https://nasional.tempo.co/read/1035144/warga-pendatang-desa-kimbely-banti-papua-kembali-ke-daerah-asal


Warga Pendatang Desa Kimbely-Banti, Papua, Kembali ke Daerah Asal

Reporter:
Andita Rahma

Editor:
Endri Kurniawati

Minggu, 19 November 2017 15:27 WIB


   
<https://nasional.tempo.co/read/1035144/warga-pendatang-desa-kimbely-banti-papua-kembali-ke-daerah-asal>

Orang-orang yang dievakuasi setelah operasi keamanan terhadap separatis di
desa mereka beristirahat di tempat penampungan sementara saat tiba di
Timika, Papua, 17 November 2017. Personel keamanan gabungan TNI dan Polri
berhasil mengevakuasi warga yang diisolasi oleh kelompok kriminal
bersenjata di Kampung Kimberly. AP

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Polisi akan mengembalikan
penduduk pendatang Desa Kimbely dan Banti, Mimika, Papua
<https://www.tempo.co/tag/papua>, yang dievakuasi dari desa itu ke daerah
asal masing-masing. "Kami bekerjasama dengan Kementerian Sosial," kata
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir
Jenderal Rikwanto di Pondok Labu, Jakarta Selatan pada Ahad, 19 November
2017.

Sedangkan warga asli Papua tetap tinggal di kampungnya. "Tetap di sana,
kami tempatkan TNI-Polri untuk penjagaan.”

Baca: Kementerian Sosial Berikan Pendampingan Korban Penyanderaan ...
<https://nasional.tempo.co/read/1035026/kementerian-sosial-berikan-pendampingan-korban-penyanderaan-papua>

Namun, ujar Rikwanto, mereka meminta perlindungan jika kelompok kriminal
bersenjata (KKB) datang kembali. Sejauh ini, kata dia, semuanya selamat,
aman, dan tidak ada yang terluka.

Pasukan gabungan Kepolisian dan TNI sudah dua hari menggelar operasi
pembebasan warga Desa Kimbely dan Banti, Mimika, Papua
<https://www.tempo.co/tag/papua>. Dari 1.300 orang yang disandera, baru
sekitar 300-an orang yang dievakuasi dari wilayah itu. Sebagian besar yang
dievakuasi adalah pendatang.

Baca juga: Polisi Dinilai Manipulasi Kabar Penyanderaan ...
<https://nasional.tempo.co/read/1033025/polisi-dinilai-manipulasi-kabar-penyanderaan-warga-papua>

Proses evakuasi warga dimulai pada 17 November 2017. "Komandan satuan
Brimob Papua <https://www.tempo.co/tag/papua> memimpin satuan petugas,"
ujarnya saat dihubungi pada Jumat, 17 November 2017. Evakuasi pertama
dilakukan pukul 11.00 sampai 12.00 WIT.

Mereka yang dievakuasi dari dua kampung itu terdiri dari 104 laki-laki, 32
perempuan, dan 14 anak-anak. Total ada 344 orang yang berasal dari Desa
Kimbely. Kemudian menyusul 153 laki-laki, 31 perempuan, dan 10 anak-anak
yang berada di wilayah longsoran.

Pengacara Hak Asasi Manusia Veronica Koman membantah berita penyanderaan
<https://www.tempo.co/tag/penyanderaan> terhadap 1300 warga di Desa
Kimberli dan Banti. Kepolisian dinilai memanipulasi fakta mengenai situasi
yang sebenarnya di wilayah itu. “Tidak benar itu (penyanderaan),” kata
Veronica saat dihubungi Tempo di Jakarta, Ahad, 12 November 2017

Kirim email ke