Wah, ternyata perkembangan perusahaan susu di Tiongkok luar biasa cepat.
Tetapi sistim pemerahan susunya dengan vacuum belum yang paling modern
dengan robot
https://www.forbes.com/sites/ericrmeyer/2014/10/30/china-and-its-impending-great-milk-battle/#45dccb363c41

2017-11-12 20:37 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
> Rasanya saya pernah baca salah seorang prime minister Wen pernah berkata
> "saya punya impian setiap anak di Tiongkok mendapat cukup susu untuk
> diminum."
>
> Menurut saya susu dipandang penting di Tiongkok.
>
>
> ---In [email protected], <djiekh@...> wrote :
>
> Kalau di Boyolali, banyak petani pelihara sapi. Kotoran sapinya untuk
> pupuk tanaman tembakau.
> Susunya mereka kirim ke koperasi susu, yang selanjutnya dikirim ke kota.
> Kalau susu berlebih, dimasukkan ke ultra centrifuge, terjadi pemisahan
> lemak mengalir di atas,
> dan susu tanpa lemak di bawah.
> Yang lemaknya di koperasi dimasak jadi mentega cair, dibeli perusahaan
> makanan dan  permen.
> Susu tanpa lemak dikembalikan ke petani untuk diminumkan pedetnya.
> Kalau di kota, perusahaan2 susu yang dulu kirim susu pagi dan sore ke
> langganan.
> Ada langganan yang abonement susu pagi dan sore. Ada yang hanya pagi, ada
> yang hanya sore.
> Pengantar susu biasanya juga bawa susu dalam botol 250 cc dan 500 cc.
> untuk dijual eceran.
> Waktu di Tiongkok terjadi keracunan susu bayi, wah susu untuk bayi habis
> dari rak2 toko di Nederland.
> Famili2 mereka di Belanda pada borongi susu bayi, dikirim ke familinya di
> Tiongkok.
> Kalau pemerintah Tiongkok atau ibu2 di Tiongkok tidak menganggap susu bayi
> itu penting untuk bayinya,
> masa mau mahal2 beli susu bayi dari Nederland, belum lagi ongkos kirimnya.
> Cucu saya hanya diberi susu ibu satu bulan, supaya tahan macam2 penyakit.
> Setelah itu selalu diberi
> susu bayi buatan pabrik, hingga sekarang, baru lewat satu tahun.
> Waktu bulan pertama, susu ibu dipompa, dimasukkan wadah kecil2, disimpan
> dalam deep freeze. Waktu mau
> diminumkan kami panasi perlahan dengan air hangat. Tidak tahu di negeri
> lain bagaimana.
>
> 2017-11-12 18:10 GMT+01:00 jonathangoeij@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
> tempo doeloe sewaktu masih kecil ada banyak penjual susu keliling naik
> sepeda, keluarga kami ada langganan yg tiap pagi kirim susu. susunya harus
> dimasak dulu sebelum diminum.
>
> hal yg menunjukkan sebenarnya industri susu awalnya merupakan industri
> rakyat.
>
> ---In [email protected], <djiekh@...> wrote :
>
> Kutipan : *Belum lagi ada berita sementara susu-sapi yg didapatkan
> dipasar, nyaris terkandung suntikan horman agar sapi bisa diperah lebih
> banyak susunya, juga makanan sapi entah dikasih apa untuk mencukupi gizi
> sapi yg perlu agar susu bisa diperah lebih banyak, ...! Sulit bisa
> dibayangkan sapi dengan DNA yg sama, semula hanya 8 liter/hari, sekarang
> bisa sampai 30 liter/hari! Lha, bukankah anak sapi biasa juga cuma 1 atau
> kembar 2, kalau dalam keadaan NORMAL, sapi itu memang hanya 8 liter/hari
> sudah cukup membesarkan anak-sapi itu, ... lalu kenapa dia harus keluarkan
> susu sampai 30 liter/hari?*
> Sapi di tahun 50 an produksi rata2 per hari dalam setahun di Jawa hanya 7-
> 8 liter per hari.
> Dengan sperma beku dari New Zealand, generasi pertama sudah berhasil
> menghasilkan 12 liter/hari.
> Generasi kedua, juga dengan sperma beku dari New Zealand, menghasilkan 15
> liter/hari, di tahun 1960 an.
> Di Bogor, yang hawanya cukup dingin, sapi sekarang menghasilkan susu lebih
> banyak, 17 liter/hari.
> Kemajuannya tidak begitu banyak. Tidak tahu sebabnya apa generasi2
> berikutnya sudah tidak dapat bantuan
> sperma beku lagi dari New Zealand. Atau mestinya diharapkan pemerintah
> Indonesia akan beli sperma beku ini, setelah lihat hasilnya yang menyolok:
> Praktis 2 kali lipat setelah 2 generasi.
> Untuk perusahaan susu untungnya lebih banyak, dan susunya bisa dijual
> lebih murah dan dapat langganan lebih banyak.
> Di Indonesia masih jauh, belum sampai rata2 bisa 30 liter/hari. Apalagi
> mengingat tempat2 yang hawanya panas, menyebabkan produksi susu turun. Juga
> sapinya stress kalau terus menerus dipelihara dalam kandang.
> Sekarang ini paling cepat naikkan produksi pertanian( beras dll.)  dan
> kehewanan perlu pakai bibit unggul, disamping dukungan faktor2 lain.
>
>
>
>
> 2017-11-12 17:20 GMT+01:00 jonathangoeij@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
>
> Apa yg anda ceritakan kelihatannya merupakan paradoks karena 1/3 anak
> Indonesia mengalami stunting yg artinya kekurangan gizi parah.
>
> Kalau anda perhatikan artikel Hiromi dgn teliti padi2an yg disarankan "Beras
> Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats (gandum utuh), buckwheat, dan
> sejenisnya" yg artinya adalah whole grain yg mengandung complex
> carbohydrate dan kalau ditambahin dgn biji2an dan kacang2an akan
> menghasilkan complete protein. Karenanya dgn porsi yg diberikan sebesar 50%
> beliau berani mengurangin protein hewani jadi sekitar 10-15% saja.
>
> Tetapi apakah orang Indonesia makan whole grain? Sebagian besar dgn
> persentase yg sangat tinggi adalah tidak, dgn pola makan nasi putih yg
> refine grain dan hanya mengandung simple carbohydrate hasil yg didapat
> hanyalah gula yg disimpan didalam tubuh berupa lemak, sedangkan bagi
> kelompok miskin yg diandalkan adalah raskin bahkan presiden Jokowi
> mengatakan kalau koordinasi pembagian raskin dgn survey BPS tepat angka
> kemiskinan akan berkurang dus suatu hal yg menunjukkan makanan utama adalah
> raskin.
>
> Ditambah lagi serba organik dalam artikel Hiromi itu yg artinya mahal
> mahal dan mahal.
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Iyaaa, ... sebetulnya saja saya malas melayani Jonathan ini. Lha, banyak
> kok makanan sehat nan MURAH di Indonesia, sekalipun tidak terhindar lidah
> orang Ind. masih suka dan banyak gorengan! Tetap masih banyak pilihan,
> apalagi di JABAR, boleh ketambahan itu lalap, karedok orang Sunda, ...
> sayur-asem, lodeh, opr-ayam, ketoprak, gado-gado, pecel, pindang ikan,
> pepes ikan, soto, rawon, gulai kambing, sop buntut, ... waduuuuh sampai
> ngiler. Hehehee, ...
>
> Setelah saya bandingkan dengan kehidupan DESA di Tiongkok, ... mestinya
> untuk hidup di Indonesia tidak akan mati kelaparan. Lha, tanah begitu
> subur, ditancap saja itu tangkai singkong bisa numbuh dimana-mana dan tidak
> lebih 3 bulan sudah bisa dicabut makan singkong! Begitu juga dengan jagung,
> berbagai jenis sayuran seperti bayem, kangkung lebih gampang dan lebih
> cepat lagi, ... buah-buahan papaya, pisang, mangga, nanas, kan gampang
> banget numbuhnya. Lalu, piara ayam, kambing, berbagai jenis ikan, ... dalam
> beberapa bulan saja sudah bisa makan ayam, ikan, kemudian kambing dan kalau
> tidak terhalang Agama dan mau lebih cepat lagi pelihara babi, pasti bisa
> hidup jauh lebih SEHAT, deh! Jadi, memang TIDAK USAH repot dan bingung
> dengan pelihara sapi perah untuk bisa minum susu setiap hari, hanya karena
> kuatir kurang gizi! Berapa tahun pelihara sapi-perah itu untuk bisa
> dapatkan susu??? Apalagi kalau mau dapatkan sapi unggulan, ... lebih
> muuaahal lagi modalnya!
