Amberigis itu termasuk fixative, yang dapat mengikat essential oil (minyak2
etheris, pafum) sehingga penguapan parfum dihambat, yang menyebabkan
pafum tidak
cepat habis menguap, jadi tahan lama.
http://www.eastman.com/FAQs/Pages/FAQs.aspx?qnId=58
https://en.wikipedia.org/wiki/Ambergris

2017-11-16 1:12 GMT+01:00 'Karma, I Nengah [PT. BI-POS]'
[email protected] [GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> Apa kasiat muntahan ikan paus?
>
>
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Wednesday, November 15, 2017 7:04 PM
> *To:* Yahoo! Inc. <[email protected]>; Jaringan
> Kerja Indonesia <[email protected]>; Gelora 45 <
> [email protected]>; Sastra Pembebasan <sastra-pembebasan@
> yahoogroups.com>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; Yahoo!
> Inc. <[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD <
> [email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Fw: [GELORA45] Muntahan Ikan Paus Ditawar Rp3,
> 3 M, Sukadi: Saya Tidak Bisa Tidur [1 Attachment]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
>
> *Dari:* ajeg [email protected] [GELORA45] <[email protected]>
>
> *Kepada:* [email protected] <[email protected]>
>
> *Terkirim:* Rabu, 15 November 2017 10.43.33 GMT+1
>
> *Judul:* [GELORA45] Muntahan Ikan Paus Ditawar Rp3,3 M, Sukadi: Saya
> Tidak Bisa Tidur [1 Attachment]
>
>
>
>
>
> Ambergris, Muntahan Paus: Begini Cara Mengenalinya
> <https://tekno.tempo.co/read/1033573/ambergris-muntahan-paus-begini-cara-mengenalinya>
>
>
>
> Ambergris, Muntahan Paus: Begini Cara M...
>
>
>
>
>
> -
>
>
>
> Rabu, 15 November 2017, 08:43:00 WIB
>
>
>
> *Muntahan Ikan Paus Ditawar Rp3,3 M, Sukadi: Saya Tidak Bisa Tidur*
>
>
>
>  [image: Inline image]
>
>
>
> *RMOL*. Muntahan ikan paus dihargai hingga miliaran rupiah membuat
> Sukadi, pemilik ratusan kilogram muntahan ikan paus, mengaku tidak bisa
> tidur nyenyak. Bahkan informasi tersebut sudah menyebar ke luar Bengkulu
> hingga ke luar negeri.
>
> Maklum jika nelayan warga Desa Pasar Lama, Kecamatan Kaur Selatan,
> Kabupaten Kaur, Bengkulu, jadi susah tidur nyenyak. Pasalnya, muntahan ikan
> paus itu ditemukan terapung di laut sekitar Pulau Enggano, Bengkulu Utara,
> 2 November lalu, harganya cukup mahal.
>
> Sampai 9 November, muntahan paus seberat 150 kg telah ada yang menawarnya
> Rp 3,3 miliar atau per kilonya Rp 22 juta. Sukadi cerita, sudah banyak
> calon yang menginginkan muntahan ikan paus tersebut. Ada yang siap bayar
> setelah barang dikirim. Bahkan Sukadi mengaku membatalkan penjualan karena
> pembeli hanya mampu bayar setengah harga dari yang dijanjikan.
>
> Hingga kini muntahan ikan paus kelas tiga yang dimiliki Sukadi masih
> tersimpan di rumahnya. Kini hampir setiap menit ponselnya bordering,
> dihubungi orang yang menawarkan jasa membantu menjual hingga yang mau
> membeli.
>
> “Yang nawar Rp 22 juta per kilo awalnya sudah siap saya kirim, namun
> uangnya kurang jadi kita batalkan. Saya mau ada uang, barang angkut sesuai
> timbangan. Saya tidak bisa tidur, karena banyak yang datang dan menelpon
> mau muntahan ikan paus ini,” cerita Sukadi yang mengaku tidak ingin
> terburu-buru menjual muntahan ikan paus tersebut sebagaimana diberitakan
> JPNN, Rabu (15/11).
>
> Sukadi mengatakan sudah beberapa kali dihubungi calon pembeli dari
> Jakarta, yang selanjutnya akan dijual lagi ke Swiss dan Prancis. Dia akan
> segera membawa sampel muntahan ikan paus tersebut ke Jakarta untuk dites.
>
> “Lihat saja nanti, kalau cocok harganya ya dilepas. Kalau belum cocok kita
> simpan saja. Karena saya yakin makin lama, muntahan ikan paus ini akan
> semakin mahal,” tukas Sukadi yang siap memberi fee pada siapa saja yang
> berhasil mengantarkannya ke pembeli serius.*[rik]*
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke