Merdeka <https://www.merdeka.com/> > Politik
<https://www.merdeka.com/politik/>
Amien Rais makin galak, lagi-lagi minta PAN tarik diri dari
pemerintahan Jokowi
Jumat, 3 November 2017 06:01 Reporter : Mardani
<https://www.merdeka.com/reporter/mardani/>, Sania Mashabi
<https://www.merdeka.com/reporter/sania-mashabi/>
*
*
*
*
2.4k
SHARES
Amien Rais konpers. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
*Merdeka.com - *Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN)
Amien Rais dikenal galak mengkritik pemerintahan Jokowi-JK. Tak
segan-segan mantan ketua MPR ini mengkritik kebijakan Jokowi-JK jika
dinilainya tidak baik.
Kemarin, pria yang dulu dijuluki sebagai bapak Reformasi itu kembali
meminta PAN, partai yang didirikannya di masa awal Reformasi, keluar
dari koalisi pendukung Jokowi-JK. Pernyataan itu diungkapkan Amien
menanggapi komentar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang
menilai PAN tak etis menolak Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017 disahkan
menjadi Undang-Undang (UU). Menurutnya memang sudah sebaiknya PAN keluar
dari oposisi partai pemerintah.
"Yang betul Pak JK, sebaiknya PAN keluar (dari oposisi pemerintahan).
Karena akan jadi beban sejarah. Kalau tidak keluar, PAN akan dikenal
sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi tapi ujung-ujungnya
pendukung negara yang meladeni kepentingan pengembang, bukan rakyat,"
kata Amien di kompleks Parlemen, Senayan, *Jakarta
<http://www.merdeka.com/tag/j/jakarta/>* Pusat, Kamis (2/11) kemarin.
PAN memang kerap berseberangan dengan koalisi dan pemerintahan
Jokowi-JK. Padahal, partai berlambang matahari itu merupakan bagian dari
koalisi pendukung Jokowi-JK.
Partai yang identik dengan warna biru itu tercatat dua kali berbeda
sikap dengan koalisi partai pendukung pemerintah soal isu strategis di
DPR. Dua perbedaan itu yakni soal Rancangan Undang-undang Pemilu terkait
presidential threshold dan pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang Undang (Perppu) No 2 Tahun 2017 tentang Ormas.
Lebih lanjut, Amien mengatakan, jika PAN tidak keluar dari koalisi
pemerintah akan memikul dosa rezim pemerintahan, serta berpedoman untuk
menjalankan kepentingan pengembang.
"Ikut memikul dosa rezim ini yang menjadi pelaksana reklamasi, Meikarta,
dan lain-lain dan tidak berpikir untuk kepentingan bangsa tapi
pengembang," katanya.
Tak cuma kali ini Amien Rais meminta PAN untuk keluar dari koalisi
Jokowi-JK. Pada Minggu (23/7) lalu, Amien juga sempat melontarkan
pernyataan agar PAN bersikap tegas atas pemerintahan Jokowi-JK, salah
satunya dengan menarik kader PAN yang berada di lingkaran kabinet kerja.
Pernyataan itu disampaikan Amien Rais usai menghadiri halal bihalal di
Pondok Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso. Dalam acara tersebut, hadir pula
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Amien menginginkan Asman Abnur mundur dari jabatannya sebagai Menteri
Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
"Saya usul supaya Asman Abnur segera keluar dari kabinet. Titik," tegas
Amien Rais saat itu.
Amien mengatakan, PAN harus menentukan sikap politik untuk tidak
berkoalisi dengan pemerintah yang berkuasa saat ini. Pernyataan ini
menanggapi sikap partai pendukung pemerintah yang menginginkan PAN
dikeluarkan dari koalisi lantaran kerap berseberangan dengan keinginan
pemerintah.
"Koalisi dengan rakyat," kata Amien. *[dan]*