Kalau di Russia dulu ada bank susu. Yang ASI nya kurang, ambil gratis di
sana.
Yang ASInya berlebih, dipompa dengan alat vacuum ke dalam wadah bersih,
dilever ke bank susu
untuk bantu yang kekurangan.
Di Jaman Tiongkok kuno, istri raja dan istri orang2 kaya tidak menyusui
anaknya sendiri. Disusui oleh
wanita lain yang dibayar.
Ada cerita tentang anak raja yang lebih sayang pada ibu-susunya dari pada
ibunya sendiri, karena sejak
lahir sampai besar dirawat oleh ibu-susunya.

2017-11-13 4:25 GMT+01:00 Karma, I Nengah [PT. BI-POS] <[email protected]
>:

> Dulu sewaktu saya kuliah dapat mata pelajaran teknologi pengolahan susu,
> katanya bayi tak mau meminum susu dari ibu yang berbeda apa betul itu?????
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Monday, November 13, 2017 11:11 AM
> *To:* Chan CT <[email protected]>; Gelora45 <[email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg
> pencernaan, tolong kirim ulang
>
>
>
>
>
> Petani di Boyolali memang punyanya sapi sedikit. Tidak ada yang lever susu
> ke langganan langsung.
>
> Semuanya masuk ke koperasi susu, yang dikepalai oleh ex. mantri hewan dari
> Solo.
>
> Dibayar berdasarkan jumlah susu yang dilever, tetapi juga ditetapkan berat
> jenisnya secara sederhana
>
> dengan areometer, ada yang mengenceri susu dengan air atau tidak. Juga
> kadang2 dichck bergiliran
>
> kadar protein dan lemaknya.
>
> Susu dari desa memang kwalitasnya kalah dengan susu dari kota, yang
> pangannya lebih bagus,
>
> dan diberi makanan penguat katul beras, jagung, singkong, bungkil kelapa
> dan bungkil kacang.
>
> Bungkil kelapa dan bungkil kacang.
>
> Susu Boyolali masuknya di kota Semarang.
>
> Yang punya perusahaann susu sapi di Bandungan itu orang kaya di Semarang,
> pemilik pabrik beras,
>
> Ong Gwan Soen. Juga punya villa di Bandungan yang disewakan. Adik
> perempuannya jadi non Katolik,
>
> ahli pengobatan dengan herba. Terkenal.
>
> Susu harus dipasteurisasi sebelum diminum, dibebaskan dari bacteri2 yang
> dapat mengganggu kesehatan.
>
> Dipasteurisatie bukan berarti jadi steriel. Susu yang sudah
> dipasteurisatie, dan dijual di toko2 di Nederland
>
> harus ditaruh di pendingin. Shelf lifenya juga hanya beberapa hari.
>
> Kalau susu dalam karton yang bisa tahan lama sekali tanpa perlu di simpan
> di tempat dingin, adalah susu
>
> yang disterilkan pada temperatuur tinggi hanya beberapa seconde saja. Di
> Belanda terkenalnya sebagai
>
> susu UHT = Ultra High Temperature
>
> Ya, ada orang yang pernah cerita, kalau dia pernah antri  di Moskow untuk
> dapat susu ibu untuk bayinya,
>
> karena istrinya tidak cukup ASInya. Dapat gratis dari pengumpulan ASI ibu2
> yang berlebih. Dia cerita kalau
>
> di Russia dulu banyak ibu2 orang Russia yang ASInya berlebih. Di Jawa
> dulu, justru kebanyakan pas pasan saja
>
> atau mungkin sebenarnya kurang ? karena makanan si ibu kurang ?dan setelah
> beberapa bulan kekurangan,
>
> yang perlu ditambahi susu sapi sedikit. Ada juga cerita kalau seorang ibu
> dan anak perempuannya hampir
>
> bersamaan melahirkan, tetapi si anak perempuan sedikit sekali ASInya. Jadi
> si ibu menyusui anaknya sendiri
>
> yang baru lahir dan juga cucunya. Ya, terpaksa, bagi2 supaya bayinya
> hidup, meskipun mungkin tidak mencukupi
>
> untuk dua bayi ?
>
> Kok tidak dengar dulu di Jawa kalau ada ibu yang ASInya berlebih hingga
> perlu dipompa sendiri.
>
> Susu diberi melamine itu penipuan : Susu yang jelek kwalitasnya karena
> kadar proteinnya rendah, ditambahi melamine, sehingga kalau
>
> ditest kadar N nya dengan cara Kjeldahl, se-olah2 kadaer N nya tinggi
>
>
>
>
>
>
>
> 2017-11-13 1:47 GMT+01:00 Chan CT <[email protected]>:
>
> Senang bisa berbincang susu-sapi dengan bung Djie yang nampaknya banyak
> mengetahui permasalahan, sampai2 operasi susu sapi di Boyolali juga masih
> bisa diingat dengan baik. Hanya saja entah bagaimana perkembangan peternak
> sapi perah disana sekarang ini? Karena dalam bayangan saya, peternak sapi
> didesa akan kesulitan bisa punya sapi-perah lebih dari 3 untuk
> mempertahankan bisa menkonsumsi pelanggannya setiap hari minum susu, ...
> kan sapi itu baru keluarkan susu setelah melahirkan bayi. Jadi harus
> pandai-pandai mengatur dengan baik kapan sapi itu melahirkan.
