PKI waktu itu mendukung semua yang baik untuk rakyat.
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: @ <undefined>Terkirim: 
Jumat, 10 November 2017 01.18.57 GMT+1Judul: [nasional-list] Presiden Jokowi 
bagikan 2.890 hektar perhutanan sosial di Madiun
     


Apakahpembagian tanah yang dilakukan oleh Jokowi tidak berbeda denganreforma 
agraria zaman pres Soekarno yang bermoto ”tanah untuk kaumtani”. Kalau tak 
keliru reforma agraria yang dilakukan itu mendapatdukungan dari PKI.




https://www.antaranews.com/berita/663096/presiden-jokowi-bagikan-2890-hektar-perhutanan-sosial-di-madiun




Presiden Jokowi bagikan 2.890 hektar perhutanansosial di Madiun

Pewarta: Bayu Prasetyo Senin, 6 November 2017 11:02 WIB 16.405Views 

Presiden Joko Widodo. (ANTARA /Rosa Panggabean)

Madiun (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo membagikan SuratKeputusan 
Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial serta Pengakuan danPerlindungan Kemitraan 
Kehutanan seluas 2.890,65 hektar kepadamasyarakat di Madiun, Tulung Agung dan 
Tuban, Provinsi JawaTimur.

"Sekarang ini sudah 35 tahun, tenang (jangka waktuizin). Tugas saudara-saudara 
sekarang adalah bekerja keras agarlahan-lahan yang sudah diberikan itu 
bermanfaat mensejahterakan bagikita semuanya," kata Presiden Jokowi dalam 
sambutannya di DungusForest Park, Kecamatan Dungus, Kabupaten Madiun pada Senin.

MenurutPresiden, pemerintah akan mengawasi secara berkala, 6 bulan-1 
tahun,pemanfaatan lahan hutan sosial tersebut.

Presiden didampingiMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya 
membagikan ribuanSK yang tercakup ke dalam 5 gabungan kelompo tani yaitu kepada 
LMDHSumber Lestari, Tulung Agung seluas 663hektar bagi 928 KK, LMPSDHWonoreso, 
Madiun seluas 520hektar untuk 58KK, dan LMPSDH Ngudiwaluyo,Dungus 1.300 hektar 
untuk 354 KK.

Selain itu, Presidenmemberikan kepada LMDH Rizki Abadi, Madiun seluas 297 
hektaruntukn185KK dan LMDH Ngimbang Makmur, Tuban 77,25 hektar untuk147kk.

"Silakan mau ditanami coklat silakan, ada yangdisampaikan Pak Gubernur tanam 
iles-iles. Kalau cocok silakan, itubagus untuk ekspor tapi harus dirawat," ujar 
Presiden.

Presidenjuga mengingatkan jika masyarakat ada yang mau mengagunkan SK ke 
bankuntuk modal usaha pertanian agar dihitung dengan akurat sehinggadapat 
mengembalikan angsuran.

Kepala Negara menambahkan luaslahannakan ditambah jika pemanfaatan hutan sosial 
menghasilkankomoditas yang baik dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Nantisaat kita cek tanah yang sudah diberikan ini produktif dan 
ditanami,menghasilkan, semakin itu produktif, semakin itu menghasilkan, 
bapakibu akan kita siapkan lagi untuk diberikan tambahan lagi. Tapi tadidi 
depan janjian kalau tidak produktif, ditelantarkan, maka akandicabut," kata 
Presiden.

Editor: AA Ariwibowo



    

Kirim email ke