Sangat menyesatkan sekali membandingkan pemasangan potret Xi jinping dengan
potret Mao. Rakyat memasang potret Mao tanpa paksaan, apalagi duit. Sama sekali
tidak ada soal paksaan dan money politik, atau ancaman pada jaman Mao. Sungguh
memuakkan melihat Xi jinping pergi ke desa-desa, bagaikan "juru selamat"....
Dia mau meniru Mao.....Rakyat tidak goblok!! Proses penyadaran berjalan
terus...walaupun tidak diberitakan oleh mainstream media. Jelas mainstream
media membungkam berita yang tidak menguntungkan rezim remo-kapitalis
Xijinping. Dan aktivis tidak bisa bekerja dengan terang-terangan dan terbuka...
BAHAYA BESAR!!! Penjara dan hukuman akan segera menjerat mereka kalau ketahuan
dan ditangkap!!!
On Sunday, November 19, 2017 7:03 AM, "[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
Menurut Liu, banyak orang yang melakukannya secara terpaksa. "Mereka semua
memiliki kepercayaan mereka dan, tentu saja, mereka tidak ingin menurunkannya.
Tapi tidak ada jalan keluarnya. Jika mereka tidak setuju untuk melakukannya,
mereka tidak akan diberi dana bantuan kemiskinan," katanya.
...Di bawah kepemimpinan Xi, partai komunis telah memperketat cengkeramannya
terhadap kebebasan beragama di seluruh negeri, mulai dari menghapus salib di
gereja-gereja Kristen di Tiongkok timur hingga menekan praktik-praktik Islam di
daerah Uygur di Xinjiang atas nama memerangi terorisme dan separatisme.
...
Ribuan Orang Umat Kristiani di Tiongkok Diminta Ganti Foto Yesus
Rabu, 15 November 2017 23:00
BBC.COM/XINHUAXi Jinping.
TRIBUNJAMBI.COM, BEIJING - Ribuan umat Kristiani di sebuah desa miskin yang
terletak di tenggara Tiongkok telah menukarkan foto Yesus di tempat mereka
dengan potret Presiden Xi Jinping.Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari
program bantuan kemiskinan pemerintah daerah yang berusaha untuk "mengubah
orang-orang percaya kepada agama menjadi orang-orang percaya kepada
partai".Berlokasi di pinggir Poyang, danau terbesar Tiongkok, Desa Yugan yang
terletak di provinsi Jiangxi dikenal sebagai desa miskin yang dihuni oleh
komunitas Kristiani. Data pemerintah daerah setempat menunjukkan, lebih dari
11% dari populasi penduduknya yang mencapai 1 juta orang, berada di bawah garis
kemiskinan. Sedangkan hampir 10% dari populasinya adalah beragama Kristiani.
Namun, saat pemerintah daerah melipatgandakan upayanya untuk mengurangi
kemiskinan, banyak warga yang diberitahu untuk menurunkan gambar Yesus, salib
dan bait Injil yang berbentuk hiasan di rumah mereka. Sebagai gantinya, mereka
harus menggantung potret Xi- sebuah praktik yang mengingatkan kembali ke era
pengkultusan seseorang di Tiongkok yakni Mao Zedong. Dulu, potret Mao Zedong
kerap ditemukan pada hampir seluruh rumah warga Tiongkok.