>
> Belum lagi ada berita sementara susu-sapi yg didapatkan dipasar, nyaris
> terkandung suntikan horman agar sapi bisa diperah lebih banyak susunya,
> juga makanan sapi entah dikasih apa untuk mencukupi gizi sapi yg perlu agar
> susu bisa diperah lebih banyak, ...! Sulit bisa dibayangkan sapi dengan DNA
> yg sama, semula hanya 8 liter/hari, sekarang bisa sampai 30 liter/hari!
> Lha, bukankah anak sapi biasa juga cuma 1 atau kembar 2, kalau dalam
> keadaan NORMAL, sapi itu memang hanya 8 liter/hari sudah cukup membesarkan
> anak-sapi itu, ... lalu kenapa dia harus keluarkan susu sampai 30
> liter/hari?
>
> Saya dahulu dirumah pernah pelihara ayam, biar ayam itu setiap hari
> bertelur juga makanan ayam itu harus diberi gizi cukup tinggi, tidak bisa
> hanya dikasih makan dedek saja dengan biji-bijian, harus dikasih cacing,
> sejenis ulat-belatung putih2 yg sengaja dipelihara utk makan ayam, ...
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
> *From:* nesare1@... [GELORA45]
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 7:37 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* RE: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong
> kirim ulang
>
>
>
> Koq saran Dr. Hiromi makan sayur dan kurangi daging bisa sukar dijalankan
> di Indonesia?
>
> Lagi ngomong apa ente ini?
>
> Bung Chan sudah jelaskan: “ambil MUDAH nya saja, makan jenis sayur/buah
> yg banyak tumbuh dimana dia hidup saja!”
>
> Ngerti ndak kalimat ini artinya apa?
>
> Oh bikin alasan nih yeah dgn mengatakan: “Lho..... saya itu justru punya
> pola makan yg mirip2 diutarakan Dr. Hiromi”. Mau lari dari “orang indonesia
> sukar makan sayur dan kurangin daging” ke “ pendapat Dr. Hiromi”?
>
> Lebih parah lagi, sekarang lari ke: ”Coba anda berikan sebagai contoh
> sederhana 1 piring makanan apa saja yg harganya murah/terjangkau kelompok
> miskin tetapi masih memenuhi kebutuhan gizi anak.”
>
> Ini kan lari dan mau bilang orang Indonesia tidak punya duit utk makan
> makanan bergizi!
>
> Sedangkan orang Indonesia itu hidup ditanah yg subur. Tanam sayur singkong
> dll gampang sekali tumbuh. Kalau hanya buat makan gampang sekali. Buat
> komersial yg menjadi problem.
>
> Diotak ente itu makanan bergizi itu adalah seperti orang2 amerika yg harus
> makan daging cukup dan minum susu. Ini yg diotak ente itu yg dikatakan Chan
> mau menang sendiri!
>
> Ngerti ndak goblok?!!
>
> Koq bisa2nya ya dari pendapat Dr. Hiromi lari menyalahkan orang Indonesia
> sukar makan sayur dan kurangin daging?!!!
>
> Dimana otak ente?!!
>
> Nesare
>
> *From:* [email protected] [mailto:GELORA45@yahoogroups. com
> <[email protected]>]
> *Sent:* Saturday, November 11, 2017 10:03 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong
> kirim ulang
>
>
>
> Lho..... saya itu justru punya pola makan yg mirip2 diutarakan Dr. Hiromi
> bahkan jauh sebelum baca artikel ini walaupun tentu saja berapa persen itu
> tidak persis sama, dan saya belum pernah baca artikel beliau sebelum ini.
> Karena ini saya tahu makanan sehat beliau sukar dijalankan di Indonesia,
> apalagi bagi konsumsi masyarakat miskin yg banyak kekurangan gizi itu.
>
> Coba anda berikan sebagai contoh sederhana 1 piring makanan apa saja yg
> harganya murah/terjangkau kelompok miskin tetapi masih memenuhi kebutuhan
> gizi anak.
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Metode berpikir anda tenggelam dalam pemikiran sendiri yang dirasakan
> PALING BENAR, ... jadi sulit atau TIDAK BERHASIL menangkap prinsip/hakekat
> pemikiran yang diajukan orang lain!
>
> Penangkapan saya apa yang diajukan Hiromi dibawah ini: “Kesehatan
> Ditentukan oleh Apa yang Dimakan”, ... prinsipnya adalah lebih banyak makan
> sayur/buah dan kurangi porsi daging, susu  hewan. Dia beri contoh dirinya
> hanya b eberapa kali makan daging setiap tahunnya, karena hasil dari
> penelitiannya, lemak hewan yg temperaturnya lebih tinggi dari manusia itu
> akan membeku dalam tubuh kita yg berakibat mengganggu kesehatan.