>
>
>
> Saya di Bandungan juga ada paman pemelihara sapi-perah, lupa saya ada
> berapa puluh sapi, ... satu saat liburan sekolah saya pernah bermalam
> beberapa hari disana, juga pernah mencoba ikut memerah susu bahkan minum
> segelas susu itu begitu diperah. Anehnya, susu itu setelah lewat sesaat
> berada diember penampung dan masukan gentong/kaleng untuk masuk dalam
> botol-botol, ... susu itu harus dimasak dahulu baru boleh diminum. Menjadi
> lebih aneh, ternyata untuk menjadi susu-bubuk harus ditambah melamine yang
> mencelakakan beberapa anak di Tiongkok itu. Karena ternyata peternak sapi
> menambah melamine kebanyakan untuk menambah susu itu dengan air. Dan, ...
> akibat manager pabrik juga korupsi, terjadilah keracunan yang mencelakakan
> itu!
>
>
>
> Akibat susu-beracun merebak di daratan Tiongkok, membuat kehilangan
> kepercayaan ibu-ibu di TIongkok pada produksi susu di Tiongkok! Tentu yang
> lebih dahulu diserbu pasar susu-bubuk di HK, berakibat ibu-ibu di HK
> berteriak, kesulitan membeli susu bubuk untuk bayi-bayinya. Sampai-sampai
> dibuat peraturan setiap orang hanya boleh membawa 2 kaleng susu masuk ke
> daratan Tiongkok. Dan sepertinya tetap diberlakukan sampai sekarang ini,
> sekalipun penyelundupan susu-bubuk sudah banyak mereda.
>
>
>
> Apapun yg terjadi dengan kasus susu-bubuk, nampaknya pola-hidup manusia yg
> SEHAT seharusnya bayi-bayinya diberi ASI (air susu ibu), bukan susu-sapi!
> Kesalah kaprahan menganggap bayi-bayi bisa tumbuh lebih sehat dengan
> susu-bubuk itu hanyalah propaganda kapitalis susu-sapi itu untuk meraih
> keuntungan lebih besar saja! Susu-bubuk itu dibutuhkan bagi ibu-ibu
> bermasalah dengan ASI, sedang untuk memecahkan kesibukan kerja juga
> sekarang banyak cara mengatasinya! Tidak mesti dengan susu-bubuk!
>
>
>
> Teringat dengan kisah yang diceritakan mbak Titiek di Moskow dahulu,
> bagaimana ibu-ibu di Sovyet dahulu bergotong-royong mengumpulkan ASI untuk
> diminum bayi-bayi yg dikumpulkan dan diasuh bersama dimasa ibu-ibu harus
> bekerja, ... sekligus memecahkan ada ibu yg air susunya kurang sedang ada
> ibu-ibu yang air susunya kebanyakan. Menurut saya, cara gotong-royong
> demikian ini yang PERLU digencarkan dan dikembangkan seluas mungkin, untuk
> PERTUMBUHAN BAYI lebih SEHAT! Satu pemecahkan bijaksana yang jauh lebih
> baguuus ketimbang ambil jalan pintas, kasih susu-bubuk saja!
>
>
>
> Kembalikan pola-hidup kejalan yang BENAR, lebih alamiah, lebih SEHAT
> dengan ASI, ... agar pertumbuhan bayi-bayi generasi berikut bisa lebih
> SEHAT, lebih KUAT daya tahan tubuhnya! Bukan dengan susu-sapi! Susu sapi
> boleh2 saja digunakan untuk minuman tambahan saja, ... yang pokok dan utama
> seharusnya tetap ASI!
>
>
>
>
>
> Salam,
>
> ChanCT
>
>
>
>
>
>
>
> *From:* kh djie [email protected] [GELORA45]
>
> *Sent:* Monday, November 13, 2017 4:40 AM
>
> *To:* Gelora45
>
> *Subject:* Re: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong
> kirim ulang
>
>
>
>
>
> Wah, ternyata perkembangan perusahaan susu di Tiongkok luar biasa cepat.
>
> Tetapi sistim pemerahan susunya dengan vacuum belum yang paling modern
> dengan robot
>
> https://www.forbes.com/sites/ericrmeyer/2014/10/30/china-
> and-its-impending-great-milk-battle/#45dccb363c41
>
>
>
> 2017-11-12 20:37 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
> Rasanya saya pernah baca salah seorang prime minister Wen pernah berkata
> "saya punya impian setiap anak di Tiongkok mendapat cukup susu untuk
> diminum."
>
>
>
> Menurut saya susu dipandang penting di Tiongkok.
>
>
>
> ---In [email protected], <djiekh@...> wrote :
>
> Kalau di Boyolali, banyak petani pelihara sapi. Kotoran sapinya untuk
> pupuk tanaman tembakau.
>
> Susunya mereka kirim ke koperasi susu, yang selanjutnya dikirim ke kota.
>
> Kalau susu berlebih, dimasukkan ke ultra centrifuge, terjadi pemisahan
> lemak mengalir di atas,
>
> dan susu tanpa lemak di bawah.
>
> Yang lemaknya di koperasi dimasak jadi mentega cair, dibeli perusahaan
> makanan dan  permen.
>
> Susu tanpa lemak dikembalikan ke petani untuk diminumkan pedetnya.
>
> Kalau di kota, perusahaan2 susu yang dulu kirim susu pagi dan sore ke
> langganan.
>
> Ada langganan yang abonement susu pagi dan sore. Ada yang hanya pagi, ada
> yang hanya sore.
>
> Pengantar susu biasanya juga bawa susu dalam botol 250 cc dan 500 cc.
> untuk dijual eceran.
>
> Waktu di Tiongkok terjadi keracunan susu bayi, wah susu untuk bayi habis
> dari rak2 toko di Nederland.
>
> Famili2 mereka di Belanda pada borongi susu bayi, dikirim ke familinya di
> Tiongkok.
>
> Kalau pemerintah Tiongkok atau ibu2 di Tiongkok tidak menganggap susu bayi
> itu penting untuk bayinya,
>
> masa mau mahal2 beli susu bayi dari Nederland, belum lagi ongkos kirimnya.