Di bawah kepemimpinan Xi, Partai Komunis menargetkan kemiskinan akan hilang
pada 2020 dan menjadi prioritas utama pemerintah. Kampanye tersebut tidak hanya
penting bagi warisan politik pemimpin paling kuat di negara ini sejak Mao,
namun juga berfungsi untuk mengonsolidasikan kontrol partai atas akar rumput
masyarakat, yang meskipun sebagian besar dari mereka telah diabaikan selama
beberapa dekade.Di Yugan, partai ateis yang resmi berlomba-lomba untuk
mempengaruhi umat Kristiani, yang telah menyebar dengan cepat di desa-desa
miskin dan kota-kota makmur sejak akhir Revolusi Kebudayaan lebih dari 40 tahun
yang lalu. Diprediksi, umat Kristen di Tiongkok sekarang melampaui anggota
partai ateis yang berjumlah 90 juta orang.Sebuah akun media sosial lokal
melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa di kota Huangjinbu, Yugan, sejumlah
kader partai komunis telah mengunjungi keluarga miskin Kristen untuk
mempromosikan kebijakan bantuan kemiskinan partai dan membantu mereka
memecahkan masalah material mereka."Pejabat tersebut berhasil melelehkan es
yang keras di dalam hati mereka dan mengubahnya dari percaya pada agama untuk
percaya pada partai tersebut," demikian kata laporan itu seperti yang dikutip
dari South China Morning Post.Akibatnya, lebih dari 600 penduduk desa "secara
sukarela" menyingkirkan teks-teks agama dan lukisan yang mereka miliki di rumah
mereka, dan menggantinya dengan 453 potret Xi Jinping.Berita dari akun media
tersebut tersebut tiba-tiba menghilang pada Senin sore, namun kampanye tersebut
dikonfirmasi oleh penduduk desa dan pejabat lokal yang dihubungi oleh South
China Morning Post.Qi Yan, Ketua Kongres Huangjinbu dan orang yang bertanggung
jawab atas upaya pengentasan kemiskinan di kota tersebut, mengatakan bahwa
kampanye itu telah berjalan di seluruh wilayah tersebut sejak Maret.Dia juga
mengatakan, program ini akan fokus pada pengajaran keluarga Kristen mengenai
seberapa besar bantuan yang diberikan partai dalam membantu memberantas
kemiskinan dan seberapa besar perhatian yang ditunjukkan Xi untuk kesejahteraan
mereka."Banyak rumah tangga miskin terjerumus ke dalam kemiskinan karena sakit
di keluarga. Beberapa orang terpaksa mempercayai Yesus untuk menyembuhkan
penyakit mereka. Tapi kami mencoba mengatakan kepada mereka bahwa sakit adalah
hal yang fisik dan bahwa orang-orang yang benar-benar dapat membantu mereka
adalah Partai Komunis dan Sekretaris Jenderal Xi," urai Qi.Qi menguraikan,
Huangjinbu adalah rumah bagi sekitar 5.000 sampai 6.000 keluarga Kristen, atau
sekitar sepertiga dari jumlah total populasi di sana."Banyak orang pedesaan
tidak tahu apa-apa. Mereka pikir Tuhan adalah penyelamat mereka ... Setelah
pekerjaan kader kami, mereka akan menyadari kesalahan dan pemikiran mereka:
kita seharusnya tidak lagi bergantung pada Yesus, tapi pada partai yang
memberikan bantuan," kata Qi.Dia mengatakan, pemerintah setempat telah
mendistribusikan lebih dari 1.000 potret Xi, dan semuanya telah digantung di
rumah penduduk.Seorang penduduk perkampungan lain di Yugan, yang bermarga Liu,
mengatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir banyak penduduk desa telah
diberitahu untuk memindahkan artefak religius dari rumah mereka."Beberapa
keluarga memasang cakram Injil di pintu depan mereka selama Tahun Baru Imlek,
beberapa juga menggantung lukisan salib. Tapi itu semua telah dipindahkan,"
katanya.Menurut Liu, banyak orang yang melakukannya secara terpaksa. "Mereka
semua memiliki kepercayaan mereka dan, tentu saja, mereka tidak ingin
menurunkannya. Tapi tidak ada jalan keluarnya. Jika mereka tidak setuju untuk
melakukannya, mereka tidak akan diberi dana bantuan kemiskinan," katanya.Tapi
Qi membantah klaim bahwa dana bantuan tersebut disalurkan berdasarkan pada
poster agama yang diturunkan."Kami hanya meminta mereka untuk menurunkan poster
[agama] di pusat rumah. Mereka masih bisa menggantungnya di ruangan lain, kita
tidak akan ikut campur. Yang kami butuhkan adalah agar mereka tidak melupakan
kebaikan partai di pusat ruang keluarga mereka," jelas Qi.Qi juga menambahkan,
"Mereka masih memiliki kebebasan untuk percaya pada agama, namun dalam pikiran
mereka mereka harus [juga] mempercayai partai kita."Di bawah kepemimpinan Xi,
partai komunis telah memperketat cengkeramannya terhadap kebebasan beragama di
seluruh negeri, mulai dari menghapus salib di gereja-gereja Kristen di Tiongkok
timur hingga menekan praktik-praktik Islam di daerah Uygur di Xinjiang atas