>
> Tentu pola makan sehat hanya salahsatu faktor, bukan satu2nya faktor
> penyebab seseorang sakit atau sehat. Masih ada faktor-faktor lain, dari
> pikiran stress, sedih dlb., kurang gerak, kurang istirahat baik, ...
>
> Saya yakin, jenis sayur/buah, biji2an spt jenis beras, kedelai, kacang2an,
> ... TIDAK MESTI sepenuhnya ikuti apa yg disebutkan Hiromi, ambil MUDAH nya
> saja, makan jenis sayur/buah yg banyak tumbuh dimana dia hidup saja!
>
> Tapi, ... sampai sekarang saya belum pernah mengikuti minum air kangen
> yang dianjurkan itu. TIDAK mampu harus beli alat nya. Apa rasanya
> air-kangen yang anti oksidasi dan dibilang bersifat alkalin yang dapat
> menjaga tubuh anda pada level pH yang optimum, ya? TIDAK mengerti.
>
> Salam,
>
> ChanCT
>
> *From:* jonathangoeij@... [GELORA45]
>
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 1:17 AM
>
> *To:* [email protected]
>
> *Subject:* [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong kirim
> ulang
>
>
>
>
> Makanan yang sehat tetapi sukar dijalankan di Indonesia.
>
> Hiromi:
>
> 1) Makan 85-95% tumbuh-tumbuhan yang ditanam dan sayur-sayuran dari laut
> (seperti rumput laut, wakame, dll).
>
> a. 50% biji gandum utuh, mentah, padi-padian organik, sereal dan
> kacang-kacangan. Makanan pokoknya terdiri atas gabungan dari 5 jenis
> padi-padian organik : Beras Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats
> (gandum utuh), buckwheat, dan sejenisnya.
>
> b. 30% sayuran yang ditanam secara organik. Semakin mentah sayuran
> tersebut semakin baik dikarenakan kandungan enzimnya yang masih tinggi.
>
> c. 10-15% buah-buahan, biji-bi jian dan kacang-kacangan.
>
> 2) Hanya makan sekitar 10-15% saja daging atau protein yang berasal dari
> hewan dan tak lebih dari 80-100 gram perharinya. Disarankan yang dimakan
> adalah daging ikan. Dr. Hiromi Shinya mengatakan bahwa ia sendiri hanya
> makan daging cuma beberapa kali saja dalam setahun. Daging yang berasal
> dari hewan yang memiliki temperatur tubuh yang lebih tinggi dibandingkan
> manusia seharusnya tidak dikonsumsi dikarenakan lemak hewan tersebut akan
> membeku di dalam tubuh kita sehingga mengakibatkan masalah-masalah
> kesehatan.
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> https://groups.yahoo.com/neo/ groups/GELORA45/conversations/ messages/48214
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/48214>
>
> http:// enagickangenwaterindonesia. com/blog-kangen-water/205-
> cara-menjalani-pola-hidup- sehat-ala-dr-hiromi-shinya
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/blog-kangen-water/205-cara-menjalani-pola-hidup-sehat-ala-dr-hiromi-shinya>
>  Dr.
> Hiromi Shinya "Kesehatan Anda Ditentukan Oleh Apa Yang Anda Makan!"
>
> Simak nasehat-nasehat berharga dari Dr. Hiromi Shinya tentang cara
> menjalani pola makan yang sehat disertai minum Kangen Water setiap hari.
>
> Siapa itu Dr. Hiromi Shinya?
>
> [image: hiromi shinya dan buku miracle of enzyme]
>
> Bagi anda yang telah membaca buku Best Seller dunia di bidang kesehatan
> yang berjudul "The Miracle of Enzyme", maka nama Dr. Hiromi Shinya tentunya
> tidak asing lagi di telinga anda. Dr. Hiromi Shinya adalah Pimpinan dari
> Surgical Endoscopy di Beth Israel Medical center serta seorang Profesor
> Klinikal dari Albert Einstein College of Medicine. Beliau adalah seorang
> penemu teknik Kolonoskopi Modern serta disebut sebagi pemimpin dalam bidang
> Gastro-Enterologist dunia.
>
> Dokter Hiromi Shinya adalah seorang dokter senior yang sangat dihormati di
> kalangan dokter-dokter. Sumbagsihnya dalam bidang kesehatan sangatlah besar
> karena membukakan wawasan kita semua mengenai pentingya menjalani pola
> hidup dan pola makan yang sehat serta membuka mitos-mitos yang salah yang
> berkenaan dengan makanan.
