari luar," terang
>> Presiden Jokowi.
>>
>> 10 Tahun selanjutnya ialah masuk pada industri pengolahan. Presiden
>> Jokowi meminta Indonesia tidak lagi menjual bahan mentah. "Setop! Harus
>> sudah tidak ada lagi, semuanya harus barang minimal setengah jadi. Syukur
>> kalau kita bisa push, agar kita mengekspor itu dalam bentuk barang jadi
>> semuanya. Kelapa sawit, jangan sampai nanti kita ngirimnya CPO terus.
>> Setop," tegas Presiden Jokowi.
>>
>> 10 Tahun terakhir ialah waktunya Indonesia memaksimalkan industri jasa.
>> Akan tetapi, Presiden Jokowi mengingatkan agar dalam memasuki industri jasa
>> masyarakat tidak harus menunggu, dan lakukan saat ini juga. Pariwisata,
>> lanjutnya, akan menjadi sektor jasa menjanjikan di masa depan.
>>
>> "Masuklah anak-anak muda ke industri ini, karena industri ini akan
>> menjanjikan. Yang kedua yang berkaitan dengan life style, ini akan
>> berkembang di negara kita. Yang berkaitan dengan retail, media, kuliner,
>> online store ini akan berkembang pesat sekali. Dan ini anak-anak muda yang
>> bisa," tutur Presiden Jokowi.
>>
>> Hal ini sejalan dengan kajian Bank Dunia yang optimistis bahwa upaya
>> berkelanjutan untuk mengembangkan pariwisata dan manufaktur akan
>> menghasilkan lebih banyak pekerjaan, meningkatkan pendapatan ekspor, dan
>> semakin mendukung pertumbuhan.
>>
>> "Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan industri pariwisata kelas
>> dunia," kata Manager Bank Dunia untuk Makroekonomi dan Manajemen Fiskal di
>> kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, Ndiame Diop.
>>
>> *[bim]*
>>
>>
>>
>> 
>>
>
>

Kirim email ke