nama memerangi terorisme dan separatisme. (Barratut Taqiyyah Rafie)
#yiv8021225393 #yiv8021225393 -- #yiv8021225393ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-mkp #yiv8021225393hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mkp #yiv8021225393ads
{margin-bottom:10px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mkp .yiv8021225393ad
{padding:0 0;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mkp .yiv8021225393ad p
{margin:0;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mkp .yiv8021225393ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-sponsor
#yiv8021225393ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-sponsor #yiv8021225393ygrp-lc #yiv8021225393hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-sponsor #yiv8021225393ygrp-lc .yiv8021225393ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8021225393 #yiv8021225393actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8021225393
#yiv8021225393activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8021225393
#yiv8021225393activity span {font-weight:700;}#yiv8021225393
#yiv8021225393activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv8021225393 #yiv8021225393activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8021225393 #yiv8021225393activity span
span {color:#ff7900;}#yiv8021225393 #yiv8021225393activity span
.yiv8021225393underline {text-decoration:underline;}#yiv8021225393
.yiv8021225393attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv8021225393 .yiv8021225393attach div a
{text-decoration:none;}#yiv8021225393 .yiv8021225393attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8021225393 .yiv8021225393attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8021225393 .yiv8021225393attach label a
{text-decoration:none;}#yiv8021225393 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv8021225393 .yiv8021225393bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8021225393
.yiv8021225393bold a {text-decoration:none;}#yiv8021225393 dd.yiv8021225393last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8021225393 dd.yiv8021225393last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8021225393
dd.yiv8021225393last p span.yiv8021225393yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv8021225393 div.yiv8021225393attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv8021225393 div.yiv8021225393attach-table
{width:400px;}#yiv8021225393 div.yiv8021225393file-title a, #yiv8021225393
div.yiv8021225393file-title a:active, #yiv8021225393
div.yiv8021225393file-title a:hover, #yiv8021225393 div.yiv8021225393file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8021225393 div.yiv8021225393photo-title a,
#yiv8021225393 div.yiv8021225393photo-title a:active, #yiv8021225393
div.yiv8021225393photo-title a:hover, #yiv8021225393
div.yiv8021225393photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8021225393
div#yiv8021225393ygrp-mlmsg #yiv8021225393ygrp-msg p a
span.yiv8021225393yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8021225393
.yiv8021225393green {color:#628c2a;}#yiv8021225393 .yiv8021225393MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv8021225393 o {font-size:0;}#yiv8021225393
#yiv8021225393photos div {float:left;width:72px;}#yiv8021225393
#yiv8021225393photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8021225393
#yiv8021225393photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8021225393
#yiv8021225393reco-category {font-size:77%;}#yiv8021225393
#yiv8021225393reco-desc {font-size:77%;}#yiv8021225393 .yiv8021225393replbq
{margin:4px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-mlmsg select, #yiv8021225393 input, #yiv8021225393 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-mlmsg pre, #yiv8021225393 code {font:115%
monospace;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-mlmsg #yiv8021225393logo
{padding-bottom:10px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-msg
p#yiv8021225393attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-reco #yiv8021225393reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-sponsor
#yiv8021225393ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-sponsor #yiv8021225393ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-sponsor #yiv8021225393ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv8021225393 #yiv8021225393ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8021225393
#yiv8021225393ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv8021225393