Ayat yang disebutkan dalam artikel adalah Al Maa-idah (Hidangan) atau juga
sering ditulis : 5:51, bunyinya sebagai berikut : ”Hai orang-orang yang
beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi
pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian
yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin,
maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah
tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

*Apakah diatas ini tidak jelas dan dapat dinistakan?*



https://tirto.id/demo-4-november-lumpuhkan-sentra-elektronik-glodok-b14E


Demo 4 November Lumpuhkan Sentra Elektronik Glodok

Reporter: Andrian Pratama Taher
<https://tirto.id/author/andriantaher?utm_source=internal&utm_medium=topauthor>

04 November, 2016 *dibaca normal 1:30 menit *

Suasana sejumlah toko yang tutup di pusat perbelanjaan elektronik Glodok
City, Jakarta, Jumat (4/11). Sebagian toko di tempat tersebut memilih untuk
tidak berjualan terkait 'Aksi 4 November' yang menuntut pengusutan kasus
dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama. [Tirto/Taher]

1 Shares

*tirto.id <http://tirto.id> - *Aksi damai yang dilakukan umat Islam di
Jakarta, Jumat (4/11/2016) tidak hanya berdampak di sentra pakaian Tanah
Abang. Sejumlah toko di daerah Glodok ikut tutup akibat aksi Muslim yang
menuntut pemerintah untuk memproses hukum Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki
Tjahaja Purnama akibat pernyataan yang diduga menistakan ayat suci Al-Quran.

Dari pantauan yang dilakukan oleh *tirto.id <http://tirto.id>* usai shalat
Jumat di sekitar Glodok, daerah yang terkenal sebagai salah satu sentra
elektronik ini sangat lengang. Jalan Gajah Mada terlihat sangat kosong.
Hanya sejumlah kendaraan terlihat melintas. Dari kejauhan terlihat sejumlah
orang buru-buru berjalan keluar dari toko-toko di sekitar Glodok. Dalam
pandangan di depan Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, terlihat sejumlah
mobil barracuda dan personel tengah siap-siaga di sepanjang Jalan Gajah
Mada.

Sementara itu, di dalam LTC sendiri terlihat lengang. Banyak toko yang
tutup dari awal, baik toko besar maupun toko kecil. Beberapa toko yang
sebelumnya buka pun memutuskan untuk menutup toko mereka karena toko
penyedia barang utama (supplier) mereka tutup.

"Karena beberapa relasi yang di sini ikut tutup, supplier besar, retail.
Jadi kalau mereka tutup, kita gak ada koneksi untuk *market*," ujar Duffy
(25), salah satu penjual alat keamanan di LTC Glodok, Jakarta.

Duffy mengaku, toko rekanan mereka banyak yang tutup usai jam makan siang
tadi. Alhasil, toko mereka akhirnya terpaksa ikut tutup. Sebelum tutup,
Duffy bersama kawan-kawan mereka hanya mengerjakan sejumlah ekspedisi. Ia
menegaskan, tokonya tidak tutup karena demonstrasi.

"Nggak ada hubungan (demo). Lebih karena pulang macet," ujar Duffy.

Kekosongan juga terlihat di Glodok City. Setiap lantai di gedung ini
terlihat sangat lengang. Hanya sedikit toko yang buka. Bahkan, tidak
terlihat ada pelanggan yang mengunjungi toko. Alhasil, toko-toko di Glodok
City memutuskan untuk tutup.

Sandi (26) dan kawan-kawannya terpaksa menutup tokonya siang ini. Dirinya
dan kawan-kawan menutup toko lantaran toko-toko lain tutup dan sepi

"Sepi juga sih. Ngapain nungguin? Sudah pada tutup semua," ujar Sandi.

Meskipun sepi, tidak sedikit toko yang masih buka. Fitri (21) masih membuka
toko peralatan komputer dan game di Glodok City. Ia mengaku, situasi Glodok
City memang sepi sejak beberapa hari terakhir.

"Sama aja. Demo makin parah," ujar Fitri.

Fitri mengaku kawan-kawan sesama penjual alat elektronik di lantainya belum
ada yang tutup. Saat ditanya apakah kemungkinan tokonya akan tutup akibat
demo, dia lebih memilih untuk menunggu arahan bosnya.

"Gak tahu deh ntar. Tergantung bosnya sih," tutur Fitri.

Baca juga artikel terkait DEMO 4 NOVEMBER
<https://tirto.id/q/demo-4-november-fsw?utm_source=internal&utm_medium=lowkeyword>
atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
<https://tirto.id/author/andriantaher?utm_source=internal&utm_medium=lowauthor>

Kirim email ke