>
> Semua pemikiran dan tulisan Dr. Hiromi Shinya didapatkannya berdasarkan
> pemeriksaan terhadap lebih dari 370.000 usus pasien melalui prosedur
> kolonoskopi selama puluhan tahun dan ia melihat ada hubungan yang sangat
> erat antara makanan, penyakit dan kondisi usus. Berikut ini merupakan
> rangkuman dari tulisan Dr. Hiromi Shinya dari beberapa buku yang ditulisnya
> diantaranya "The Miracle of Enzyme" dan "Keajaiban Enzim Awet Muda" (telah
> tersedia di toko buku Gramedia).
>
> Rangkuman Isi Buku Maupun Kuliah Umum Yang Diberikan Oleh Dr. Hiromi
> Shinya di Sepanjang Karirnya
>
> 1. Meski Dr. Hiromi Shinya, M.D. memiliki gelar sebagai seorang dokter
> medis, namun ia berbeda dengan dokter medis tradisional. Beliau tidak suka
> dan tidak meyarankan obat-obatan farmasi. Beliau menyarankan hanya
> menggunakan obat-obatan farmasi ketika benar-benar teramat sangat
> dibutuhkan saja. Sebagai faktanya Dr. Hiromi Shinya selalu mengetes sendiri
> obatan-obatan tersebut sebelum diberikan kepada pasien-pasiennya. Ia
> berhenti melakukan hal ini setelah mencoba mengetes obat umum yang
> ditujukan untuk pengobatan disfungsi ereksi dan ia merasa hampir saja mati
> karenanya.
>
> 2. Dr. Hiromi Shinya melihat bahwa 90% dari segala penyakit diakibatkan
> oleh hal-hal yang berhubungan dengan gaya hidup. Beliau berdedikasi untuk
> mengajarkan mengenai perubahan gaya hidup dan pola makan sehingga dapat
> menghentikan akar dari segala jenis penyakit. Hal inilah yang merupakan
> fokus dan terapi yang beliau berikan pada para pasiennya.
>
> Selama lebih dari 40 tahun karir beliau, Dr. Hiromi Shinya telah melihat
> banyak sekali perubahan dari segi kesehatan di negara kelahirannya yaitu
> Jepang. Pada tahun 1960, hanya terdapat 400 kasus kanker payudara dan
> kanker prostat yang dilaporkan terjadi di seluruh negara Jepang. Meski
> Jepang disebut sebagai negara yang penduduknya paling sehat di seluruh
> dunia, namun hal ini berubah dengan drastis setelah masuknya susu ke
> sekolah-sekolah. Orang Jepang memiliki resiko terkena kanker lambung 10
> hingga 15 kali lebih besar dibandingkan orang Amerika dimana ia yakin hal
> ini dikarenakan konsumsi yang banyak atas teh dan asam tanat (tannic acid),
> sedangkan orang Amerika memiliki resiko terkena kanker usus 10 hingga 15
> kali lebih besar dibandingkan orang Jepang semata-mata diakibatkan oleh
> pola diet atau pola makan mereka.
>
> Jika seseorang makan makanan yang tinggi protein seperti daging-dagingan,
> produk olahan susu, keju, yogurt, nasi putih dan serelia yang digiling
> (refined grains), maka hal tersebut mengakibatkan lapisan otot usus akan
> menjadi tebal, membuatnya kram dan pada akhirnya akan membuat usus menjadi
> lebih pendek. Dr. Hiromi Shinya berkata bahwa diet sehat yang tinggi serat
> akan dapat membuat usus anda menjadi sangat panjang bahkan hingga mencapai
> 0,5 meter. Beliau juga mengatakan bahwa kondisi usus seseorang juga
> merupakan indikator yang baik terhadap apa yang terjadi pada arteri
> (pembuluh darah). Jika kondisi usus anda baik dan sehat demikian juga
> dengan kondisi arteri anda, demikian juga sebaliknya.
>
> [image: usus normal dan usus penderita kanker payudara]
>
> 3. Kita tidak menerima warisan penyakit dari orangtua kita, kita menerima
> warisan atas kebiasaan pola makan mereka dan semua permasalahan kesehatan
> yang menyertainya. Sebuah kebiasaan yang baik dapat mengatasi permasalahan
> gen yang buruk.
