From: Awind [email protected] [GELORA45] 
Sent: Monday, December 4, 2017 4:10 AM

  



https://bisnis.tempo.co/read/1039107/di-depan-pengusaha-ikan-susi-pudjiastuti-singgung-pdip-dan-golkar?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_3


Di Depan Pengusaha Ikan, Susi Pudjiastuti Singgung PDIP dan Golkar 
Reporter: 
Fajar Pebrianto
Editor: 
Martha Warta
Minggu, 3 Desember 2017 17:36 WIB 
 
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) bersama Duta Besar 
Amerika Serikat Joseph R Donovan Jr (kanan), melambaikan tangan saat acara 
Tutup Sasi Komoditas Lobster, di laut Desa Lonthoir, Pulau Banda Besar, 
Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Minggu (22/10). Sasi adalah 
kearifan lokal di Kepulauan Maluku, yaitu berupa larangan untuk mengambil hasil 
sumber daya alam tertentu sebagai upaya menjaga mutu dan populasi sumber daya 
hayati, baik hewani maupun nabati. ANTARA FOTO/Embong Salampessy

TEMPO.CO, Tangerang - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Minggu, 
3 Desember 2017, resmi menutup gelaran pameran ikan hias 2nd Indonesia 
Ornamental Fish and Aquatic Plant Show Nusantara Aquatic (Nusatic) ke-2 tahun 
2017. Di depan para pengusaha ikan hias yang menjadi peserta pameran, Susi 
berharap kapasitas bisnis ikan hias semakin meningkat.

Namun ada cerita menarik hari ini. Oleh panitia, Susi diminta menentukan satu 
dari tiga ikan hias terpilih, yang akan menerima piala presiden. "Saya bingung 
milih yang mana, semua bagus," kata Susi. Panitia memang mengadakan kompetisi 
ikan hias dalam acara yang diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) 
Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, tersebut.

Susi dihadapkan pada tiga ikan terpilih berwarna merah putih, kuning, dan 
merah. Akhirnya, Susi memilih ikan hias berwarna merah putih milik Sugiarto 
Kurniawan menjadi ikan terbaik dalam kompetisi kali ini. "Kalau merah putih, 
berarti Indonesia, tapi kalau ini kuning, Golkar, lalu kalau ini yang merah, 
PDIP," kata Susi berseloroh, bersambut tawa dari peserta pameran.

Hadir dengan setelan baju batik dan sepatu high heels, Susi berujar, "Tapi kita 
kan bicara party (partai) di sini." Susi justru menargetkan ekspor ikan hias 
Indonesia bisa menjadi nomor satu di dunia. 

Baca: Target Susi Pudjiastuti, Indonesia Jadi Eksportir Ikan Hias Terbesar di 
Dunia 

Susi mengakui sejak menjadi menteri, baru kali ini ia hadir di pameran ikan 
hias. Selama ini, kata dia, ia hanya melihat dan mengecek industri ikan hias. 
Menurut Susi, ada kecenderungan kapasitas industri ini mengalami kenaikan luar 
biasa.

Untuk mencapai target sebagai eksportir ikan hias nomor satu di dunia, Susi 
berjanji akan membantu kalangan usaha di sektor ini. Ia mengupayakan Pendapatan 
Negara Bukan Pajak (PNBP) di Raiser atau Fasilitas Pendukung Ekspor Ikan Hias 
di Cibinong, Bogor, bisa dihapuskan. "Saya akan selesaikan dengan Menteri 
Keuangan (Sri Mulyani Indrawati)," ujarnya.

Penghapusan PNBP ini, kata Susi, bisa mendorong agar ketergantungan Indonesia 
terhadap Singapura bisa berkurang. Selama ini, negara eksportir ikan hias 
terbesar di dunia tersebut menjadi penghubung terbesar bagi pengusaha Indonesia 
untuk mengakses pasar internasional. Tak hanya itu, Susi juga mendorong 
pengusaha ikan hias bersedia hadir dalam forum bisnis yang rutin diadakan 
Kementerian Kelautan.

Ketua penyelenggara Pameran, Sugiarto Budiono, berterima kasih atas kehadiran 
Susi untuk menutup acara. Di depan Susi, Sugiharto mengklaim kontes ikan kali 
ini merupakan yang terbesar di dunia, dengan hampir 2.900 peserta. Ia juga 
menyampaikan harapan agar pada 2021 Indonesia benar-benar bisa menjadi 
pengekspor utama ikan hias di dunia.

Baca juga: Hoax, Lowongan Kerja di Garuda Indonesia Tersebar Viral


--------------------------------------------------------------------------------








Kirim email ke