Ahok: Pokoknya Nyesel Deh Orang-orang yang Kirim Saya ke Penjara... 
http://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/28/07300031/ahok-pokoknya-nyesel-deh-orang-orang-yang-kirim-saya-ke-penjara
 

 JESSI CARINA
 
 Kompas.com - 28/10/2017, 07:30 WIB
 

 

 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti sidang pembacaan putusan di 
Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta 
Selatan, Selasa (9/5/2017). (POOL / KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

 

 JAKARTA, KOMPAS.com - Threes Emir, seorang penulis yang mengunjungi Basuki 
Tjahaja Purnama http://indeks.kompas.com/tag/Basuki-Tjahaja-Purnama di Mako 
Brimob beberapa waktu lalu, menceritakan betapa cerianya Ahok 
http://indeks.kompas.com/tag/Ahok meski berada dalam penjara.
 Awalnya Threes menduga suasana pertemuan dengan Ahok akan sedikit haru dan 
membuatnya meneteskan air mata.
 "Tetapi karena dia gembira, semangat, kita ikut ketularan gembira. Kelihatan 
banget dia enggak ada dendam atau apa," ujar Threes kepada Kompas.com, Jumat 
(28/10/2017).
 Tadinya mau sedih, Threes malah "terbengong" melihat cerianya Ahok. Padahal 
kalau mengingat kisah dia bisa sampai berada di Mako Brimob ini, Threes mengaku 
selalu merasa sebal.
 Threes kagum dengan Ahok yang bisa menerima kondisinya dengan baik. Kepada 
dia, Ahok bahkan mengatakan orang-orang yang menginginkannya berada di penjara 
akan menyesal ketika melihat kondisinya.
 "Dia bisa ketawa-ketawa, dia bilang, 'pokoknya nyesel deh orang-orang yang 
kirim saya ke penjara. Orang saya di sini belajar banyak hal, belajar sabar, 
baca banyak, belajar Bahasa Mandarin," kata Threes menirukan ucapan Ahok.
 Kalau orang lain yang mengalami nasib seperti Ahok, Threes menjamin semangat 
orang itu akan langsung turun.
 Saat datang ke Mako Brimob beberapa waktu lalu, Threes sempat memberikan surat 
dari cucunya, Bonfilius Anselmo, untuk Ahok.
 
 
 Surat balasan Ahok untuk Elmo.(doc. Threes Emir)

 
 Threes awalnya tidak berharap bahwa surat cucunya akan dibalas cepat. Sebab 
Ahok mengatakan kini dia masih sibuk membalas surat yang dikirim pada bulan 
September. Betapa kagetnya Threes begitu tahu surat balasan Ahok tiba kemarin.
 Hal yang paling membuat haru adalah isi suratnya. Surat itu bersifat personal, 
Ahok menyemangati cucunya agar bisa menerbitkan buku. Hal lain adalah cerita 
singkat Ahok mengenai betapa bersyukurnya dia bisa mengalami kejadian ini.
 Betapa dia berterima kasih kepada musuh-musuhnya yang senang dia dijebloskan 
ke penjara. Isi suratnya seolah menjawab mengapa Ahok masih bisa begitu ceria.
 "I have to say thank you to all my enemies who want me in prison," kata Ahok 
pada surat yang dia tulis untuk cucu Threes.
 Sebab, dia menjadi punya banyak waktu untuk membaca, menulis, berolahraga, dan 
juga berdoa. Ahok bisa melatih mengontrol dirinya, belajar memaafkan, dan 
belajar cara melayani dengan hati yang riang gembira.
 "I've trained my self in self control, forgiveness, and learn how to serve 
people with joyful heart. Thank God for all this circumstances," tulis Ahok. 
 Akhirnya, semangat itu pula yang menular ke seluruh ruangan. Pertemuan yang 
sejatinya penuh haru malah menjadi pertemuan yang penuh suka cita, layaknya 
bertemu teman lama.
 
 Ketika Threes dan teman-teman penulis lainnya pergi meninggalkan Mako Brimob, 
Ahok tidak akan sedih dan kesepian. Dia tetap bahagia ditemani surat-surat 
penyemangat serta buku-buku favoritnya.
 

Kirim email ke