>
> Cucu saya hanya diberi susu ibu satu bulan, supaya tahan macam2 penyakit.
> Setelah itu selalu diberi
>
> susu bayi buatan pabrik, hingga sekarang, baru lewat satu tahun.
>
> Waktu bulan pertama, susu ibu dipompa, dimasukkan wadah kecil2, disimpan
> dalam deep freeze. Waktu mau
>
> diminumkan kami panasi perlahan dengan air hangat. Tidak tahu di negeri
> lain bagaimana.
>
>
>
> 2017-11-12 18:10 GMT+01:00 jonathangoeij@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
> tempo doeloe sewaktu masih kecil ada banyak penjual susu keliling naik
> sepeda, keluarga kami ada langganan yg tiap pagi kirim susu. susunya harus
> dimasak dulu sebelum diminum.
>
>
>
> hal yg menunjukkan sebenarnya industri susu awalnya merupakan industri
> rakyat.
>
> ---In [email protected], <djiekh@...> wrote :
>
> Kutipan : *Belum lagi ada berita sementara susu-sapi yg didapatkan
> dipasar, nyaris terkandung suntikan horman agar sapi bisa diperah lebih
> banyak susunya, juga makanan sapi entah dikasih apa untuk mencukupi gizi
> sapi yg perlu agar susu bisa diperah lebih banyak, ...! Sulit bisa
> dibayangkan sapi dengan DNA yg sama, semula hanya 8 liter/hari, sekarang
> bisa sampai 30 liter/hari! Lha, bukankah anak sapi biasa juga cuma 1 atau
> kembar 2, kalau dalam keadaan NORMAL, sapi itu memang hanya 8 liter/hari
> sudah cukup membesarkan anak-sapi itu, ... lalu kenapa dia harus keluarkan
> susu sampai 30 liter/hari?*
>
> Sapi di tahun 50 an produksi rata2 per hari dalam setahun di Jawa hanya 7-
> 8 liter per hari.
>
> Dengan sperma beku dari New Zealand, generasi pertama sudah berhasil
> menghasilkan 12 liter/hari.
>
> Generasi kedua, juga dengan sperma beku dari New Zealand, menghasilkan 15
> liter/hari, di tahun 1960 an.
>
> Di Bogor, yang hawanya cukup dingin, sapi sekarang menghasilkan susu lebih
> banyak, 17 liter/hari.
>
> Kemajuannya tidak begitu banyak. Tidak tahu sebabnya apa generasi2
> berikutnya sudah tidak dapat bantuan
>
> sperma beku lagi dari New Zealand. Atau mestinya diharapkan pemerintah
> Indonesia akan beli sperma beku ini, setelah lihat hasilnya yang menyolok:
> Praktis 2 kali lipat setelah 2 generasi.
>
> Untuk perusahaan susu untungnya lebih banyak, dan susunya bisa dijual
> lebih murah dan dapat langganan lebih banyak.
>
> Di Indonesia masih jauh, belum sampai rata2 bisa 30 liter/hari. Apalagi
> mengingat tempat2 yang hawanya panas, menyebabkan produksi susu turun. Juga
> sapinya stress kalau terus menerus dipelihara dalam kandang.
>
> Sekarang ini paling cepat naikkan produksi pertanian( beras dll.)  dan
> kehewanan perlu pakai bibit unggul, disamping dukungan faktor2 lain.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2017-11-12 17:20 GMT+01:00 jonathangoeij@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
>
> Apa yg anda ceritakan kelihatannya merupakan paradoks karena 1/3 anak
> Indonesia mengalami stunting yg artinya kekurangan gizi parah.
>
>
>
> Kalau anda perhatikan artikel Hiromi dgn teliti padi2an yg disarankan "Beras
> Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats (gandum utuh), buckwheat, dan
> sejenisnya" yg artinya adalah whole grain yg mengandung complex
> carbohydrate dan kalau ditambahin dgn biji2an dan kacang2an akan
> menghasilkan complete protein. Karenanya dgn porsi yg diberikan sebesar 50%
> beliau berani mengurangin protein hewani jadi sekitar 10-15% saja.
>
>
>
> Tetapi apakah orang Indonesia makan whole grain? Sebagian besar dgn
> persentase yg sangat tinggi adalah tidak, dgn pola makan nasi putih yg
> refine grain dan hanya mengandung simple carbohydrate hasil yg didapat
> hanyalah gula yg disimpan didalam tubuh berupa lemak, sedangkan bagi
> kelompok miskin yg diandalkan adalah raskin bahkan presiden Jokowi
> mengatakan kalau koordinasi pembagian raskin dgn survey BPS tepat angka
> kemiskinan akan berkurang dus suatu hal yg menunjukkan makanan utama adalah
> raskin.
>
>
>
> Ditambah lagi serba organik dalam artikel Hiromi itu yg artinya mahal
> mahal dan mahal.
>
>
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Iyaaa, ... sebetulnya saja saya malas melayani Jonathan ini. Lha, banyak
> kok makanan sehat nan MURAH di Indonesia, sekalipun tidak terhindar lidah
> orang Ind. masih suka dan banyak gorengan! Tetap masih banyak pilihan,
> apalagi di JABAR, boleh ketambahan itu lalap, karedok orang Sunda, ...
> sayur-asem, lodeh, opr-ayam, ketoprak, gado-gado, pecel, pindang ikan,
> pepes ikan, soto, rawon, gulai kambing, sop buntut, ... waduuuuh sampai
> ngiler. Hehehee, ...
