Sentil Wakil PM Tiongkok, JK: Jangan Biasakan Begitu RABU, 29 NOV 2017 05:52 | EDITOR : IMAM SOLEHUDIN
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dok.Jawapos) Berita Terkait a.. Idrus Marham Temui JK, Mereka Bicarakan Masalah Ini b.. Wapres Jusuf Kalla Sarankan Novanto Taat Hukum dan Tidak Mengada-ada c.. Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-JK karena Infrastruktur di Luar JawaJawaPos.com - Membanjirnya tenaga kerja asing asal Tiongkok rupanya mendapat perhatian serius Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK-sapaannya- tahu bahwa Tiongkok kerap membawa warganya, ketika menggarap proyek-proyek investasi mereka di Indonesia. Menurut JK, belajar dari pengalaman masa lalu, datangnya arus besar pekerja Tiongkok telah merugikan tenaga kerja dalam negeri. "Sekarang kan kalau ada investasi Tiongkok itu, ribuan dia bawa (pekerja). Saya bilang jangan begitu," ujar JK saat menerima Wakil Perdana Menteri (PM) Tiongkok, Liu Yandong, di Istana Wakil Presiden, dilansir RMOl (Jawa Pos Grup), kemarin. Dia menjelaskan, solusi yang dinilai sama-sama menguntungkan adalah penggunaan tenaga kerja Indonesia. Dimana, tenaga kerja domestik pertama-tama diberi kemampuan terlebih dahulu supaya memiliki kompetensi sesuai standar mereka. Pemerintah Tiongkok, kata JK, diharapkan bisa melaksanakannya untuk proyek-proyek investasi mereka selanjutnya. "Harus dilatih dulu. Bisa dilatih di Indonesia, bisa dilatih di China tenaga-tenaga (kerja) kita. Dan dia setuju (wakil PM China) menggunakan tahap-tahap itu," pungkas. (mam/jpg/JPC)
