Cina tutup sekolah 'yang ajarkan perempuan patuh' kepada laki-laki http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42227451 1 jam lalu Bagikan artikel ini dengan Facebook http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42227451# Bagikan artikel ini dengan Twitter http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42227451# Bagikan artikel ini dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42227451# Bagikan artikel ini dengan Email mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fmajalah-42227451 Kirim http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42227451#share-tools Hak atas fotoSCIENCE PHOTO LIBRARYImage captionInstitut Fushun menasihati perempuan untuk tidak mendebat suami jika dibentak. (Foto hanya merupakan ilustrasi) Biro Pendidikan Cina mengatakan telah menutup suatu institut yang mengajarkan perempuan untuk patuh dan menjadi bawahan laki-laki. Institut Fushun Kebudayaan Tradisional di Provinsi Liaoning yang mengaku mengajarkan 'nilai-nilai tradisonal' tersebut ditutup oleh pihak berwenang dengan alasan menabrak nilai-nilai dasar sosialis. Biro Pendidikan di Fushun mengunggah pernyataan di Weibo yang menyebutkan bahwa 'pelajaran institut itu bertentangan dengan moralitas sosial dan harus ditutup sekarang juga'. Murid Cina dilarang teriak dan merusak buku pelajaran http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160530_majalah_cina_pendidikan Acara televisi picu perdebatan soal keperawanan di Cina http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40081886 'Penyontek' ujian di Cina diancam hukuman penjara http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160607_majalah_cina_ujian Pihak berwenang juga menyerukan agar diadakan pemeriksaan luas terhadap lembaga-lembaga serupa. "Kita harus menghentikan fenomena yang menabrak nilai inti sosialis," demikian bunyi pernyataan resmi Biro Pendidikan Fushun. Berhubungan seks dengan tiga pria Dalam video viral yang diunggah oleh sebuah situs berita Video Pear, seorang guru mengatakan kepada peserta didik perempuan bahwa mereka tidak perlu mencoba meniti karier tetapi 'cukup berada di tingkat bawah'. Diserukan pula agar perempuan mematuhi ayah, suami, dan anak-anak laki mereka tanpa kecuali. 'Nasihat' lain yang diberikan kepada perempuan oleh institut itu termasuk jangan pernah beradu mulut jika dibentak dan juga jangan pernah bercerai. Hak atas fotoAFPImage captionInstitut Fushun menyarankan perempuan tak perlu meniti karier namun faktanya siswi perempuan berlomba-lomba dapat diterima kuliah di perguruan tinggi. Dalam video tampak pula para guru memberikan peringatan bahwa jika seorang perempuan berhubungan seks dengan lebih dari tiga orang, maka air mani mereka akan berubah menjadi racun dan mungkin bisa mematikan perempuan bersangkutan. "Apapun yang diminta oleh suami Anda, jawaban Anda seharusnya: 'Ya. Segera," begitulah kata seorang guru laki-laki kepada para muridnya. Video juga menunjukkan sejumlah perempuan melakukan pekerjaan di rumah seperti membersihkan lantai dan membersihkan WC dengan tangan telanjang tanpa pelindung. "Jika Anda memesan makanan dan bukannya memasak sendiri, maka Anda melanggar peraturan bagi perempuan," kata guru yang lain. Namun sejumlah karyawan institut di Fushun menentang penutupan lembaga pendidikan mereka yang dilaporkan mulai beroperasi tahun 2011. Kepada surat kabar Global Times, mereka menegaskan video kontroversial yang beredar merupakan cermin keliru dari tugas-tugas institut untuk mempromosikan kebudayaan tradisional. 'Pelajaran moralitas bagi perempuan' kadang-kadang diberikan di sekolah-sekolah dan mengandung kebudayaan tradisional seperti moral Confusius, kaligrafi, dan seni bela diri.
[GELORA45] Cina tutup sekolah 'yang ajarkan perempuan patuh' kepada laki-laki
[email protected] [GELORA45] Mon, 04 Dec 2017 18:48:06 -0800