>
>
>
> Setelah saya bandingkan dengan kehidupan DESA di Tiongkok, ... mestinya
> untuk hidup di Indonesia tidak akan mati kelaparan. Lha, tanah begitu
> subur, ditancap saja itu tangkai singkong bisa numbuh dimana-mana dan tidak
> lebih 3 bulan sudah bisa dicabut makan singkong! Begitu juga dengan jagung,
> berbagai jenis sayuran seperti bayem, kangkung lebih gampang dan lebih
> cepat lagi, ... buah-buahan papaya, pisang, mangga, nanas, kan gampang
> banget numbuhnya. Lalu, piara ayam, kambing, berbagai jenis ikan, ... dalam
> beberapa bulan saja sudah bisa makan ayam, ikan, kemudian kambing dan kalau
> tidak terhalang Agama dan mau lebih cepat lagi pelihara babi, pasti bisa
> hidup jauh lebih SEHAT, deh! Jadi, memang TIDAK USAH repot dan bingung
> dengan pelihara sapi perah untuk bisa minum susu setiap hari, hanya karena
> kuatir kurang gizi! Berapa tahun pelihara sapi-perah itu untuk bisa
> dapatkan susu??? Apalagi kalau mau dapatkan sapi unggulan, ... lebih
> muuaahal lagi modalnya!
>
>
>
> Belum lagi ada berita sementara susu-sapi yg didapatkan dipasar, nyaris
> terkandung suntikan horman agar sapi bisa diperah lebih banyak susunya,
> juga makanan sapi entah dikasih apa untuk mencukupi gizi sapi yg perlu agar
> susu bisa diperah lebih banyak, ...! Sulit bisa dibayangkan sapi dengan DNA
> yg sama, semula hanya 8 liter/hari, sekarang bisa sampai 30 liter/hari!
> Lha, bukankah anak sapi biasa juga cuma 1 atau kembar 2, kalau dalam
> keadaan NORMAL, sapi itu memang hanya 8 liter/hari sudah cukup membesarkan
> anak-sapi itu, ... lalu kenapa dia harus keluarkan susu sampai 30
> liter/hari?
>
>
>
> Saya dahulu dirumah pernah pelihara ayam, biar ayam itu setiap hari
> bertelur juga makanan ayam itu harus diberi gizi cukup tinggi, tidak bisa
> hanya dikasih makan dedek saja dengan biji-bijian, harus dikasih cacing,
> sejenis ulat-belatung putih2 yg sengaja dipelihara utk makan ayam, ...
>
>
>
> Salam,
>
> ChanCT
>
>
>
>
>
> *From:* nesare1@... [GELORA45]
>
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 7:37 PM
>
> *To:* [email protected]
>
> *Subject:* RE: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong
> kirim ulang
>
>
>
>
>
> Koq saran Dr. Hiromi makan sayur dan kurangi daging bisa sukar dijalankan
> di Indonesia?
>
> Lagi ngomong apa ente ini?
>
> Bung Chan sudah jelaskan: “ambil MUDAH nya saja, makan jenis sayur/buah
> yg banyak tumbuh dimana dia hidup saja!”
>
> Ngerti ndak kalimat ini artinya apa?
>
> Oh bikin alasan nih yeah dgn mengatakan: “Lho..... saya itu justru punya
> pola makan yg mirip2 diutarakan Dr. Hiromi”. Mau lari dari “orang indonesia
> sukar makan sayur dan kurangin daging” ke “ pendapat Dr. Hiromi”?
>
> Lebih parah lagi, sekarang lari ke: ”Coba anda berikan sebagai contoh
> sederhana 1 piring makanan apa saja yg harganya murah/terjangkau kelompok
> miskin tetapi masih memenuhi kebutuhan gizi anak.”
>
> Ini kan lari dan mau bilang orang Indonesia tidak punya duit utk makan
> makanan bergizi!
>
> Sedangkan orang Indonesia itu hidup ditanah yg subur. Tanam sayur singkong
> dll gampang sekali tumbuh. Kalau hanya buat makan gampang sekali. Buat
> komersial yg menjadi problem.
>
> Diotak ente itu makanan bergizi itu adalah seperti orang2 amerika yg harus
> makan daging cukup dan minum susu. Ini yg diotak ente itu yg dikatakan Chan
> mau menang sendiri!
>
> Ngerti ndak goblok?!!
>
> Koq bisa2nya ya dari pendapat Dr. Hiromi lari menyalahkan orang Indonesia
> sukar makan sayur dan kurangin daging?!!!
>
> Dimana otak ente?!!
>
> Nesare
>
> *From:* [email protected] [mailto:mailto:[email protected]]
> *Sent:* Saturday, November 11, 2017 10:03 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong
> kirim ulang
>
> Lho..... saya itu justru punya pola makan yg mirip2 diutarakan Dr. Hiromi
> bahkan jauh sebelum baca artikel ini walaupun tentu saja berapa persen itu
> tidak persis sama, dan saya belum pernah baca artikel beliau sebelum ini.
> Karena ini saya tahu makanan sehat beliau sukar dijalankan di Indonesia,
> apalagi bagi konsumsi masyarakat miskin yg banyak kekurangan gizi itu.
>
> Coba anda berikan sebagai contoh sederhana 1 piring makanan apa saja yg
> harganya murah/terjangkau kelompok miskin tetapi masih memenuhi kebutuhan
> gizi anak.
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Metode berpikir anda tenggelam dalam pemikiran sendiri yang dirasakan
> PALING BENAR, ... jadi sulit atau TIDAK BERHASIL menangkap prinsip/hakekat
> pemikiran yang diajukan orang lain!
