Yang ngajak bersatu karena satu agama itu kan untuk dapatkan jabatan di
pemerintahan dari kelompoknya sendiri.

2017-11-29 6:24 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>
> *Kepada:* Yahoogroups <[email protected]>
> *Terkirim:* Selasa, 28 November 2017 22.04.18 GMT+1
> *Judul:* [GELORA45] Indonesia Bersatu Karena Kekuatan Agama
>
>
>
> Apa betul?
> ---
>
> Indonesia Bersatu Karena Kekuatan Agama
> <http://nusantara.rmol.co/read/2017/11/28/316201/Indonesia-Bersatu-Karena-Kekuatan-Agama->Pemuda
> Subang Diharap Jaga Kerukunan
>
> NUSANTARA  SELASA, 28 NOVEMBER 2017 , 11:58:00 WIB | *LAPORAN*: RUSLAN
> TAMBAK
>
>
>
> [image: Indonesia Bersatu Karena Kekuatan Agama]
> <http://rmol.co/images/berita/normal/715030_12073128112017_Indonesia_Bersatu_Karena_Kekuatan_Agama.jpg>
>
> Foto/Net
> *RMOL*. Ratusan pemuda lintas agama mengikuti kegiatan Gerakan Pemuda
> Membaca Kitab Suci (GPMKS) yang dipusatkan di Aula Pemkab Subang, Jawa
> Barat, Senin kemarin (27/11).
>
>
> Dalam kegiatan GPMKS yang menjadi Rangkaian Kirab Pemuda 2017 ini juga
> dilakukan deklarasi damai pemuda antar umat beragama.
>
> Selain dihadiri perwakilan pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga dan
> Pemkab Subang, kegiatan GPMKS juga dihadiri para pemuka agama dari berbagai
> agama.
>
> Dalam kegiatan GPMKS yang mengusung tema 'Untuk Persatuan Indonesia' ini
> para pemuda duduk berdampingan membacakan kitab suci agama masing-masing
> secara bergantian.
>
> Kegiatan ini diharapkan jadi momentum agar para pemuda lintas agama di
> Kabupaten Subang hidup rukun saling berdampingan meskipun berbeda agama.
>
> Kepala Bidang Kreatifitas Kepemudaan Kemenpora, Yudistira mengatakan bahwa
> Indonesia bisa bersatu terutama karena peran tokoh agama. Mereka
> mengesampingkan perbedaan agama, suku dan ras demi persatuan dan
> kemerdekaan.
>
> "Indonesia bersatu karena kekuatan agama. Kita melawan penjajah waktu itu
> dengan kekuatan agama,” ungkapnya.
>
> "Negara mana yang seperti Indonesia, budayanya kaya, bahasanya ribuan,
> punya alam yang indah, masyarakatnya ramah dan disenangi banyak orang,"
> ujar Yudistira menambahkan.
>
> Ditegaskan, kegiatan GPMKS sangat penting untuk membekali para pemuda agar
> bisa hidup berdampingan meskipun berbeda agama. Persatuan Indonesia harus
> dijaga oleh para pemuda sesuai dengan agamanya masing-masing.
>
> Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang,
> Taryana Nataraharja, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemenpora dan
> pihak pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
>
> "Kami mengapresiasi acara ini, atas nama pemerintah Kabupaten Subang, saya
> mengucapkan terimakasih kepada Kemenpora yang menjadikan Subang sebagai
> titik singgah kirab pemuda dengan rangkaian kegiatan yang berjalan dengan
> baik," kata Nataraharja.
>
> Menurutnya, kerukunan antarumat beragama akan mudah diciptakan bila kaum
> pemuda dan pemudi sudah memulainya melalui kegiatan keagamaan. Menurutnya,
> negara Indonesia bisa merdeka karena perjuangan pahlawan dan para tokoh
> agama yang bersatu.
>
> "Dengan kerukunan beragama, negara kita akan tetap jaya. Kalau kerukunan
> antarumat beragama sudah dibangun oleh para pemuda, Insya Allah kedepannya
> tidak ada lagi konflik agama sehingga kondisi bangsa ini nyaman, aman, dan
> tentram," tutupnya.
>
> Subang mejadi titik singgah ke 18 kegiatan Kirab Pemuda 2017 yang dihelat
> Kemenpora. Kirab Pemuda dimulai sejak 26 September, diikuti 72 pemuda yang
> berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terbagi dalam dua zona. Zona 1
> bergerak dari Miangas menuju Sabang, sedangkan zona dua dari Rote, NTT
> menuju Merauke dengan menyisir semua provinsi, sebelum kemudian kedua
> rombongan akan bertemu di Blitar Jawa Timur, yang menjadi tempat puncak
> perhelatan Kirab Pemuda pada 5-8 Desember mendatang. *[rus]*
>
> 
>

Kirim email ke