BERTANYA, #Apa betul kenaikan gaji Gub DKI Jkt 14 kali lebih banyak dari Ahok kah Gub DKI Jkt yang lalu? Kalau betul itu hitungannya darimanakah?
#Apa betul jumlah semakin banyak staf Gub DKI Jkt itu menjadi 73 orang disebut Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) TANPA DETAIL TUGAS KERJA DAN SASARAN Tujuan yang akan dicapai..? #Atau SEMISAL dimanakah BUDGETING MENGATASI PROBLEMATIS DKI JAKARTA "detail" planologi "serius" Project Fasilitas dan Pelayanan Kesejahteraan Warga dan Keadilan SOSIAL Masyarakat KHUSUSNYA Warga DKI Jkt dalam hal pemerataan Pendidikan Gratis Sekolah Dasar hingga Universitas - Ketrampilan Khusus dan dilengkapi buku, Seragam Sekolah dst,..? #semisalnya peruntukan "Perumahan" Warga Miskin terutama dari Rumah Kumuh Bantaran Sungai dan fasilitasnya, pada siapa sasarannyakah, #semisalnya Prioritas "Perawatan" Tingginya dan Kebersihan Jalur-jalur Sungai di DKI Jkt dan Penanggulangan BANJIR AIR SUNGAI sekitar PENDUDUK DKI JKT kapan selesai capaiannyakah? #dan semisal Layanan fasilitas LALULINTAS JALAN PUBLIK DKI JKT DST DST DST..target pencapaiannya detail data terukur.. .? #semisalnya Wajarkah "WARGA" tidak mengetahui "detail dan transparansi" pekerjaan dari anggaran yang "dianggaarkan" untuk Target Pencapaian memenuhi kepentingan pelayanan fasilitas warga DKI Jakarta yang akan DICAPAI setiap tahun kedepannya sesuai DARI DATA perencanaan SERIUS KAPASITAS HITUNGAN PERKEMBANGANNYA...? #Bilakah SECARA terbuka MENERIMA "kritikan membangun" tanpa "didasari" oleh pemikiran diri ALASAN "kecurigaan" terhadap KEPENTINGAN WARGA SESUAI VISI MISI PANCASILA Bhineka Tunggal Ika...!!!? /////////////// "Ketua Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Santoso, menilai jumlah anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang disusun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu banyak. Dia menyarankan anggota TGUPP di tingkat pemerintah kota yang berjumlah 30 orang dihapus. “Tidak perlu lagi ada tim gubernur di tingkat kota,” kata Santoso, kemarin. Di tingkat pemerintah kota, Tim Gubernur dibantu enam orang. Dalam Peraturan Gubernur Nomor 410 Tahun 2016, tim itu disebut Tim Wali Kota untuk Percepatan Pembangunan (TWUPP). Menurut Santoso, TWUPP perlu dihapus lantaran mereka tak berurusan langsung dengan gubernur. Di luar tim “percepatan pembangunan”, setiap wali kota sudah dibantu seorang wakil, sekretaris, dan setidaknya empat asisten. Komisi Keuangan DPRD belum menyetujui usul penambahan anggaran TGUPP. Komisi masih menunggu kajian teknis dari Biro Administrasi Sekretariat Daerah DKI Jakarta atas beban kerja dan kompetensi anggota TGUPP. Kajian itu, kata Santoso, harus dilengkapi standar penilaian kinerja TGUPP. Koordinator Divisi Riset Indonesia Corruption Watch, Firdaus Ilyas, juga menilai jumlah anggota baru TGUPP terlalu banyak. Firdaus mempertanyakan dasar penghitungan tunjangan tim itu. Dalam Rencana Kerja Anggaran 2018, tertulis tunjangan untuk 14 ketua TGUPP selama 13 bulan adalah Rp 5,077 miliar. Padahal, Peraturan Gubernur Nomor 411 menyatakan ketua TGUPP hanya satu orang. “Ini dasarnya apa? Pergubnya kan belum berubah?” kata Firdaus. Tunjangan anggota TGUPP mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 409 Tahun 2016 tentang Tunjangan Kinerja Daerah. Berdasarkan poin yang dicapai, tunjangan maksimal untuk ketua adalah Rp 27,9 juta, wakil ketua Rp 26,55 juta, dan anggota Rp 24,93 juta" ///////////////// Anggaran Besar Tim Gemuk Gubernur Anies | | | | | | | | | | | Anggaran Besar Tim Gemuk Gubernur Anies Anies Baswedan mempekerjakan 73 orang dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan. | | | | Verzonden via Yahoo Mail op Android Op zo, nov. 26, 2017 om 0:31 schreef Awind [email protected] [temu_eropa]<[email protected]>: https://www.merdeka.com/jakarta/rapbd-dki-2018-tuai-banyak-kritik-sandiaga-lempar-bola-panas-ke-ahok.html RAPBD DKI 2018 tuai banyak kritik, Sandiaga lempar 'bola panas' ke Ahok Sabtu, 25 November 2017 07:46 Reporter : Fikri Faqih - - - - - 3.1k - SHARES ahok-Sandiaga Uno. ©2016 Merdeka.com Merdeka.