*Dengan uang sekian banyak yang dipanenkan sebagai wakil rakyat dari Golkar
bisa menhidupkan Novanto dengan nyaman dan tentram sampai akhir nafasnya
dan bisa kawin berkali-kali dalam persembunyian. Hehehe.*


http://news.liputan6.com/read/3164332/setya-novanto-hilang-kpk-masih-mencari-keberadaannya?medium=Headline&campaign=Headline_click_1


Novanto 'Hilang', KPK Masih Mencari Keberadaannya


Fachrur Rozie <http://www.liputan6.com/me/Fachrur_Rozie>

16 Nov 2017, 01:23 WIB



[image: PHOTO: Bawa Tas, Penyidik KPK Masuk ke Dalam Rumah Setnov]
<http://news.liputan6.com/read/3164332/setya-novanto-hilang-kpk-masih-mencari-keberadaannya?medium=Headline&campaign=Headline_click_1#>Sejumlah
penyidik kenakan rompi KPK masuk ke dalam rumah tersangka Ketua DPR RI
Setya Novanto dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Brimob di
Jalan Wijaya 13 No 19, Jakarta Selatan, Kamis (16/11). (Liputan6.com/Johan
Tallo)

*Liputan6.com, Jakarta -* Ada niat di balik kunjungan sejumlah penyidik
Komisi Pemberantasan Korupsi ke kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan
Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mereka tidak bermaksud untuk menjemput paksa tersangka korupsi e-KTP
tersebut, tapi untuk menangkapnya.

Baca Juga

   -

   VIDEO: Surat Ketidakhadiran Setya Novanto Ditembuskan ke Presiden
   
<http://news.liputan6.com/read/3164243/video-surat-ketidakhadiran-setya-novanto-ditembuskan-ke-presiden>
   -

   PHOTO: Begini Penampakan Rumah Setya Novanto saat Didatangi KPK
   
<http://news.liputan6.com/read/3164296/photo-begini-penampakan-rumah-setya-novanto-saat-didatangi-kpk>
   -

   VIDEO: Panggil Setnov, KPK Tak Harus Minta Izin Presiden
   
<http://news.liputan6.com/read/3161371/video-panggil-setnov-kpk-tak-harus-minta-izin-presiden>



Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan,
pihaknya telah menerbitkan surat perintah penangkapan bagi Setya Novanto.

Hingga berita ini diturunkan, para penyelidik masih berada di rumah
Setnov. "Info yang didapat, tadi tim sudah bertemu dengan keluarga, ada
pengacara juga," kata Febri di Gedung KPK, Kamis dini hari (16/11/2017).

Ia menambahkan, pencarian terus dilakukan untuk menemukan keberadaan Setya
Novanto. "Pencarian terus dilakukan tim, di mana saja, tidak bisa kami
sampaikan. Tapi, yang pasti, ada tim di rumah saudara SN sampai dini hari,"
kata Febri.

"Sejauh ini kami belum menemukan (Setya Novanto) dan pencarian masih
dilakukan."

Saat ditanya soal kemungkinan Setya Novanto melarikan diri, Febri
mengatakan, hingga saat ini belum ada kesimpulan. "Itu masih perlu
dikoordinasikan apakah akan ditindaklanjuti dengan pencantuman di DPO atau
tidak," kata dia.

Keberadaan Setya Novanto memang masih misterius. Saat diwawancara,
politikus Golkar, Aziz Syamsuddin mengaku tak mengetahui keberadaan ketua
umumnya itu.

Politikus Golkar Mahyudin juga mengungkapkan hal yang sama. "Saya nggak
*ngerti* (di mana Novanto saat ini). Dihubungi enggak nyambung," ujar
Mahyudin di depan kediaman Novanto Rabu malam.

Setya Novanto kali terakhir muncul di depan publik pada Rabu 15 November
2017. Ia membuka rapat paripurna pembukaan masa sidang II tahun 2017/2018.

"Iya, ini kan pembukaan masa sidang, saya harus pidato," kata Novanto saat
hendak memasuki ruang rapat.


------------------------------
KPK Terbitkan Surat Perintah Penangkapan

KPK telah menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Setya Novanto.

"KPK menerbitkan surat perintah penangkapan bagi SN," kata Juru Bicara KPK
Febri Diansyah di Gedung KPK, Kamis dini hari (16/11/2017).

Febri menambahkan, tim KPK masih melaksanakan tugas, melakukan pencarian
terhadap Setya Novanto.

"Kami harapkan kalau ada itikad baik, masih terbuka bagi saudara SN untuk
menyerahkan diri ke kantor KPK dan proses hukum ini akan berjalan baik,"
tambah dia.

Mantan aktivis ICW tersebut menambahkan, pihak KPK telah berkoordinasi
dengan Kapolri, Wakapolri, dan pimpinan Brimob sebelum melakukan tindakan.

"Terimakasih pada Polri untuk bantuan terhadap upaya penindakan yang
dilakukan KPK," tambah d



++++++x

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/11/16/ozgzbb409-kpk-kami-imbau-setya-novanto-menyerahkan-diri



Kamis , 16 November 2017, 00:30 WIB
KPK: Kami Imbau Setya Novanto Menyerahkan Diri

Rep: Dian Fath Risalah, Novita Intan/ Red: Andri Saubani

EPA/Mast Irham

Setya Novanto


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabiro Humas KPK Febri Diansyah membenarkan,
malam ini tim KPK sedang mendatangi rumah Ketua DPR RI Setya Novanto.
Kedatangan penyidik tersebut karena sejumlah panggilan pemeriksaan sudah
dilayangkan, namun, ketua umum Partai Golkar itu selalu mangkir.

Menurut Febri, kedatangan penyidik tersebut dalam konteks pelaksanaan tugas
penindakan KPK. "Secara persuasif kami imbau SN (Setya Novanto) dapat
menyerahkan diri," kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Kamis (16/11).

Diketahui, puluhan anggota brimob berjaga di Kantor Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) sejak Rabu (15/11) sore. Penjagaan serupa pun terjadi di
kediaman Novanto yang terletak di Wijaya XIII Nomor 19.

Adapun, kabar penjemputan paksa Novanto memang beredar sejak siang. Hal ini
nampak dengan penjagaan di lobi Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen,
Senayan yang dijaga puluhan orang bertubuh tegap tanpa seragam sejak sore.
Mereka diketahui mulai meninggalkan gedung DPR sejak pukul 19.30 WIB
seiring dengan kepulangan Novanto dari DPR.

Pada Jumat (10/11) KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka.
KPK menduga Novanto pada saat proyek KTP-el bergulir Novanto yang menjabat
sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 bersama dengan Direktur PT Quadra
Solution Anang Sugiana Sudiharja, pengusaha Andi Agustinus dan dua pejabat
Kemendagri Irman, dan Sugiaharto, menguntungkan diri sendri atau korporasi
atau orang lain dengan menyalahgunakan jabatan atau kewenangan dan
kedudukan yang mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari nilai
paket pengadaan senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

Kirim email ke