>
> Penangkapan saya apa yang diajukan Hiromi dibawah ini: “Kesehatan
> Ditentukan oleh Apa yang Dimakan”, ... prinsipnya adalah lebih banyak makan
> sayur/buah dan kurangi porsi daging, susu  hewan. Dia beri contoh dirinya
> hanya b eberapa kali makan daging setiap tahunnya, karena hasil dari
> penelitiannya, lemak hewan yg temperaturnya lebih tinggi dari manusia itu
> akan membeku dalam tubuh kita yg berakibat mengganggu kesehatan.
>
> Tentu pola makan sehat hanya salahsatu faktor, bukan satu2nya faktor
> penyebab seseorang sakit atau sehat. Masih ada faktor-faktor lain, dari
> pikiran stress, sedih dlb., kurang gerak, kurang istirahat baik, ...
>
> Saya yakin, jenis sayur/buah, biji2an spt jenis beras, kedelai, kacang2an,
> ... TIDAK MESTI sepenuhnya ikuti apa yg disebutkan Hiromi, ambil MUDAH nya
> saja, makan jenis sayur/buah yg banyak tumbuh dimana dia hidup saja!
>
> Tapi, ... sampai sekarang saya belum pernah mengikuti minum air kangen
> yang dianjurkan itu. TIDAK mampu harus beli alat nya. Apa rasanya
> air-kangen yang anti oksidasi dan dibilang bersifat alkalin yang dapat
> menjaga tubuh anda pada level pH yang optimum, ya? TIDAK mengerti.
>
> Salam,
>
> ChanCT
>
> *From:* jonathangoeij@... [GELORA45]
>
> *Sent:* Sunday, November 12, 2017 1:17 AM
>
> *To:* [email protected]
>
> *Subject:* [GELORA45] Re: Dr. Hiromi Shinya ttg pencernaan, tolong kirim
> ulang
>
>
>
>
> Makanan yang sehat tetapi sukar dijalankan di Indonesia.
>
> Hiromi:
>
> 1) Makan 85-95% tumbuh-tumbuhan yang ditanam dan sayur-sayuran dari laut
> (seperti rumput laut, wakame, dll).
>
> a. 50% biji gandum utuh, mentah, padi-padian organik, sereal dan
> kacang-kacangan. Makanan pokoknya terdiri atas gabungan dari 5 jenis
> padi-padian organik : Beras Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats
> (gandum utuh), buckwheat, dan sejenisnya.
>
> b. 30% sayuran yang ditanam secara organik. Semakin mentah sayuran
> tersebut semakin baik dikarenakan kandungan enzimnya yang masih tinggi.
>
> c. 10-15% buah-buahan, biji-bi jian dan kacang-kacangan.
>
> 2) Hanya makan sekitar 10-15% saja daging atau protein yang berasal dari
> hewan dan tak lebih dari 80-100 gram perharinya. Disarankan yang dimakan
> adalah daging ikan. Dr. Hiromi Shinya mengatakan bahwa ia sendiri hanya
> makan daging cuma beberapa kali saja dalam setahun. Daging yang berasal
> dari hewan yang memiliki temperatur tubuh yang lebih tinggi dibandingkan
> manusia seharusnya tidak dikonsumsi dikarenakan lemak hewan tersebut akan
> membeku di dalam tubuh kita sehingga mengakibatkan masalah-masalah
> kesehatan.
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> https://groups.yahoo.com/neo/ groups/GELORA45/conversations/ messages/48214
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/48214>
> http:// enagickangenwaterindonesia. com/blog-kangen-water/205-
> cara-menjalani-pola-hidup- sehat-ala-dr-hiromi-shinya
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/blog-kangen-water/205-cara-menjalani-pola-hidup-sehat-ala-dr-hiromi-shinya>
>  Dr.
> Hiromi Shinya "Kesehatan Anda Ditentukan Oleh Apa Yang Anda Makan!"
>
> Simak nasehat-nasehat berharga dari Dr. Hiromi Shinya tentang cara
> menjalani pola makan yang sehat disertai minum Kangen Water setiap hari.
> Siapa itu Dr. Hiromi Shinya?
>
> [image: hiromi shinya dan buku miracle of enzyme]
>
> Bagi anda yang telah membaca buku Best Seller dunia di bidang kesehatan
> yang berjudul "The Miracle of Enzyme", maka nama Dr. Hiromi Shinya tentunya
> tidak asing lagi di telinga anda. Dr. Hiromi Shinya adalah Pimpinan dari
> Surgical Endoscopy di Beth Israel Medical center serta seorang Profesor
> Klinikal dari Albert Einstein College of Medicine. Beliau adalah seorang
> penemu teknik Kolonoskopi Modern serta disebut sebagi pemimpin dalam bidang
> Gastro-Enterologist dunia.
>
> Dokter Hiromi Shinya adalah seorang dokter senior yang sangat dihormati di
> kalangan dokter-dokter. Sumbagsihnya dalam bidang kesehatan sangatlah besar
> karena membukakan wawasan kita semua mengenai pentingya menjalani pola
> hidup dan pola makan yang sehat serta membuka mitos-mitos yang salah yang
> berkenaan dengan makanan.
>
> Semua pemikiran dan tulisan Dr. Hiromi Shinya didapatkannya berdasarkan
> pemeriksaan terhadap lebih dari 370.000 usus pasien melalui prosedur
> kolonoskopi selama puluhan tahun dan ia melihat ada hubungan yang sangat
> erat antara makanan, penyakit dan kondisi usus. Berikut ini merupakan
> rangkuman dari tulisan Dr. Hiromi Shinya dari beberapa buku yang ditulisnya
> diantaranya "The Miracle of Enzyme" dan "Keajaiban Enzim Awet Muda" (telah
> tersedia di toko buku Gramedia).
