http://mediaindonesia.com/news/read/130406/kontraktor-10-proyek-di-dki-bantah-anies-baswedan/2017-11-03


Megapolitan <http://mediaindonesia.com/news/list/megapolitan>
Kontraktor 10 Proyek di DKI Bantah Anies Baswedan

Jum'at, 3 November 2017 19:50 WIB Penulis: *Akmal Fauzi *

<http://mediaindonesia.com/files/news/2017/11/amdallalin.jpg>
<http://mediaindonesia.com/files/news/2017/11/amdallalin.jpg>

ANTARA/Aprillio Akbar

TUDINGAN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut 10 proyek
infrastruktur di Jakarta tidak memiliki analisa mengenai dampak lingkungan
dan lalu lintas (amdal lalin), dibantah para kontraktor.

Bahkan Presiden Joko Widodo pun mengaku heran dengan tudingan Anies.
Presiden menyebut amdal sejumlah proyek itu sudah diselesaikan.

"Lah wong sudah dipakai, gimana sih," ujar Presiden seusai meresmikan Tol
Becakayu, Jum'at (3/11).

Tol Becakayu termasuk yang disebut Anies menjadi salah satu proyek yang
tidak ada amdal lalin.

Sementara itu, Direktur Utama Waskita Karya M Choliq menegaskan tol
Becakayu sudah mendapatkan amdal lalin. BUMN ini merupakan kontraktor
pembangunan proyek tol tersebut.

Menurutnya, jika tidak ada amdal lalin, tol seksi I B dan C tidak bisa
diresmikan sekarang ini.

"Setiap bangunan yang dimulai pasti sudah ada amdal. Sudah pasti itu, kalau
tidak ada amdal berarti salah," tegas Choliq di tempat yang sama.

Anies menuding 10 proyek yang tak memiliki amdal lalin yaitu, flyover
Pancoran, flyover Cipinang-Lontar, flyover Bintaro, underpass
Mampang-Kuningan, underpass Kartini, underpass Matraman, LRT Cawang-Dukuh
Atas, LRT Velodrome-Kelapa Gading, pembangunan ruas tol dalam kota koridor
Sunter-Pulogebang, pembangunan tol Depok-Antasari, dan tol Becakayu.

Dikatakan Anies, tidak adanya amdal lalin berdampak pada kemacetan parah di
titik-titik pembangunan dan merumitkan petugas kepolisian mengatur arus
lalu lintas. Dia akan mengecek alasan ke-10 proyek yang sudah berjalan itu
tidak punya amdal lalin.

Setali tiga uang, PT Adhi Karya yang menjadi kontraktor di proyek
pembangunan light rapid transit (LRT) juga mengaku telah mengantongi amdal.

"Terkait dengan hal tersebut, amdal sudah ada untuk proyek LRT. Sedangkan
traffic management during construction dilakukan koordinasi dengan para
pihak terkait antara lain Dishub, Kepolisian dan lainnya," kata Corporate
Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata.

Sementara, untuk proyek lainnya yang dibangun Pemprov DKI, tiga flyover
yakni di Pancoran, Cipinang Lontar, dan Bintaro, serta tiga underpass di
Kartini, Mampang Kuningan, Matraman juga telah dibuat amdal lalin.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Simpang dan Jalan Dinas Bina Marga
Provinsi DKI Heru Suwondo. Pihaknya juga telah berkoordonasi dengan
Dishubtrans DKI dan Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya.

"Dari amdal yang kami lakukan terhadap kegiatan tersebut, di dalamnya sudah
ada mengenai pengaturan lalu lintas. Masalah amdal lalin itu pun selalu
dibahas melalui rapat-rapat di Polda, mengatur mengevaluasi kondisi traffic
dilokasi kegiatan, jadi kami selalu berkoordinasi dengan kepolisiaan dan
Dishub," tutur Heru

Heru mengatakan, ke-10 proyek yang disebut tidak ada amdal lalin itu
disampaikan oleh pihak Dirlantas Polda Metro Jaya. Sementara saat dihubungi
melalui sambungan telepon untuk diminta tanggapan, Direktur Direktorat
Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra tak merespons. (OL-4)



<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
Virus-free.
www.avast.com
<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>

Kirim email ke