>
> Dr. Hiromi Shinya meyakini bahwa terdapat hubungan langsung antara pola
> diet atau pola makan harian kita dengan masalah kesehatan yang kita alami
> saat ini. Hal ini sebenarnya bukanlah sebuah pemikiran yang baru terutama
> di kalangan praktisi dan orang-orang yang mendedikasikan hidup mereka
> terhadap kesehatan alami.  Adalah teramat sangat baik ketika mendengar
> seorang Dokter Medis seperti Dr. Hiromi Shinya pun turut menyuarakan
> filosofi yang sama disertai dengan bukti-bukti selama 40 tahun perjalanan
> karirnya mengenai hal ini.
>
> *Bagaimana Dr. Hiromi Shinya dapat memberikan teorinya mengenai eratnya
> hubungan antara pola makan dan kesehatan tubuh? Berdasarkan bukti-bukti
> langsung yang dilihat dari kondisi fisik pasiennya!*
>
> Sebagai seorang spesialis *gastrointestinal* (pemeriksaan medis yang
> berkaitan dengan usus), Dr. Hiromi Shinya telah menjalani sebanyak lebih
> dari 370.000 prosedur kolonoskopi di sepanjang karirnya. Dengan kata lain,
> Dr. Shinya telah memasukkan kamera ke dalam lebih dari seperempat juta usus
> manusia dan memfilmkan hasilnya. Apa hasilnya? Yaitu hasil terhadap apa
> yang kita konsumsi setiap hari selama puluhan tahun!
>
> Selama lebih dari 40 tahun Dr. Hiromi Shinya telah menjalankan prosedur
> kolonoskopi dan mengumpulkan data-data *diet* (pola makan harian) dari
> para pasiennya. Ia mencocokkan atas apa yang anda makan dan hasil dari
> pemeriksaan usus anda. Berdasarkan bukti-bukti fisik ini akhirnya Dr.
> Hiromi Shinya memformulasikan idea beliau terhadap pola diet apa yang bagus
> dilakukan agar tubuh kita tetap sehat di masa depan. Ia memikirkan mengenai
> makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung,
> menyembuhkan kanker, dan menghentikan penyakit diabetes tipe 2. Sangatlah
> sulit berdebat terhadap beliau, terutama Dr. Hiromi Shinya sendiri telah
> memiliki bukti-bukti fisik akan hal ini di sepanjang karirnya sebagai
> dokter.
>
> Dalam video hasil dokumentasinya (bisa anda tonton di bagian paling bawah
> dari artikel ini), Dr. Hiromi Shinya menunjukkan lapisan interior dari usus
> pasien, akumulasi toksin atau racun, penyakit yang diderita oleh pasien
> tersebut serta data-data tentang bagaimana pola makan harian dari
> pasien-pasien tersebut sehingga pada akhirnya dapat berkembang menjadi
> penyakit di dalam tubuh mereka.
>
> Pola Diet Terbaik Berdasarkan Pemikiran Dokter Hiromi Shinya
>
> Dr. Hiromi Shinya menganjurkan pola makan terbaik berdasarkan hasil
> temuan-temuannya ini. Ia menyarankan pada para pasiennya untuk melakukan 2
> perubahan besar yang wajib dilakukan pasiennya jika ingin sembuh atau
> memiliki tubuh yang kembali sehat, hal tersebut adalah:
>
> 1) Makan makanan yang sebagian besar merupakan diet vegan
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/blog-kangen-water/162-top-10-makanan-yang-bersifat-alkali>.
> Makanan alami dapat menyembuhkan penyakit apapun dikarenakan tubuh biasanya
> merespon terhadap alam.
>
> 2) minum air alkali yang kaya akan antioksidan yaitu Kangen Water
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/kangen-water>.
>
> Berikut ini detail mengenai pola diet yang disarankan oleh Dr. Hiromi
> Shinya:
>
> [image: diet vegan]
>
> 1) Makan 85-95% tumbuh-tumbuhan yang ditanam dan sayur-sayuran dari laut
> (seperti rumput laut, wakame, dll).
>
> a. 50% biji gandum utuh, mentah, padi-padian organik, sereal dan
> kacang-kacangan. Makanan pokoknya terdiri atas gabungan dari 5 jenis
> padi-padian organik : Beras Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats
> (gandum utuh), buckwheat, dan sejenisnya.
>
> b. 30% sayuran yang ditanam secara organik. Semakin mentah sayuran
> tersebut semakin baik dikarenakan kandungan enzimnya yang masih tinggi.
>
> c. 10-15% buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.