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan- Sandiaga Uno kembali menjadi perhatian khusus warga Jakarta. Hal ini diakibatkan anggaran Rancangan APBD 2018 yang membengkak mencapai Rp 77,11 miliar. Di tahun 2017, APBD Perubahan disepakati pada angka Rp 70,19 triliun. Masih dalam proses pembahasan, RAPBD DKI 2018 tersebut mendapatkan banyak kritikan. Pasalnya beberapa anggaran mengalami kenaikan cukup signifikan, seperti anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Percepatan Pembangunan (TGUPP). Jika sebelumnya hanya Rp 2,35 miliar kini meroket jadi Rp 28 miliar dalam RAPBD 2018. Kemudian Anies-Sandi juga memasukkan anggaran Pengendalian Hama Terpadu Gedung Komplek Balai Kota dan Rumah Dinas Pimpinan Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 280.373.702 dari yang sebelumnya sebesar Rp 266 juta. Dan DPRD juga mendapat anggaran untuk perbaikan kolam air mancur yang nilainya cukup signifikan yakni sebesar Rp 620.715.162. Jika sebelumnya saat Sumarsono menjadi PLT Gubernur anggaran yang senilai Rp 500 juta di tolak. Ramai menjadi pemberitaan, Sandiaga lepas tangan dan melempar bola panas tersebut pada Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). Alasannya, Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang merancang dan mengusulkan adalah pada masa pemerintahan sebelum dirinya. Politisi Gerindra ini tidak mau disalahkan akibat bengkaknya anggaran RAPBD 2018 yang mencapai Rp 77,11 triliun. Berulang kali, dia menegaskan, banyaknya anggaran dibuat pada saat kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Untuk itu dia mempersilakan bagi Kementerian Dalam Negeri untuk mengevaluasi kiranya anggaran untuk beberapa program yang dikurangi. "Silakan, silakan, (evaluasi) bagus banget. Enggak ada masalah. Kan sebagian juga dari zamannya Pak Ahok dan Pak Djarot yang dimasukan. Jadi kita enggak mau memecah belah, pokoknya intinya kita fokus untuk warga yang marjinal, warga yang selama ini belum tersentuh," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/11). Salah satu anggaran yang melonjak yakni untuk Kunjungan Kerja DPRD yang sudah masuk di pemerintah sebelumnya. Dia mengatakan anggaran mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD. "Jadi kita cuma mengikuti aja. Enggak Anies Sandi nambahin gitu, emang gila aja kita nambahin (anggaran), orang saya orangnya hemat banget," jelasnya. Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan, usulan Anies-Sandi tersebut masih dapat berubah. Karena sampai saat ini anggaran tersebut masih dibahas di Badan Anggaran (Banggar) dan nantinya akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri. "Masih terbuka, walaupun Banggar, katakan Banggar sudah mengoreksi, mungkin akan ada koreksi lagi dari Kementerian Dalam Negeri. Jadi koreksinya tidak hanya di Badan Anggaran atau DPRD, tetapi juga ada koreksi dari Kementerian Dalam negeri selaku pembina," katanya saat di hubungi merdeka.com. Dia mengungkapkan, akan melakukan penyisiran terhadap anggaran yang diajukan. