Uji diam-diam penembakan rudal Korea Utara 'bahayakan penerbangan komersial' 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42218450 59 menit lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42218450#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42218450#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42218450#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-42218450
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42218450#share-tools




 
 Hak atas fotoAFP/KCNAImage captionRoket Korea Utara diperkirakan meledak saat 
masuk kembali ke atmosfer. Maskapai penerbangan Cathay Pacific mengatakan awak 
pesawat mereka melaporkan sebuah penampakan yang mencurigakan di atas langit 
Jepang ketika Korea Utara melakukan uji coba rudal pada pekan lalu.
 Maskapai tersebut membenarkan kepada BBC bahwa awak kapal menyaksikan "sesuatu 
yang diduga rudal melesat kembali ke atmosfer Bumi".
 Mereka pun menambahkan bahwa saat uji coba rudal dilakukan, rute-rute 
penerbangan tidak berubah.
 Seberapa besar ancaman uji rudal Korut terhadap pesawat sipil? 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41290895 Korea Utara kembali menembakkan 
rudal lintasi Jepang http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41275837 Bagaimana 
Korea Utara mendanai senjata nuklir? Tujuh hal yang harus Anda ketahui 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41158713 Pada tanggal 29 November Korea 
Utara melakukan uji coba rudal balistik jenis baru antarbenua yang dilaporkan 
bisa menjangkau wilayah mana pun di AS.
 Uji coba peluncuran rudal tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara 
Korut dengan Korea Selatan dan AS, apalagi pada hari Senin (04/12) kedua negara 
tersebut memulai latihan udara bersama terbesar mereka dan Korea Utara 
mencapnya sebagai "provokasi habis-habisan".
 Meledak dan hancur Uji coba pada tanggal 29 November ini digambarkan oleh 
Pyongyang sebagai peluncuran rudal "paling kuat", berakhir di perairan Jepang 
namun melesat lebih tinggi dibanding uji coba sebelumnya.
 Menurut harian South China Morning Post, Mark Hoey, pimpinan Cathay Pacific. 
mengatakan kepada stafnya dalam sebuah pesan bahwa "hari ini awak kapal CX893 
melaporkan, 'Kami menyaksikan ledakan rudal Korea Utara yang kemudian hancur di 
dekat lokasi kami saat ini'".
 Peluncuran misil tersebut kabarnya juga disaksikan oleh dua pesawat Korea 
Selatan dalam perjalanan dari AS ke Seoul.
Hak atas fotoAFPImage captionMeskipun pesawat-pesawat ini dianggap aman dari 
uji coba rudal, namun resiko tetap mengintai. Tidak seperti negara-negara 
lainnya, Korea Utara biasanya tidak mengumumkan uji coba rudalnya, yang berarti 
tak ada pemberitahuan tak pula diketahui jalurnya, dan ini menimbulkan risiko 
pada pesawat-pesawat terbang.
 Pyongyang memiliki akses ke data penerbangan sipil internasional sehingga bisa 
mempelajari wilayah udara sebelum peluncuran.
 Walaupun risiko insidennya sangat rendah, beberapa maskapai penerbangan 
mengambil berbagai pertimbangan.
 Pada awal Agustus, Air France memperluas zona larangan terbang mereka di 
sekitar Korea Utara setelah salah satu pesawatnya terbang mendekati jalur rudal 
Korea Utara.
 Latihan militer yang disebut dengan Vigilant Ace ini diadakan pada hari Senin 
antara AS dan Korea Selatan dan akan berlangsung selama lima hari.
Hak atas fotoAFPImage captionPesawat milter AS F-22 Raptor terbang di atas 
pangkalan udara di Gwangju saat latihan militer gabungan berlangsung. Latihan 
tersebut akan melibatkan sekitar 230 pesawat, termasuk diantaranya dua lusin 
jet stealth, dan puluhan ribu personil militer.
 Korea Utara sendiri mengecam latihan tersebut, dengan menyebut bahwa AS 
'memohon-mohon untuk terjadinya perang nuklir" dan mereka akan 
"mempertimbangkan dengan serius" tindakan balasan terhadap latihan tersebut.

 

Kirim email ke