> Rangkuman Isi Buku Maupun Kuliah Umum Yang Diberikan Oleh Dr. Hiromi
> Shinya di Sepanjang Karirnya
>
> 1. Meski Dr. Hiromi Shinya, M.D. memiliki gelar sebagai seorang dokter
> medis, namun ia berbeda dengan dokter medis tradisional. Beliau tidak suka
> dan tidak meyarankan obat-obatan farmasi. Beliau menyarankan hanya
> menggunakan obat-obatan farmasi ketika benar-benar teramat sangat
> dibutuhkan saja. Sebagai faktanya Dr. Hiromi Shinya selalu mengetes sendiri
> obatan-obatan tersebut sebelum diberikan kepada pasien-pasiennya. Ia
> berhenti melakukan hal ini setelah mencoba mengetes obat umum yang
> ditujukan untuk pengobatan disfungsi ereksi dan ia merasa hampir saja mati
> karenanya.
>
> 2. Dr. Hiromi Shinya melihat bahwa 90% dari segala penyakit diakibatkan
> oleh hal-hal yang berhubungan dengan gaya hidup. Beliau berdedikasi untuk
> mengajarkan mengenai perubahan gaya hidup dan pola makan sehingga dapat
> menghentikan akar dari segala jenis penyakit. Hal inilah yang merupakan
> fokus dan terapi yang beliau berikan pada para pasiennya.
>
> Selama lebih dari 40 tahun karir beliau, Dr. Hiromi Shinya telah melihat
> banyak sekali perubahan dari segi kesehatan di negara kelahirannya yaitu
> Jepang. Pada tahun 1960, hanya terdapat 400 kasus kanker payudara dan
> kanker prostat yang dilaporkan terjadi di seluruh negara Jepang. Meski
> Jepang disebut sebagai negara yang penduduknya paling sehat di seluruh
> dunia, namun hal ini berubah dengan drastis setelah masuknya susu ke
> sekolah-sekolah. Orang Jepang memiliki resiko terkena kanker lambung 10
> hingga 15 kali lebih besar dibandingkan orang Amerika dimana ia yakin hal
> ini dikarenakan konsumsi yang banyak atas teh dan asam tanat (tannic acid),
> sedangkan orang Amerika memiliki resiko terkena kanker usus 10 hingga 15
> kali lebih besar dibandingkan orang Jepang semata-mata diakibatkan oleh
> pola diet atau pola makan mereka.
>
> Jika seseorang makan makanan yang tinggi protein seperti daging-dagingan,
> produk olahan susu, keju, yogurt, nasi putih dan serelia yang digiling
> (refined grains), maka hal tersebut mengakibatkan lapisan otot usus akan
> menjadi tebal, membuatnya kram dan pada akhirnya akan membuat usus menjadi
> lebih pendek. Dr. Hiromi Shinya berkata bahwa diet sehat yang tinggi serat
> akan dapat membuat usus anda menjadi sangat panjang bahkan hingga mencapai
> 0,5 meter. Beliau juga mengatakan bahwa kondisi usus seseorang juga
> merupakan indikator yang baik terhadap apa yang terjadi pada arteri
> (pembuluh darah). Jika kondisi usus anda baik dan sehat demikian juga
> dengan kondisi arteri anda, demikian juga sebaliknya.
>
> [image: usus normal dan usus penderita kanker payudara]
>
> 3. Kita tidak menerima warisan penyakit dari orangtua kita, kita menerima
> warisan atas kebiasaan pola makan mereka dan semua permasalahan kesehatan
> yang menyertainya. Sebuah kebiasaan yang baik dapat mengatasi permasalahan
> gen yang buruk.
>
> Dr. Hiromi Shinya meyakini bahwa terdapat hubungan langsung antara pola
> diet atau pola makan harian kita dengan masalah kesehatan yang kita alami
> saat ini. Hal ini sebenarnya bukanlah sebuah pemikiran yang baru terutama
> di kalangan praktisi dan orang-orang yang mendedikasikan hidup mereka
> terhadap kesehatan alami.  Adalah teramat sangat baik ketika mendengar
> seorang Dokter Medis seperti Dr. Hiromi Shinya pun turut menyuarakan
> filosofi yang sama disertai dengan bukti-bukti selama 40 tahun perjalanan
> karirnya mengenai hal ini.
>
> *Bagaimana Dr. Hiromi Shinya dapat memberikan teorinya mengenai eratnya
> hubungan antara pola makan dan kesehatan tubuh? Berdasarkan bukti-bukti
> langsung yang dilihat dari kondisi fisik pasiennya!*
>
> Sebagai seorang spesialis *gastrointestinal* (pemeriksaan medis yang
> berkaitan dengan usus), Dr. Hiromi Shinya telah menjalani sebanyak lebih
> dari 370.000 prosedur kolonoskopi di sepanjang karirnya. Dengan kata lain,
> Dr. Shinya telah memasukkan kamera ke dalam lebih dari seperempat juta usus
> manusia dan memfilmkan hasilnya. Apa hasilnya? Yaitu hasil terhadap apa
> yang kita konsumsi setiap hari selama puluhan tahun!
>
> Selama lebih dari 40 tahun Dr. Hiromi Shinya telah menjalankan prosedur
> kolonoskopi dan mengumpulkan data-data *diet* (pola makan harian) dari
> para pasiennya. Ia mencocokkan atas apa yang anda makan dan hasil dari
> pemeriksaan usus anda. Berdasarkan bukti-bukti fisik ini akhirnya Dr.
