----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 21 November 2017 04.11.13
GMT+1Judul: [nasional-list] Garuda Indonesia Berikan Sanksi untuk Pilot Rasis
Garuda Indonesia Berikan Sanksi untuk Pilot Rasis
Reporter:
M Rosseno Aji
Editor:
Dewi Rina Cahyani
Senin, 20 November 2017 19:08 WIB
Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan telah memberi
sanksi kepada pilotnya yang berkata rasis dalam penerbangan GA8510 SIN-DTB.
Garuda menyatakan sanksi diberikan tak lama setelah insiden tersebut terjadi.
“Pelaku sudah kami beri sanksi administratif. Tapi kami tidak bisa menyebutkan
lebih detail mengenai sanksi tersebut,” kata Senior Manager Public Relations
Garuda Indonesia Ikhsan Rosan saat dihubungi, Senin, 20 November 2017.
Ikhsan menyebutkan sanksi tersebut sudah diberikan jauh-jauh hari sebelum video
yang merekam insiden itu menjadi viral. Begitu mendapat kabar mengenai insiden
tersebut, kata Ikhsan, pihaknya segera melakukan investigasi internal.
“Investigasi dan pemberian sanksi sudah kami lakukan sebelum video tersebut
viral di media sosial,” kata dia.
Ikhsan mengatakan Garuda Indonesia juga telah berkoordinasi dengan Bea dan
Cukai serta sudah menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi. Garuda Indonesia,
kata dia, juga sudah meminta maaf secara langsung kepada maskapai yang disebut
dan masalah sudah selesai.
“Kami menyesalkan sikap dan pernyataan pilot tersebut yang bertentangan dengan
nilai perusahaan. Garuda Indonesia sangat menghargai kerja sama antara pemegang
kebijakan dan institusi yang di bandara untuk meningkatkan kenyamanan bagi
penumpang,” kata Ikhsan.
Sebelumnya, sempat viral sebuah video yang merekam percakapan seorang pilot
yang kemudian diketahui sebagai pilot maskapai Garuda berkata rasis dan
menghina maskapai lain saat merasa keberatan pesawatnya diperiksa oleh petugas
Bea dan Cukai.
Video berdurasi 2 menit 18 detik itu diunggah oleh akun Twitter @sugi_0706 pada
Ahad dinihari, 19 November 2017, berjudul: "how about this @IndonesiaGaruda
racism on your airplane? I belive this is one of your Pilot!" Dalam video
tersebut tampak pilot sedang beradu argumen dengan petugas Bea dan Cukai.
“Saya kasih tau Anda saja kalau Anda ke sini malah nambah pekerjaan kalian dan
nambahinpekerjaan kita di sini. Ini pesawat kecil,” kata pilot tersebut kepada
petugas Bea dan Cukai.
Pilot itu tampak keberatan dengan pemeriksaan yang dilakukan petugas Bea dan
Cukai di dalam kabin pesawatnya. Dia juga mengatakan tidak pernah diperiksa
seperti ini sebelumnya. “Bukan kalian enggak boleh ke pesawat. Boleh, tapi ini
pesawat negara, kalau kau mau kerjain itu tuh C***-C*** itu tuh, Sr*******,”
kata dia.
Menimpali perkataan pilot Garuda Indonesia tersebut, petugas Bea dan Cukai
mengatakan dia hanya menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional
prosedur. Tak terima dengan alasan petugas, pilot kembali mengatakan: “30 tahun
sudah saya terbangkan pesawat, enggak pernah dilakukan hal-hal seperti ini,”
katanya.