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah anggaran untuk pembasmi hama di rumah dinas dan gedung Balai Kota DKI Jakarta. Rencananya, Bestari akan menanyakan secara detail urgensinya anggaran tersebut sampai harus dinaikan. "Kita cek lagi apa iya perlunya segitu, kenapa? Kan ini belum dibahas di Banggar besar tentu seperti saya sampaikan kepada teman-teman juga saya juga selaku anggota Banggar akan mendetailkan nanti, pada saat pembahasan itu," ujarnya. [fik] RAPBD DKI 2018 capai Rp 77,11 triliun, Sandiaga salahkan Ahok dan Djarot Sisir anggaran, NasDem sebut rancangan APBD DKI 2018 bisa berubah Sandiaga berterimakasih jumlah fantastis RAPBD 2018 terus diberitakan Sumarsono sebut jika Anies tak benar bekerja ada Kemendagri yang akan evaluasi #yiv8531445922 #yiv8531445922 -- #yiv8531445922ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp #yiv8531445922hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp #yiv8531445922ads {margin-bottom:10px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp .yiv8531445922ad {padding:0 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp .yiv8531445922ad p {margin:0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mkp .yiv8531445922ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ygrp-lc #yiv8531445922hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ygrp-lc .yiv8531445922ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity span {font-weight:700;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity span span {color:#ff7900;}#yiv8531445922 #yiv8531445922activity span .yiv8531445922underline {text-decoration:underline;}#yiv8531445922 .yiv8531445922attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv8531445922 .yiv8531445922attach div a {text-decoration:none;}#yiv8531445922 .yiv8531445922attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv8531445922 .yiv8531445922attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8531445922 .yiv8531445922attach label a {text-decoration:none;}#yiv8531445922 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv8531445922 .yiv8531445922bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8531445922 .yiv8531445922bold a {text-decoration:none;}#yiv8531445922 dd.yiv8531445922last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8531445922 dd.yiv8531445922last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8531445922 dd.yiv8531445922last p span.yiv8531445922yshortcuts {margin-right:0;}#yiv8531445922 div.yiv8531445922attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv8531445922 div.yiv8531445922attach-table {width:400px;}#yiv8531445922 div.yiv8531445922file-title a, #yiv8531445922 div.yiv8531445922file-title a:active, #yiv8531445922 div.yiv8531445922file-title a:hover, #yiv8531445922 div.yiv8531445922file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8531445922 div.yiv8531445922photo-title a, #yiv8531445922 div.yiv8531445922photo-title a:active, #yiv8531445922 div.yiv8531445922photo-title a:hover, #yiv8531445922 div.yiv8531445922photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8531445922 div#yiv8531445922ygrp-mlmsg #yiv8531445922ygrp-msg p a span.yiv8531445922yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8531445922 .yiv8531445922green {color:#628c2a;}#yiv8531445922 .yiv8531445922MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv8531445922 o {font-size:0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922photos div {float:left;width:72px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922reco-category {font-size:77%;}#yiv8531445922 #yiv8531445922reco-desc {font-size:77%;}#yiv8531445922 .yiv8531445922replbq {margin:4px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg select, #yiv8531445922 input, #yiv8531445922 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg pre, #yiv8531445922 code {font:115% monospace;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-mlmsg #yiv8531445922logo {padding-bottom:10px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-msg p#yiv8531445922attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-reco #yiv8531445922reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-sponsor #yiv8531445922ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8531445922 #yiv8531445922ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv8531445922
