Janji Jokowi soal ini dia atasi denga proyek-proyek infrastruktur. "Jokowi mengatakan, setiapinfrastruktur yang dibangun di berbagai daerah akan menciptakan lapangankerja untuk warga." (Infrastruktur Juga untuk Rakyat Kecil)
--- ilmesengero@... wrote: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/17/10/26/oyfthn409-menkeu-persoalan-saat-ini-adalah-lapangan-pekerjaan Kamis , 26 October 2017, 22:53 WIB Menkeu: Persoalan Saat Ini adalah LapanganPekerjaan Red: Andri SaubaniRepublika/ Yasin Habibi Menteri Keuangan Sri Mulyani. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawatimengatakan, persoalan saat ini yang perlu dicarikan solusi adalahmenyangkut lapangan pekerjaan. "Presiden (Joko Widodo) menilaipersoalan sekarang adalah employment. Bagaimana masyarakatbisa bekerja dan bisa mendapatkan pendapatan," ucap Sri Mulyani,Kamis (26/10). Terkait perkembangan arus teknologi, iamencontohkan bagaimana proses bisnis yang dilakukan PT Go-JekIndonesia mampu memberikan solusi bagi permasalahan di bidangunderemployment atau kelompok pekerja yang ingin bekerjalebih banyak tetapi tidak bisa. "Go-Jek memanfaatkanlapangan kerja mereka yang underemployed. Ini menunjukkanadanya kesempatan kerja baru yang muncul," ucap SriMulyani. Kemudian, lanjut dia, penyelesaian persoalan lapanganpekerjaan dari sisi pemerintah dilakukan melalui, misalnya,pemanfaatan dana desa sebesar Rp 60 triliun. "Dana desa Rp 60triliun kalau pemanfaatannya untuk membuat lapangan kerja baru makabisa meningkatkan kesejahteraan. Masalah APBN bukan pada uangnya,namun bagaimana menggunakan uangnya itu," ucap dia.Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kata Sri, juga mempelajaripengaruh perkembangan arus teknologi yang memunculkan ekonomi digitalterhadap pengalokasian anggaran belanja dan program-programpemerintah. "Kami akan lihat arahnya ke mana, dan arus teknologiitu bisa tidak membuat alokasi itu berubah atau cara membelanjakannyaberubah," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani. Mantan direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengatakan,pemerintah akan mempelajari pengaruh ekonomi digital terutama dalamrangka belanja kementerian dan lembaga maupun transfer daerah. SriMulyani mengakui bahwa kemunculan teknologi mengharuskan pemerintahuntuk terbuka pikirannya mengenai desain APBN, program, danperencanaan.