> Hiromi Shinya memformulasikan idea beliau terhadap pola diet apa yang bagus
> dilakukan agar tubuh kita tetap sehat di masa depan. Ia memikirkan mengenai
> makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung,
> menyembuhkan kanker, dan menghentikan penyakit diabetes tipe 2. Sangatlah
> sulit berdebat terhadap beliau, terutama Dr. Hiromi Shinya sendiri telah
> memiliki bukti-bukti fisik akan hal ini di sepanjang karirnya sebagai
> dokter.
>
> Dalam video hasil dokumentasinya (bisa anda tonton di bagian paling bawah
> dari artikel ini), Dr. Hiromi Shinya menunjukkan lapisan interior dari usus
> pasien, akumulasi toksin atau racun, penyakit yang diderita oleh pasien
> tersebut serta data-data tentang bagaimana pola makan harian dari
> pasien-pasien tersebut sehingga pada akhirnya dapat berkembang menjadi
> penyakit di dalam tubuh mereka.
> Pola Diet Terbaik Berdasarkan Pemikiran Dokter Hiromi Shinya
>
> Dr. Hiromi Shinya menganjurkan pola makan terbaik berdasarkan hasil
> temuan-temuannya ini. Ia menyarankan pada para pasiennya untuk melakukan 2
> perubahan besar yang wajib dilakukan pasiennya jika ingin sembuh atau
> memiliki tubuh yang kembali sehat, hal tersebut adalah:
>
> 1) Makan makanan yang sebagian besar merupakan diet vegan
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/blog-kangen-water/162-top-10-makanan-yang-bersifat-alkali>.
> Makanan alami dapat menyembuhkan penyakit apapun dikarenakan tubuh biasanya
> merespon terhadap alam.
>
> 2) minum air alkali yang kaya akan antioksidan yaitu Kangen Water
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/kangen-water>.
> Berikut ini detail mengenai pola diet yang disarankan oleh Dr. Hiromi
> Shinya:
>
> [image: diet vegan]
>
> 1) Makan 85-95% tumbuh-tumbuhan yang ditanam dan sayur-sayuran dari laut
> (seperti rumput laut, wakame, dll).
>
> a. 50% biji gandum utuh, mentah, padi-padian organik, sereal dan
> kacang-kacangan. Makanan pokoknya terdiri atas gabungan dari 5 jenis
> padi-padian organik : Beras Coklat + millet, quinoa, amaranth, whole oats
> (gandum utuh), buckwheat, dan sejenisnya.
>
> b. 30% sayuran yang ditanam secara organik. Semakin mentah sayuran
> tersebut semakin baik dikarenakan kandungan enzimnya yang masih tinggi.
>
> c. 10-15% buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.
>
> 2) Hanya makan sekitar 10-15% saja daging atau protein yang berasal dari
> hewan dan tak lebih dari 80-100 gram perharinya. Disarankan yang dimakan
> adalah daging ikan. Dr. Hiromi Shinya mengatakan bahwa ia sendiri hanya
> makan daging cuma beberapa kali saja dalam setahun. Daging yang berasal
> dari hewan yang memiliki temperatur tubuh yang lebih tinggi dibandingkan
> manusia seharusnya tidak dikonsumsi dikarenakan lemak hewan tersebut akan
> membeku di dalam tubuh kita sehingga mengakibatkan masalah-masalah
> kesehatan.
>
> Berikut catatan mengenai ukuran temperatur tubuh manusia dan hewan:
>
> Manusia - 37 derajat Celsius
>
> Sapi - 39 - 40 derajat Celsius
>
> Burung - 40.5 hingga 42 derajat Celsius
>
> Lalu bagaimana Dr. Hiromi Shinya dapat mengambil kesimpulan dan menentukan
> mengenai ukuran berapa persen pola makan yang paling sehat dan ideal
> seperti keterangannya di atas? Hal ini berdasarkan bentuk gigi manusia.
> Manusia memiliki 3 jenis gigi dan rasio dari gigi-gigi ini merupakan alasan
> penentuan dari pola diet ini. Berikut keterangan rasio perbandingannya:
>
> [image: susunan gigi manusia geraham seri taring]
>
> Gigi geraham memiliki rasio 5 (dari total keseluruhan gigi geraham yang
> berjumlah 20 buah). Fungsi gigi geraham adalah untuk mengunyah makanan yang
> berasal dari tumbuh-tumbuhan.
>
> Gigi seri memiliki rasio 2 (dari total keseluruhan gigi seri yang
> berjumlah 8 buah). Fungsi gigi seri adalah untuk memotong atau mengiris
> makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
>
> Gigi taring memiliki rasio 1 (dari total keseluruhan gigi taring yang
> berjumlah 4 buah). Fungsi gigi taring adalah untuk merobek makanan yang
> berasal dari daging.
>
> Jadi rasio total keseluruhan gigi manusia adalah 5:2:1 (Geraham : Seri :
> Taring) sehingga dari perlengkapan ini bisa diambil kesimpulan bahwa
> makanan yang ditujukan untuk konsumsi manusia adalah 85% terdiri atas
> tumbuh-tumbuhan dan hanya sekitar 15%-nya daging.
>
> Pola makan dasar pagi dan malam hari yang dilakukan oleh Dr. Hiromi Shinya
> adalah sbb:
>
> Satu jam sebelum makan: minum 2-3 gelas air
>
> 30 menit sebelum makan: makan buah-buahan segar
>
> Selanjutnya makan makanan berdasarkan rasio di atas.
>
> Dr. Hiromi Shinya mengatakan *2 GAYA HIDUP PALING BURUK* yang bisa
> dilakukan manusia adalah *MEROKOK dan MINUM ALKOHOL*. Kebiasaan merokok
> akan memperpendek usia anda hingga 20 tahun.