>
> 2) Hanya makan sekitar 10-15% saja daging atau protein yang berasal dari
> hewan dan tak lebih dari 80-100 gram perharinya. Disarankan yang dimakan
> adalah daging ikan. Dr. Hiromi Shinya mengatakan bahwa ia sendiri hanya
> makan daging cuma beberapa kali saja dalam setahun. Daging yang berasal
> dari hewan yang memiliki temperatur tubuh yang lebih tinggi dibandingkan
> manusia seharusnya tidak dikonsumsi dikarenakan lemak hewan tersebut akan
> membeku di dalam tubuh kita sehingga mengakibatkan masalah-masalah
> kesehatan.
>
> Berikut catatan mengenai ukuran temperatur tubuh manusia dan hewan:
>
> Manusia - 37 derajat Celsius
>
> Sapi - 39 - 40 derajat Celsius
>
> Burung - 40.5 hingga 42 derajat Celsius
>
> Lalu bagaimana Dr. Hiromi Shinya dapat mengambil kesimpulan dan menentukan
> mengenai ukuran berapa persen pola makan yang paling sehat dan ideal
> seperti keterangannya di atas? Hal ini berdasarkan bentuk gigi manusia.
> Manusia memiliki 3 jenis gigi dan rasio dari gigi-gigi ini merupakan alasan
> penentuan dari pola diet ini. Berikut keterangan rasio perbandingannya:
>
> [image: susunan gigi manusia geraham seri taring]
>
> Gigi geraham memiliki rasio 5 (dari total keseluruhan gigi geraham yang
> berjumlah 20 buah). Fungsi gigi geraham adalah untuk mengunyah makanan yang
> berasal dari tumbuh-tumbuhan.
>
> Gigi seri memiliki rasio 2 (dari total keseluruhan gigi seri yang
> berjumlah 8 buah). Fungsi gigi seri adalah untuk memotong atau mengiris
> makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
>
> Gigi taring memiliki rasio 1 (dari total keseluruhan gigi taring yang
> berjumlah 4 buah). Fungsi gigi taring adalah untuk merobek makanan yang
> berasal dari daging.
>
> Jadi rasio total keseluruhan gigi manusia adalah 5:2:1 (Geraham : Seri :
> Taring) sehingga dari perlengkapan ini bisa diambil kesimpulan bahwa
> makanan yang ditujukan untuk konsumsi manusia adalah 85% terdiri atas
> tumbuh-tumbuhan dan hanya sekitar 15%-nya daging.
>
> Pola makan dasar pagi dan malam hari yang dilakukan oleh Dr. Hiromi Shinya
> adalah sbb:
>
> Satu jam sebelum makan: minum 2-3 gelas air
>
> 30 menit sebelum makan: makan buah-buahan segar
>
> Selanjutnya makan makanan berdasarkan rasio di atas.
>
> Dr. Hiromi Shinya mengatakan *2 GAYA HIDUP PALING BURUK* yang bisa
> dilakukan manusia adalah *MEROKOK dan MINUM ALKOHOL*. Kebiasaan merokok
> akan memperpendek usia anda hingga 20 tahun.
>
> [image: rokok dan alkohol]
>
> Selanjutnya Dr. Hiromi Shinya juga mengatakan ada *2 POLA MAKAN PALING
> BURUK*:
>
> *1) Banyak mengkonsumsi daging*
>
> - Konsumsi daging sapi setiap harinya akan memicu permasalahan prostat dan
> kanker
>
> - Protein daging, terutama casein (protein dari susu) akan menstimulasi
> dan menyuburkan pertumbuhan kanker. Sedangkan hanya protein yang berasal
> dari sayuran yang dapat membekukan sel-sel kanker.
>
> *2) Mengkonsumsi produk-produk susu*
>
> - Casein jauh lebih buruk dibandingkan daging yang akan menstimulasi dan
> menyuburkan pertumbuhan kanker
>
> - Susu sapi diinseminasi secara artifisial untuk menstimulasi produksi
> susu agar lebih berlimpah. Peningkatan hormon di dalam susu dapat
> mengakibatkan kanker payudara, demikian juga dengan kanker prostat dan
> masalah pada kesuburan. Satu-satunya "hewan" yang minum susu dari hewan
> lainnya hanyalah MANUSIA.
>
> - Semua orang tidak bertoleransi terhadap laktosa!
>
> *Dr. Hiromi Shinya menyarankan hal-hal berikut yang seharusnya dibatasi
> atau dihindari:*
>
> - Produk-produk susu dan hasil olahannya, teh dan kopi, makanan manis dan
> gula, nikotin, alkohol, coklat, garam dapur reguler.
