----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada: @ <undefined>Terkirim: Rabu, 15 November 2017 21.23.25 GMT+1Judul: [GELORA45] Novanto 'Hilang', KPK Masih Mencari Keberadaannya + KPK: Kami Imbau....
Denganuang sekian banyak yang dipanenkan sebagai wakil rakyat dari Golkarbisa menhidupkan Novanto dengan nyaman dan tentram sampai akhirnafasnya dan bisa kawin berkali-kali dalam persembunyian. Hehehe. http://news.liputan6.com/read/3164332/setya-novanto-hilang-kpk-masih-mencari-keberadaannya?medium=Headline&campaign=Headline_click_1 Novanto 'Hilang', KPK Masih Mencari Keberadaannya Fachrur Rozie 16 Nov 2017, 01:23 WIB Sejumlahpenyidik kenakan rompi KPK masuk ke dalam rumah tersangka Ketua DPRRI Setya Novanto dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisianBrimob di Jalan Wijaya 13 No 19, Jakarta Selatan, Kamis (16/11).(Liputan6.com/Johan Tallo) Liputan6.com, Jakarta - Ada niat di balik kunjungansejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke kediaman KetuaDPR Setya Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka tidak bermaksud untuk menjemput paksa tersangka korupsie-KTP tersebut, tapi untuk menangkapnya. Baca Juga - VIDEO: Surat Ketidakhadiran Setya Novanto Ditembuskan ke Presiden - PHOTO: Begini Penampakan Rumah Setya Novanto saat Didatangi KPK - VIDEO: Panggil Setnov, KPK Tak Harus Minta Izin Presiden Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyahmengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat perintah penangkapanbagi Setya Novanto. Hingga berita ini diturunkan, para penyelidik masih berada dirumah Setnov. "Info yang didapat, tadi tim sudah bertemudengan keluarga, ada pengacara juga," kata Febri di Gedung KPK,Kamis dini hari (16/11/2017). Ia menambahkan, pencarian terus dilakukan untuk menemukankeberadaan Setya Novanto. "Pencarian terus dilakukan tim, dimana saja, tidak bisa kami sampaikan. Tapi, yang pasti, ada tim dirumah saudara SN sampai dini hari," kata Febri. "Sejauh ini kami belum menemukan (Setya Novanto) danpencarian masih dilakukan." Saat ditanya soal kemungkinan Setya Novanto melarikan diri, Febrimengatakan, hingga saat ini belum ada kesimpulan. "Itu masihperlu dikoordinasikan apakah akan ditindaklanjuti dengan pencantumandi DPO atau tidak," kata dia. Keberadaan Setya Novanto memang masih misterius. Saat diwawancara,politikus Golkar, Aziz Syamsuddin mengaku tak mengetahui keberadaanketua umumnya itu. Politikus Golkar Mahyudin juga mengungkapkan hal yang sama. "Sayanggak ngerti (di mana Novanto saat ini). Dihubungi enggaknyambung," ujar Mahyudin di depan kediaman Novanto Rabu malam. Setya Novanto kali terakhir muncul di depan publik pada Rabu 15November 2017. Ia membuka rapat paripurna pembukaan masa sidang IItahun 2017/2018. "Iya, ini kan pembukaan masa sidang, saya harus pidato,"kata Novanto saat hendak memasuki ruang rapat. KPK Terbitkan Surat Perintah Penangkapan KPK telah menerbitkan surat perintah penangkapan untuk SetyaNovanto. "KPK menerbitkan surat perintah penangkapan bagi SN,"kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kamis dini hari(16/11/2017). Febri menambahkan, tim KPK masih melaksanakan tugas, melakukanpencarian terhadap Setya Novanto. "Kami harapkan kalau ada itikad baik, masih terbuka bagisaudara SN untuk menyerahkan diri ke kantor KPK dan proses hukum iniakan berjalan baik," tambah dia. Mantan aktivis ICW tersebut menambahkan, pihak KPK telahberkoordinasi dengan Kapolri, Wakapolri, dan pimpinan Brimob sebelummelakukan tindakan. "Terimakasih pada Polri untuk bantuan terhadap upayapenindakan yang dilakukan KPK," tambah d ++++++x http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/11/16/ozgzbb409-kpk-kami-imbau-setya-novanto-menyerahkan-diri Kamis , 16 November 2017, 00:30 WIB KPK: Kami Imbau Setya Novanto Menyerahkan Diri Rep: Dian Fath Risalah, Novita Intan/Red: Andri Saubani EPA/Mast Irham Setya Novanto REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabiro Humas KPK Febri Diansyah membenarkan, malam ini tim KPK sedang mendatangi rumah Ketua DPR RI Setya Novanto. Kedatangan penyidik tersebut karena sejumlah panggilan pemeriksaan sudah dilayangkan, namun, ketua umum Partai Golkar itu selalu mangkir. Menurut Febri, kedatangan penyidik tersebut dalam konteks pelaksanaan tugas penindakan KPK. "Secara persuasif kami imbau SN (Setya Novanto) dapat menyerahkan diri," kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Kamis (16/11). Diketahui, puluhan anggota brimob berjaga di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Rabu (15/11) sore. Penjagaan serupa pun terjadi di kediaman Novanto yang terletak di Wijaya XIII Nomor 19. Adapun, kabar penjemputan paksa Novanto memang beredar sejak siang. Hal ini nampak dengan penjagaan di lobi Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan yang dijaga puluhan orang bertubuh tegap tanpa seragam sejak sore. Mereka diketahui mulai meninggalkan gedung DPR sejak pukul 19.30 WIB seiring dengan kepulangan Novanto dari DPR. Pada Jumat (10/11) KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka. KPK menduga Novanto pada saat proyek KTP-el bergulir Novanto yang menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 bersama dengan Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharja, pengusaha Andi Agustinus dan dua pejabat Kemendagri Irman, dan Sugiaharto, menguntungkan diri sendri atau korporasi atau orang lain dengan menyalahgunakan jabatan atau kewenangan dan kedudukan yang mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan senilai Rp 5,9 triliun tersebut.
