Atau, ... karena begitu manisnya kepalanya sudah penuh dengan semuuuut, ...? 
Jadi apa yang diapikirkan terbalik dengan kenyataan, ... entah karena kurang 
penelitian atau sengaja memfitnah utk tujuan dikepa yang tertutup semuuut itu! 
Hehehee, ...


From: kh djie [email protected] [GELORA45] 
Sent: Wednesday, November 8, 2017 2:17 AM
To: Gelora45 ; Sunny ambon 
Subject: Re: [GELORA45] Kontraktor 10 Proyek di DKI Bantah Anies Baswedan

  

Anak manis kok jadi bengis, jadi tidak dapat lagi berpikir logis.............

2017-11-07 14:23 GMT+01:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

    





  
http://mediaindonesia.com/news/read/130406/kontraktor-10-proyek-di-dki-bantah-anies-baswedan/2017-11-03



  Megapolitan 

  Kontraktor 10 Proyek di DKI Bantah Anies Baswedan
  Jum'at, 3 November 2017 19:50 WIB Penulis: Akmal Fauzi 



  ANTARA/Aprillio Akbar

  TUDINGAN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut 10 proyek 
infrastruktur di Jakarta tidak memiliki analisa mengenai dampak lingkungan dan 
lalu lintas (amdal lalin), dibantah para kontraktor.

  Bahkan Presiden Joko Widodo pun mengaku heran dengan tudingan Anies. Presiden 
menyebut amdal sejumlah proyek itu sudah diselesaikan.

  "Lah wong sudah dipakai, gimana sih," ujar Presiden seusai meresmikan Tol 
Becakayu, Jum'at (3/11).

  Tol Becakayu termasuk yang disebut Anies menjadi salah satu proyek yang tidak 
ada amdal lalin.

  Sementara itu, Direktur Utama Waskita Karya M Choliq menegaskan tol Becakayu 
sudah mendapatkan amdal lalin. BUMN ini merupakan kontraktor pembangunan proyek 
tol tersebut.

  Menurutnya, jika tidak ada amdal lalin, tol seksi I B dan C tidak bisa 
diresmikan sekarang ini.

  "Setiap bangunan yang dimulai pasti sudah ada amdal. Sudah pasti itu, kalau 
tidak ada amdal berarti salah," tegas Choliq di tempat yang sama.

  Anies menuding 10 proyek yang tak memiliki amdal lalin yaitu, flyover 
Pancoran, flyover Cipinang-Lontar, flyover Bintaro, underpass Mampang-Kuningan, 
underpass Kartini, underpass Matraman, LRT Cawang-Dukuh Atas, LRT 
Velodrome-Kelapa Gading, pembangunan ruas tol dalam kota koridor 
Sunter-Pulogebang, pembangunan tol Depok-Antasari, dan tol Becakayu.

  Dikatakan Anies, tidak adanya amdal lalin berdampak pada kemacetan parah di 
titik-titik pembangunan dan merumitkan petugas kepolisian mengatur arus lalu 
lintas. Dia akan mengecek alasan ke-10 proyek yang sudah berjalan itu tidak 
punya amdal lalin.

  Setali tiga uang, PT Adhi Karya yang menjadi kontraktor di proyek pembangunan 
light rapid transit (LRT) juga mengaku telah mengantongi amdal.

  "Terkait dengan hal tersebut, amdal sudah ada untuk proyek LRT. Sedangkan 
traffic management during construction dilakukan koordinasi dengan para pihak 
terkait antara lain Dishub, Kepolisian dan lainnya," kata Corporate Secretary 
Adhi Karya Ki Syahgolang Permata.

  Sementara, untuk proyek lainnya yang dibangun Pemprov DKI, tiga flyover yakni 
di Pancoran, Cipinang Lontar, dan Bintaro, serta tiga underpass di Kartini, 
Mampang Kuningan, Matraman juga telah dibuat amdal lalin.

  Hal itu disampaikan Kepala Bidang Simpang dan Jalan Dinas Bina Marga Provinsi 
DKI Heru Suwondo. Pihaknya juga telah berkoordonasi dengan Dishubtrans DKI dan 
Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya.

  "Dari amdal yang kami lakukan terhadap kegiatan tersebut, di dalamnya sudah 
ada mengenai pengaturan lalu lintas. Masalah amdal lalin itu pun selalu dibahas 
melalui rapat-rapat di Polda, mengatur mengevaluasi kondisi traffic dilokasi 
kegiatan, jadi kami selalu berkoordinasi dengan kepolisiaan dan Dishub," tutur 
Heru

  Heru mengatakan, ke-10 proyek yang disebut tidak ada amdal lalin itu 
disampaikan oleh pihak Dirlantas Polda Metro Jaya. Sementara saat dihubungi 
melalui sambungan telepon untuk diminta tanggapan, Direktur Direktorat 
Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra tak merespons. (OL-4)




       Virus-free. www.avast.com  



Kirim email ke