----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: kh djie [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>Kepada: Gelora45 <[email protected]>Terkirim: 
Jumat, 3 November 2017 10.59.37 GMT+1Judul: Re: [GELORA45] Amien Rais makin 
galak, lagi-lagi minta PAN tarik diri dari pemerintahan Jokowi
     

Amien Rais unjuk gigi. Masih sanggup menggigit............?
2017-11-03 10:20 GMT+01:00 Awind [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

     
 


 
 

 
 
 
  Merdeka > Politik    
Amien Rais makin galak, lagi-lagi minta PAN tarik diri dari pemerintahan Jokowi
   Jumat, 3 November 2017 06:01 Reporter : Mardani, Sania Mashabi       
   -     
 
   -     
 
   -     
 
   -       
      - 2.4k
         - SHARES

       Amien Rais konpers. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman 
   
Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais 
dikenal galak mengkritik pemerintahan Jokowi-JK. Tak segan-segan mantan ketua 
MPR ini mengkritik kebijakan Jokowi-JK jika dinilainya tidak baik.
 
 Kemarin, pria yang dulu dijuluki sebagai bapak Reformasi itu kembali meminta 
PAN, partai yang didirikannya di masa awal Reformasi, keluar dari koalisi 
pendukung Jokowi-JK. Pernyataan itu diungkapkan Amien menanggapi komentar Wakil 
Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang menilai PAN tak etis menolak  Perppu 
Ormas Nomor 2 Tahun 2017 disahkan menjadi Undang-Undang (UU). Menurutnya memang 
sudah sebaiknya PAN keluar dari oposisi partai pemerintah.
 
 "Yang betul Pak JK, sebaiknya PAN keluar (dari oposisi pemerintahan). Karena 
akan jadi beban sejarah. Kalau tidak keluar, PAN akan dikenal sebagai partai 
yang lahir dari rahim reformasi tapi ujung-ujungnya pendukung negara yang 
meladeni kepentingan pengembang, bukan rakyat," kata Amien di kompleks 
Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/11) kemarin.
 
 PAN memang kerap berseberangan dengan koalisi dan pemerintahan Jokowi-JK. 
Padahal, partai berlambang matahari itu merupakan bagian dari koalisi pendukung 
Jokowi-JK.
 
 Partai yang identik dengan warna biru itu tercatat dua kali berbeda sikap 
dengan koalisi partai pendukung pemerintah soal isu strategis di DPR. Dua 
perbedaan itu yakni soal Rancangan Undang-undang Pemilu terkait presidential 
threshold dan pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) 
No 2 Tahun 2017 tentang Ormas.
 
 Lebih lanjut, Amien mengatakan, jika PAN tidak keluar dari koalisi pemerintah 
akan memikul dosa rezim pemerintahan, serta berpedoman untuk menjalankan 
kepentingan pengembang.
 
 "Ikut memikul dosa rezim ini yang menjadi pelaksana reklamasi, Meikarta, dan 
lain-lain dan tidak berpikir untuk kepentingan bangsa tapi pengembang," katanya.
 
 Tak cuma kali ini Amien Rais meminta PAN untuk keluar dari koalisi Jokowi-JK. 
Pada Minggu (23/7) lalu, Amien juga sempat melontarkan pernyataan agar PAN 
bersikap tegas atas pemerintahan Jokowi-JK, salah satunya dengan menarik kader 
PAN yang berada di lingkaran kabinet kerja.
 
 Pernyataan itu disampaikan Amien Rais usai menghadiri halal bihalal di Pondok 
Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso. Dalam acara tersebut, hadir pula Ketua Umum 
Partai Gerindra Prabowo Subianto.
 
 Amien menginginkan Asman Abnur mundur dari jabatannya sebagai Menteri 
Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
 
 "Saya usul supaya Asman Abnur segera keluar dari kabinet. Titik," tegas Amien 
Rais saat itu.
 
 Amien mengatakan, PAN harus menentukan sikap politik untuk tidak berkoalisi 
dengan pemerintah yang berkuasa saat ini. Pernyataan ini menanggapi sikap 
partai pendukung pemerintah yang menginginkan PAN dikeluarkan dari koalisi 
lantaran kerap berseberangan dengan keinginan pemerintah.
 
 "Koalisi dengan rakyat," kata Amien. [dan]
  
 
 
 
 
 
  

   

    

Kirim email ke