Eggie Sujana ? Bukan Durjana.... ? 2017-11-07 22:46 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:
> > > > Kemenangan Anies-Sandi tak bisa dilepaskan begitu saja dari sejumlah > manuver kelompok ini. Misalnya ketika mereka menggelar "Tamasya Al-Maidah" > -- mendatangi TPS pada hari pencoblosan dalam rangka "pengamanan" suara dan > langkah taktis lain seperti turut serta dalam proses kampanye serta > demonstrasi. Sementara mesin partai yang mengusung Anies-Sandi ketika itu, > PKS dan Gerindra, menurut Eggi tidak membantu banyak. > ... > Eggi Sudjana: Anies-Sandi Tak Mungkin Menang Tanpa Alumni 212 > <https://tirto.id/eggi-sudjana-anies-sandi-tak-mungkin-menang-tanpa-alumni-212-czBB>[image: > Eggi Sudjana: Anies-Sandi Tak Mungkin Menang Tanpa Alumni 212]Bakal Cagub > Jatim, Eggi Sudjana (kiri) didampingi Bakal Cawagub Jatim, Edi Prasetio. > ANTARA/Eric Ireng > 20.9k Shares > <?subject=Eggi%20Sudjana:%20Anies-Sandi%20Tak%20Mungkin%20Menang%20Tanpa%20Alumni%20212&body=https://tirto.id:443/eggi-sudjana-anies-sandi-tak-mungkin-menang-tanpa-alumni-212-czBB> > > - [image: Eggi Sudjana]Eggi Sudjana > <https://tirto.id/m/eggi-sudjana-1P> > *tiMeter: -33* > - [image: Anies Rasyid Baswedan]Anies Rasyid Baswedan > <https://tirto.id/m/anies-rasyid-baswedan-hQ> > *tiMeter: +33* > > Reporter: Felix Nathaniel > <https://tirto.id/author/felix?utm_source=internal&utm_medium=topauthor> > 05 November, 2017*dibaca normal 2 menit* > > - Eggi Sudjana kecewa Anies Baswedan tidak datang dalam peringatan > satu tahun aksi 411. > > *Eggi Sudjana mengatakan bahwa Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tidak > mungkin menang dalam Pilkada DKI Jakarta tanpa bantuan mereka.* > > *tirto.id <https://tirto.id/?utm_source=internal&utm_medium=Article> - *Eggi > Sudjana, > penasihat Alumni Presidium 212 mengatakan bahwa Anies Baswedan dan Sandiaga > Uno tidak mungkin menang dalam Pilkada DKI Jakarta tanpa bantuan > demonstran. Presidium 212 ialah sebutan bagi pimpinan kelompok yang > menggelar demonstrasi menuntut polisi mempercepat proses hukum Basuki > "Ahok" Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama pada 2 Desember 2016 -- > > Kemenangan Anies-Sandi tak bisa dilepaskan begitu saja dari sejumlah > manuver kelompok ini. Misalnya ketika mereka menggelar "Tamasya Al-Maidah" > -- mendatangi TPS pada hari pencoblosan dalam rangka "pengamanan" suara dan > langkah taktis lain seperti turut serta dalam proses kampanye serta > demonstrasi. Sementara mesin partai yang mengusung Anies-Sandi ketika itu, > PKS dan Gerindra, menurut Eggi tidak membantu banyak. > > "Yang bantu dia cuma umat, partai-partai *nggak* bisa," kata Eggi. > > Setelah Anies-Sandi menang, maka yang perlu dilakukan adalah terus > mengingat jasa-jasa dan berhubungan baik dengan kelompok pendukungnya ini. > "Jangan seperti kacang lupa kulitnya... Jangan belagu pokoknya," kata Eggi. > > *Baca juga: Demo 4 November Lumpuhkan Sentra Elektronik Glodok > <https://tirto.id/demo-4-november-lumpuhkan-sentra-elektronik-glodok-b14E>* > > Konteks pernyataan ini adalah kekecewaan. Ungkapan ini dilontarkan Eggi > ketika Anies Baswedan tidak menghadiri peringatan satu tahun "Aksi 411" di > Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11) subuh kemarin, meski telah > diundang secara resmi. > > "Tidak ada kabar, *gak* bilang bisa apa *nggak.