>
> [image: rokok dan alkohol]
>
> Selanjutnya Dr. Hiromi Shinya juga mengatakan ada *2 POLA MAKAN PALING
> BURUK*:
>
> *1) Banyak mengkonsumsi daging*
>
> - Konsumsi daging sapi setiap harinya akan memicu permasalahan prostat dan
> kanker
>
> - Protein daging, terutama casein (protein dari susu) akan menstimulasi
> dan menyuburkan pertumbuhan kanker. Sedangkan hanya protein yang berasal
> dari sayuran yang dapat membekukan sel-sel kanker.
>
> *2) Mengkonsumsi produk-produk susu*
>
> - Casein jauh lebih buruk dibandingkan daging yang akan menstimulasi dan
> menyuburkan pertumbuhan kanker
>
> - Susu sapi diinseminasi secara artifisial untuk menstimulasi produksi
> susu agar lebih berlimpah. Peningkatan hormon di dalam susu dapat
> mengakibatkan kanker payudara, demikian juga dengan kanker prostat dan
> masalah pada kesuburan. Satu-satunya "hewan" yang minum susu dari hewan
> lainnya hanyalah MANUSIA.
>
> - Semua orang tidak bertoleransi terhadap laktosa!
>
> *Dr. Hiromi Shinya menyarankan hal-hal berikut yang seharusnya dibatasi
> atau dihindari:*
>
> - Produk-produk susu dan hasil olahannya, teh dan kopi, makanan manis dan
> gula, nikotin, alkohol, coklat, garam dapur reguler.
>
> - Lemak dan minyak yang dimurnikan. Semua jenis minyak merupakan lemak
> yang 100% teroksidasi dan penuh dengan radikal bebas. Anda disarankan hanya
> memenuhi kebutuhan lemak yang asalnya dari sumber-sumber makanan alami yang
> tidak dimurnikan alias makanan utuh *(whole foods)*.
>
>
>
> *Rekomendasi Dr. Hiromi Shinya mengenai pola diet lainnya:*
>
> - Berhentilah makan 4-5 jam sebelum tidur
>
> - Kunyahlah makanan anda 30-50 kali
>
> - Rajin makan buah
>
> - Minum air 2-3 gelas sekitar 60-90 menit sebelum makan
>
> - Makan buah 30 menit sebelum makan siang atau malam
>
> - Makan-makanan yang difermentasikan
>
> - Minum suplemen enzim
>
> - Disiplin untuk menjalani pola diet yang sehat ini. Kesehatan tubuh anda
> tergantung atas apa yang anda makan.
>
> - Minum KANGEN WATER.
>
> Kangen Water merupakan satu-satunya air yang direkomendasikan Dr. Hiromi
> Shinya yang ia tuliskan di dalam buku-bukunya. Dr. Shinya telah menyarankan
> orang-orang untuk minum air Kangen Water
> <http://enagickangenwaterindonesia.com/> ini selama lebih dari 10 tahun
> berdasarkan bukti-bukti yang diperolehnya dari *treatment* atau terapi
> terhadap pasiennya dengan berbagai jenis penyakit menggunakan air ini.
> Kenapa Dr. Hiromi Shinya menyarankan untuk minum Kangen Water?
>
> [image: mesin kangen water sd501 dan air kangen]
>
> 1. Kangen Water memiliki tenaga reduksi yang sangat kuat. Ia mampu
> meneliminasi radikal bebas melalui antioksidan.
>
> 2. Kangen Water bebas dari substansi berbahaya bagi tubuh manusia karena
> air ini mengalami filtrasi atau penyaringan.
>
> 3. Kangen Water memiliki ukuran kluster yang kecil sehingga mampu
> menghidrasi sel-sel tubuh dengan baik.
>
> 4. Kangen Water mengandung keseimbangan mineral-mineral yang tepat seperti
> kalsium, magnesium, potassium dan sodium.
>
> 5. Kangen Water bersifat alkali yang dapat menjaga tubuh anda pada level
> pH yang optimum.
>
> Minumlah air paling minimal 6-10 gelas perhari (semakin banyak semakin
> bagus). Minum 1-3 gelas air ketika bangun tidur dan minum 2-3 gelas air 60
> menit sebelum makan.
>
> Penyebab dari segala jenis penyakit dan penuaan: Kurangnya pemenuhan tubuh
> atas *ENZIM* dan *AIR*.
>
> *Jika kita mengkonsumsi air yang cukup maka hal ini akan meningkatkan 5
> jenis aliran di dalam tubuh:*
>
> 1. Aliran darah dan limpa
>
> 2. Aliran gastro-intestinal (saluran pencernaan)
>
> 3. Aliran urin
>
> 4. Aliran udara dan pernapasan
>
> 5. Aliran energi internal
>
> Anda tidak akan mati akibat terlalu banyak minum air. Jika anda minum
> banyak sekali air, ambil sejumput garam dan letakkan di lidah anda,
> kemudian minum lebih banyak air lagi.
>
> Dr. Hiromi Shinya menyatakan bahwa jika anda mulai menjalani rekomendasi
> diet yang disarankannya seperti di atas, maka ketika anda berusia 40 hingga
> 45 tahun kondisi kolon (usus) anda dapat kembali sama seperti ketika anda
> masih bayi. Jika anda baru menunggu saat usia 65-70 tahun baru mulai
> menerapkan pola diet ini maka hal ini hampir bisa dikatakan mustahil untuk
> terjadi. Jadi kapan anda memutuskan untuk mulai berubah? Kenapa tidak
> sekarang?
>
> Dr. Hiromi Shinya juga dengan percaya diri mengatakan bahwa
> pasien-paseinnya yang menderita kanker sembuh dan tidak pernah kambuh lagi
> setelah mereka berdedikasi menjalankan pola diet yang disarankannya ini.
>
>
> (Message over 64 KB, truncated)
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke