http://mediaindonesia.com/news/read/133702/ribuan-pemuda-dki-jakarta-antusias-ikuti-gpmks/2017-11-24
Ribuan Pemuda DKI Jakarta Antusias Ikuti GPMKS Jum'at, 24 November 2017 16:36 WIB Penulis: *Ghani Nurcahyadi * <http://mediaindonesia.com/files/news/2017/11/pora.jpg> Ist KEGIATAN Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) sebagai rangkaian Kirab Pemuda 2017, disambut antusias oleh kawula muda Ibu Kota Jakarta. Hampir 3.000 pemuda mulai dari pelajar hingga perwakilan organisasi pemuda se-DKI, mengikuti kegiatan yang digelar di GOR Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (24/11). "Kegiatan GPMKS ini diikuti oleh enam agama dan pesertanya hampir 3.000 pelajar. Dari beberapa titik yang dilaksanakan GPMKS, baru kali ini pesertanya yang sangat banyak," kata Asisten Deputi Kepemudaan Bidang Iptek dan Imtaq Kementerian Pemuda dan Olahraga, Esa Sukmawijaya, usai mengikuti kegiatan. Esa menjelaskan, membaca kitab suci hanya salah satu contoh kegiatan bagaimana pemuda mencintai agama. Kegiatan keagamaan lain, sambungnya, bisa diwujudkan dalam bentuk pengajian, dialog, peringatan hari besar agama, kunjungan ke rumah ibadah. "Dengan adanya acara yang di Jakarta ini, kita berharap pemuda itu aktif mengadakan kegiatan keagamaan, karena membaca kitab suci hanya salah satu contoh kegiatan agar para pelajar cinta akan agama masing-masing," jelasnya. Menurut dia, gerakan membaca kitab sangat besar pengaruhnya terhadap toleransi beragama dalam kehidupan pemuda dan masyarakat. Dalam agenda itu, lanjut dia, para pemuda diajak duduk bersama, melihat, dan mendengar kitab suci masing-masing agama. "Mungkin seumur hidup baru sekarang mereka mendengarkan, melihat, bagaimana kitab suci itu disampaikan secara baik dan benar, dan setidak-tidaknya akan menumbuhkan rasa toleransi antarpara pemuda yang berbeda agama," tutupnya. Data statistik menunjukkan pada 2009, kegiatan keagamaan pemuda secara nasional angkanya mencapai 67%, pada 2012 turun menjadi 55%, sedangkan pada 2015 turun lagi menjadi 51%. Jadi enam tahun terakhir ini mengalami penurunan. Oleh karena itu, hal ini patut menjadi perhatian bersama antara pemerintah pusat dan daerah, swasta dan masyarakat, terutama kaum muda agar lebih giat melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, baik itu secara pribadi maupun sosial. GPMKS menjadi kegiatan penting yang diikuti peserta Kirab Pemuda 2017 Zona 1 di hari terakhir berada di Ibu Kota, titik ke-17 yang sudah mereka lewati sejak di lepas dari Miangas, Sulawesi Utara. Dua hari sebelumnya di Jakarta, rombongan pemuda dari 34 provinsi ini telah melakukan berbagai kegiatan. Di antaranya bakti sosial, pameran kreativitas pemuda, festival band indie, dan sebagainya. Selanjutnya mereka akan bergeser ke Jawa Barat. Kirab Pemuda 2017 yang mengusung tema Berani Bersatu, dimulai sejak 26 September, diikuti 72 pemuda <https://maps.google.com/?q=72+pemuda&entry=gmail&source=g> yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terbagi dalam dua zona. Zona 1 bergerak dari Miangas menuju Sabang, sedangkan Zona 2 dari Rote, NTT, menuju Merauke, Papua, dengan menyisir semua provinsi, sebelum kemudian kedua rombongan akan bertemu di Blitar, Jawa Timur, yang menjadi tempat puncak perhelatan Kirab Pemuda 2017, pada 5-8 Desember mendatang. (OL-2)
