https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi
Anggota Fraksi Demokrat-PAN Tolak APBD DKI Usulan Anies-Sandi
Reporter:
Larissa Huda
Editor:
Dwi Arjanto
Kamis, 30 November 2017 13:41 WIB
0 komentar
<https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi#comments>
11002
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi#font-decrease>
+
<https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi#font-increase>
#
#
Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
Saya mengerti
<https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi#>
Anggota Fraksi Demokrat-PAN Tolak APBD DKI Usulan Anies-Sandi
<https://metro.tempo.co/read/1038335/anggota-fraksi-demokrat-pan-tolak-apbd-dki-usulan-anies-sandi>
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
usai menyampaikan pidato raperda tentang RAPBD Provinsi DKI Jakarta
Tahun Anggaran 2018 dan menyampaikan visi dan misi masa jabatan
2017-2022 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 15 November 2017. TEMPO/Larissa
*TEMPO.CO*, *Jakarta* -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI
Jakarta fraksi Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) tak menyetujui
rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD DKI
<https://fokus.tempo.co/read/1038231/anies-baswedan-hibahkan-360-m-ke-pgri-pegiat-pendidikan-protes>
Jakarta 2018 yang diusulkan Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya
Sandiaga Uno (Anies-Sandi
<https://metro.tempo.co/read/1037833/pembangunan-kampung-deret-di-tangan-anies-sandi-simpang-siur>).
Dua fraksi tersebut meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk
meninjau kembali rancangan APBD DKI
<https://metro.tempo.co/read/1038171/kisruh-apbd-dki-anies-sandi-kompak-puji-ketua-dprd>
tersebut.
"Khususnya terkait penambahan belanja daerah yang berasal dari
optimalisasi pajak daerah," ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI
Taufiqurrahman dalam keterangan tertulis yang diterima awak media,
Kamis, 30 November 2017.
Baca : Banyak Dikoreksi, Rancangan APBD DKI 2018 Malah Naik Rp 6,5
Miliar
<https://metro.tempo.co/read/1037946/banyak-dikoreksi-rancangan-apbd-dki-2018-malah-naik-rp-65-m>
Menurut Fraksi Demokrat-PAN, proyeksi target penerimaan pajak daerah
yang direncanakan sebesar Rp 38,12 triliun sangat tidak wajar. Pasalnya,
kata Taufiqurrahman, penetapan target penerimaan pajak tidak bisa
diambil begitu saja lantaran ditetapkan dalam kondisi ekonomi yang
sedang lesu.
Selain itu, Taufiqurrahman juga mempersoalkan pengembalian penyertaan
modal daerah yang diterima PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada 2015.
Menurut dia, pengembalian sebesar Rp 650 miliar itu belum memiliki
regulasi agar dapat dilaksanakan. Kemudian, Taufiqurrahman juga menilai
pemerintah tidak mendukung pemutihan tunggakan penghuni rumah susun
sederhana sewa.
"Usulan dari fraksi Demokrat-PAN untuk dilakukannya pemutihan tunggakan
bagi penghuni rusun yang menunggak yang belum diakomodasi dalam RAPBD
2018," ujar Taufiqurrahman.
Simak juga : Dana Hibah DPD Rp 1,5 Miliar Dicoret dari Rancangan APBD
DKI 2018
<https://metro.tempo.co/read/1037880/dana-hibah-dpd-rp-15-miliar-dicoret-dari-rancangan-apbd-dki-2018>
Tak hanya tunggakan rusunawa, fraksi Demokrat-PAN juga menyoroti
pemutihan tunggakan dan denda bagi 528.912 peserta BPJS kategori peserta
bukan penerima upah (PBPU) kelas 1,2,3 dengan total tunggakan Rp 252,4
miliar yang belum terakomodasi di RAPBD 2018.
"Masih terdapat penambahan atau penebalan anggaran pada
kegiatan-kegiatan yang bukan prioritas yang perlu dirasionalisasi," ujar
Taufiqurrahman.
Hari ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta
akan ketok palu soal Rancangan APBD DKI
<https://metro.tempo.co/read/1037869/anies-baswedan-teken-pergub-pertahankan-tim-gemuk-gubernur>
2018. Adapun besaran anggaran yang akan disahkan adalah Rp 77,117
triliun. Angka tersebut naik dari RAPBD 2018 dengan selisih sebesar Rp
6.479.471.200.
------------------------------------------------------------------------