>
> - Lemak dan minyak yang dimurnikan. Semua jenis minyak merupakan lemak
> yang 100% teroksidasi dan penuh dengan radikal bebas. Anda disarankan hanya
> memenuhi kebutuhan lemak yang asalnya dari sumber-sumber makanan alami yang
> tidak dimurnikan alias makanan utuh *(whole foods)*.
>
>
>
> *Rekomendasi Dr. Hiromi Shinya mengenai pola diet lainnya:*
>
> - Berhentilah makan 4-5 jam sebelum tidur
>
> - Kunyahlah makanan anda 30-50 kali
>
> - Rajin makan buah
>
> - Minum air 2-3 gelas sekitar 60-90 menit sebelum makan
>
> - Makan buah 30 menit sebelum makan siang atau malam
>
> - Makan-makanan yang difermentasikan
>
> - Minum suplemen enzim
>
> - Disiplin untuk menjalani pola diet yang sehat ini. Kesehatan tubuh anda
> tergantung atas apa yang anda makan.
>
> - Minum KANGEN WATER.
>
> Kangen Water merupakan satu-satunya air yang direkomendasikan Dr. Hiromi
> Shinya yang ia tuliskan di dalam buku-bukunya. Dr. Shinya telah menyarankan
> orang-orang untuk minum air Kangen Water
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/> ini selama lebih dari 10 tahun
> berdasarkan bukti-bukti yang diperolehnya dari *treatment* atau terapi
> terhadap pasiennya dengan berbagai jenis penyakit menggunakan air ini.
>
> Kenapa Dr. Hiromi Shinya menyarankan untuk minum Kangen Water?
>
> [image: mesin kangen water sd501 dan air kangen]
>
> 1. Kangen Water memiliki tenaga reduksi yang sangat kuat. Ia mampu
> meneliminasi radikal bebas melalui antioksidan.
>
> 2. Kangen Water bebas dari substansi berbahaya bagi tubuh manusia karena
> air ini mengalami filtrasi atau penyaringan.
>
> 3. Kangen Water memiliki ukuran kluster yang kecil sehingga mampu
> menghidrasi sel-sel tubuh dengan baik.
>
> 4. Kangen Water mengandung keseimbangan mineral-mineral yang tepat seperti
> kalsium, magnesium, potassium dan sodium.
>
> 5. Kangen Water bersifat alkali yang dapat menjaga tubuh anda pada level
> pH yang optimum.
>
> Minumlah air paling minimal 6-10 gelas perhari (semakin banyak semakin
> bagus). Minum 1-3 gelas air ketika bangun tidur dan minum 2-3 gelas air 60
> menit sebelum makan.
>
> Penyebab dari segala jenis penyakit dan penuaan: Kurangnya pemenuhan tubuh
> atas *ENZIM* dan *AIR*.
>
> *Jika kita mengkonsumsi air yang cukup maka hal ini akan meningkatkan 5
> jenis aliran di dalam tubuh:*
>
> 1. Aliran darah dan limpa
>
> 2. Aliran gastro-intestinal (saluran pencernaan)
>
> 3. Aliran urin
>
> 4. Aliran udara dan pernapasan
>
> 5. Aliran energi internal
>
> Anda tidak akan mati akibat terlalu banyak minum air. Jika anda minum
> banyak sekali air, ambil sejumput garam dan letakkan di lidah anda,
> kemudian minum lebih banyak air lagi.
>
> Dr. Hiromi Shinya menyatakan bahwa jika anda mulai menjalani rekomendasi
> diet yang disarankannya seperti di atas, maka ketika anda berusia 40 hingga
> 45 tahun kondisi kolon (usus) anda dapat kembali sama seperti ketika anda
> masih bayi. Jika anda baru menunggu saat usia 65-70 tahun baru mulai
> menerapkan pola diet ini maka hal ini hampir bisa dikatakan mustahil untuk
> terjadi. Jadi kapan anda memutuskan untuk mulai berubah? Kenapa tidak
> sekarang?
>
> Dr. Hiromi Shinya juga dengan percaya diri mengatakan bahwa
> pasien-paseinnya yang menderita kanker sembuh dan tidak pernah kambuh lagi
> setelah mereka berdedikasi menjalankan pola diet yang disarankannya ini.
>
>
> (Message over 64 KB, truncated)
>
>
>
>
>
>

Kirim email ke