* Itu yang kami kecewa," > kata Eggi. > > Aksi 411 tidak berdiri sendiri dalam menuntut polisi mempercepat penahanan > Ahok. Terjadi juga beberapa demonstrasi lain seperti Aksi Bela Islam Jilid > I pada 14 Oktober 2016 dan Aksi 212 -- yang kemudian melahirkan istilah > Alumni 212 sebagai penanda bagi mereka yang pernah ikut berdemonstrasi. > > Meski terkesan pamrih, namun Eggi meyakinkan publik bahwa Presidium 212 > mendukung Anies-Sandi dengan ikhlas, tanpa iming-iming apapun. "Tidak ada > kontrak," kata Eggi, yang secara tidak langsung merujuk ke kelompok buruh > pendukung Anies-Sandi karena pasangan ini bersedia menandatangani kontrak > politik. > > "Kami dukung dia ikhlas. Kami melihat umat islam melawan non-muslim," > jelas Eggi. > > *Baca juga: Di Balik Susutnya Massa Aksi Bela Islam > <https://tirto.id/di-balik-susutnya-massa-aksi-bela-islam-cl14>* > > Menurut Eggi, selain indikasi bahwa mantan Menteri Pendidikan dan > Kebudayaan ini mulai lupa jasa-jasa pendukungnya, juga jadi bukti bahwa > dirinya tidak dihormati sebagai salah satu "kanda" di Himpunan Mahasiswa > Islam (HMI). "Anies itu junior saya di HMI," kata Eggi menegaskan. > > Kekecewaan ini, menurut Eggi, harus diperhatikan betul. Sebab meski > mengaku bahwa untuk saat ini Presidium 212 tetap mendukung Anies-Sandi > sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, namun bukan tidak mungkin > dukungan ini akan dicabut. > > "Cuma mengingatkan saja. Tapi kalau dia mengulanginya lagi, barangkali > bisa berubah (dukungan) kita. Makanya kami kasih peringatan," kata Eggi. > Eggi juga mengatakan bahwa sebaiknya ke depan tidak ada lagi kesulitan bagi > Presidium 212 untuk berhubungan dengan Anies-Sandi. > > Dihubungi terpisah, juru bicara Anies Baswedan, Naufal Firman Yursak, > enggan menjawab soal ancaman pencabutan dukungan ini. Naufal juga enggan > menanggapi relasi Anies-Sandi dengan Presidium 212. Ia hanya mengatakan > bahwa Anies tidak datang karena memang tidak tahu. > > "Tidak dapat pemberitahuan. [Undangan yang masuk] bukan 411," kata Naufal, > sambil melampirkan undangan lain di jam dan hari yang sama dengan > peringatan satu tahun aksi 411. > > *Baca juga: Manuver Politik di Balik Aksi Demo 4 November > <https://tirto.id/manuver-politik-di-balik-aksi-demo-4-november-b1NX>* > > Di luar konteks pengundangan dan ketidakhadiran Anies, pernyataan Eggi ini > kontradiktif dengan semua alasan yang sempat dilontarkan pimpinan-pimpinan > demonstran yang sibuk berkilah bahwa aksi hingga berjilid-jilid itu sama > sekali tidak berkaitan dengan Pilkada DKI. > > Munarman, juru bicara GNPF MUI yang juga juru bicara Front Pembela Islam > (FPI) misalnya, mengatakan kepada *Tirto* pada awal September tahun lalu > bahwa "aksi ini [411] tidak ada kaitannya dengan Pilkada (DKI Jakarta) > <https://tirto.id/manuver-politik-di-balik-aksi-demo-4-november-b1NX>." > Sementara Aa Gym, ulama yang ikut berdemo, dalam sebuah forum kajian, > menyatakan bahwa aksi yang dilakukannya benar-benar digerakkan oleh hati > nurani. Pemilik pesantren Daarut Tauhiid ini membantah ada pendanaan dari > pihak-pihak tertentu. > > Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan SBY merupakan "tokoh besar" di balik > tiga pasangan kontestan peserta Pilkada DKI Jakarta. Jokowi di belakang > pasangan Ahok-Djarot Syaiful Hidayat yang didukung PDI Perjuangan, Prabowo > di belakang Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang didukung Gerindra, serta > pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang didukung SBY. > > Baca juga artikel terkait AKSI BELA ISLAM > <https://tirto.id/q/aksi-bela-islam-fvn?utm_source=internal&utm_medium=lowkeyword> > atau > tulisan menarik lainnya Rio Apinino > <https://tirto.id/author/rioapinino?utm_source=internal&utm_medium=lowauthor> > (tirto.id - rio/zen) > > >
