https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel

Jumat 03 November 2017, 14:31 WIB


 Mirip Klenteng, Masjid Cheng Ho Simbol Toleransi Warga Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#> Tweet <https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#> Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#> 0 komentar <https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#> Mirip Klenteng, Masjid Cheng Ho Simbol Toleransi Warga Sumsel Masjid Cheng Ho (raja/detikcom) <https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#><https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#><https://news.detik.com/berita/d-3712228/mirip-klenteng-masjid-cheng-ho-simbol-toleransi-warga-sumsel#> *Palembang* - Bagi yang tak terbiasa, bisa jadi mengira sebuah bangunan di Lima Belas Ulu, Jakabaring, Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai klenteng. Tapi ternyata, bangunan itu merupakan sebuah masjid yang menjadi pusat kegiatan muslim di kawasan tersebut.

"Jadi arsitek masjid memang dibangun dengan konsep perbaduan antara Tionghoa dan konsep Islam sebagai bentuk toleransi umat beragama saat ini," kata seorang budayawan Palembang, Anwar Becak, Jumat (3/11/2017).

Masjid yang diberi nama Masjid Cheng Ho menjadi bukti toleransi dan keberagaman di Bumi Sriwijaya. Bahkan, sampai Sumatera Selatan disebut sebagai provinsi 'Zero Konflik' karena menjunjung tinggi perbedaan.
Mirip Klenteng, Masjid Cheng Ho Simbol Toleransi Warga Sumsel


Selain menjadi sarana tempat ibadah, Masjid Cheng Ho juga menjadi salah satu pusat diskusi masyarakat sekitar dari berbagai golongan. Berbagai kegiatan masyarakat sering menghiasi masjid di kala peringatan hari besar baik keagaaman maupun peringatan hari kemerdekaan.

"Di sini juga ada rumah imam masjid dan para penghafal Alquran," ujar pria yang akrab dipanggil Yai Back.

Menurutnya, keberadaan masjid Cheng Ho tidak hanya mencermikan tokoh islam Tiongkok pada masa itu. Tetapi ada pula pesan keberagaman dan terjalinnya hubungan baik antara masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat lokal.

"Palembang ini banyak etnis, ada Tionghoa, Arab dan beberapa etnis lagi yang sudah ikut menyebarkan ajaran Islam. Keberagaman etnis ini menjadi kekayaan bagi Sumsel terutama kota Palembang dengan menjunjung tinggi toleransi," tuturnya.

Sebagai simbol penyebaran agama Islam di bumi Sriwijaya, Yai Beck menyebut masyarakat Palembang sangat mengenal sejarah berdirinya masjid Cheng Ho. Sehingga sampai saat ini masih menjadi simbol keberagaman di kota Palembang.

"Masjid Cheng Ho itu bukti sejarah dari kerajaan Sriwijaya sampai Tiongkok. Kalau kampung Almunawar itu sejarah dari keturunan atau tokoh Arab. Semua di sini berbaur dan tidak pernah merasa ada perbedaan," cerita Yai Back.

Dari pantauan detikcom, masjid mulai dipenuhi oleh masyarakat saat akan menjelang solat Jumat. Masyarakat berbondong-bondong untuk menunaikan ibadah menuju masjid yang kental dengan warna merah dan aksara Tionghoa ini. Ada 7 tiang sebagai penyangga atap masjid dengan ketinggian 17 meter yang menyimbolkan jumlah rakaat solat.
*(asp/asp)*
china <https://www.detik.com/tag/china/> china medan <https://www.detik.com/tag/china-medan/>










Kirim email ke