https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa
Jumat 03 November 2017, 14:05 WIB
Hakim Tanya Novanto: Anda Jawab Selalu Lupa, Kenapa?
Faiq Hidayat - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#>
9 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#>
Hakim Tanya Novanto: Anda Jawab Selalu Lupa, Kenapa? Setya Novanto
(Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
<https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#><https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#><https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#><https://news.detik.com/berita/d-3712167/hakim-tanya-novanto-anda-jawab-selalu-lupa-kenapa#>
*Jakarta* - Tidak benar, lupa, atau tidak tahu menjadi jawaban Setya
Novanto ketika ditanya berbagai pertanyaan oleh majelis hakim. Jawaban
itu membuat hakim yang mengadili kasus korupsi e-KTP pun heran.
"Anda saya cermati jawab selalu lupa, kenapa banyak lupa?" tanya hakim
kepada Novanto dalam lanjutan sidang dengan terdakwa Andi Agustinus
alias Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).
Novanto mengaku memang tidak tahu karena peristiwa yang ditanyakan sudah
lama terjadi. Dia pun merasa wajar jika lupa.
"Tidak tahu karena begitu lama, sudah lama masalah berkaitan dengan itu
tentu tidak mengetahui," kata Novanto.
Salah satu pertanyaan yang dijawab tidak tahu oleh Novanto yaitu terkait
aliran uang dalam proyek e-KTP. Dia mengaku sama sekali tidak tahu.
Kemudian, terkait pertemuan di Hotel Gran Melia dengan terdakwa e-KTP,
Novanto tidak membenarkannya. Padahal, para saksi yang dihadirkan
sebelumnya, seperti eks Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, mengamini
adanya pertemuan itu.
"Pertemuan di Gran Melia pagi hari Anda ketemu beberapa pihak selain
Diah, ada Irman, Sugiharto dan Andi?" tanya hakim.
"Tidak benar. Seperti BAP dan dalam sidang yang lalu," jawab Novanto.
Namun, ada pula pertanyaan hakim yang dijawab Novanto dengan rinci.
Salah satunya tentang pertemuan dengan Andi.
Menurutnya, dia sudah 2 kali bertemu dengan Andi. Pertemuan itu terjadi
di Tee Box Cafe pada 2009. Novanto menyebut Andi menawarkan pembuatan
kaos terkait Pilpres 2009.
"Di pertengaham 2009 Andi datang di Tee Box Cafe punya saya. Dikenalkan
diri dia supplier (pemasok) kaos dan pembuatan alat lain terkait Pilpres
karena suasana pilpres. Saya bilang ya sudah nanti ditawarkan berapa
harganya, tapi harganya masih nggak cocok," kata Novanto.
Setelahnya, menurut Novanto, Andi datang lagi dan menawarkan barang yang
sama. Namun kesepakatan tak tercapai.
"Pada bulan berikutnya sampaikan ada kaos yang murah dari China. Saya
tanya prosedurnya bagaimana, setelah saya lihat kelihatannya akan
mengalami kesulitan pengiriman dan lain-lain. Akhirnya kita tidak
terjadi transaksi dalam bentuk persiapan Pilpres," ucap Novanto.
*(fai/dhn)*