----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Mohammad Kasim 
<[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 5 Desember 2017 
21.30.00 GMT+1Judul: Masyarakat Toba Samosir akhirnya teraliri listrik setelah 
72 tahun
    
   - TOP NEWS
   - TERKINI
   - RILIS PERS
Antaranews.comTentang Kami       Rabu, 6 Desember 2017   
   - HOME
    
   - NUSANTARA
   - NASIONAL
   - DUNIA
   - EKONOMI
   - OLAHRAGA
   - HIBURAN
   - TEKNO
   - WARTA BUMI
   - OTOMOTIF
   - FOTO
   - ANTARA TV
    
   - ENGLISH

Masyarakat Toba Samosir akhirnya teraliri listrik setelah 72 tahun

 Selasa, 5 Desember 2017 23:47 WIB

Peta Pulau Samosir di tengah Danau Toba, Sumatera Utara. (google earth)
Jakarta (ANTARA News) - Masyarakat Desa Sipagabu dan Desa Liattondung Kecamatan 
Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara telah teraliri listrik 
dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Toba Samosir setelah 72 
tahun.

PLTMH berkapasitas sekitar 130 kilo Watt (kW) ini dapat menerangi 293 rumah 
tangga, masing-masing rumah mendapatkan daya sebesar 400 Watt. Berdasarkan data 
yang diterima Antara di Jakarta, Selasa, pembengkit ini dibangun dengan biaya 
yang bersumber dari APBN sebesar Rp6,9 miliar.

"Tahun ketiga Pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla menekankan pemerataan 
termasuk pemerataan akses listrik bagi masyarakat dan kami telah mencanangkan 
yang namanya energi berkeadilan," ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan 
Dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 
(ESDM) Rida Mulyana. 

Selain pemerataan di sektor kelistrikan, Pemerintah juga melakukan pemerataan 
di sektor bahan bakar minyak yakni dengan program BBM Satu Harga yang sudah 
dilakukan di berbagai tempat. "Harga BBM harus sama, antara di Jawa dengan di 
Papua dan di manapun di wilayah Indonesia, harus satu harga begitupun dengan 
listrik. Saya memohon maaf kepada masyarakat Tobasa yang harus menunggu selama 
72 tahun untuk dapat menikmati listrik," jelas Rida.

"Masih ada sekitar 2.519 Desa saudara-saudara kita dari Sabang sampai Merauke 
dari Miangas di atas dan Rote di NTT yang saat ini masih gelap gulita kalau 
malam, dan itu menjadi tantangan kami dan kami mengucapkan terima kasih kepada 
masyarakat disini yang sudah mau bersabar untuk mendapatkan akses listrik," 
lanjut Rida.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu 
mengungkapkan masyarakat yang wilayahnya belum berlistrik dan menyampaikan 
keinginannya melalui institusi-institusi terkait yang sudah ditetapkan, antara 
lain melalui anggota legislatif dan Pemerintah Daerah.

"Masyarakat dapat menyampaikan permohonannya untuk wilayah mereka yang belum 
terlistriki melalui kami, dan kami akan mengawal permohonan tersebut kepada 
Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral," ujar Gus Irawan.

Sementara itu, Kepala Desa Liattondung, Waltom Tambunan berterima kasih atas 
pemberian akses listrik ini. "Desa kami adalah desa yang tertinggal, sudah 72 
tahun merdeka baru 2017 kami menikmati penerangan listrik yang sangat kami 
cintai ini. Kami ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Pemerintah 
yang telah memenuhi harapan kami," kata Waltom.

"Setelah menunggu 72 tahun akhirnya Desa Sipagabu dan Desa Liattondung 
terlistrik," lanjut Waltom. Sampai tahun 2016, di Kecamatan Toba Samosir saat 
ini masih terdapat 48 Desa yang belum berlistrik.

Sebagai wujud energi berkeadilan, Kementerian ESDM berkomitmen untuk melistriki 
seluruh wilayah Indonesia, tanpa terkecuali. Upaya melistriki dilakukan dengan 
memanfaatkan potensi energi terbarukan setempat untuk dijadikan pembangkit 
listrik skala kecil, salah satunya melalui pembangunan pembangkit Listrik 
berbasis energi terbarukan, seperti PLTMH, PLTS dan hybrid dengan pendanaan 
APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK). ***1***
Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017
   
   - TAGS:
   - toba samosir teraliri listrik
   - pln
1 BERITA SEBELUMNYASpanyol batalkan perintah penahanan internasional terhadap 
PuigdemontBERITA SELANJUTNYA Agen wisata Solo : belum ada kenaikan peningkatan 
perjalanan
BERITA TERKAIT

PLN tanda tangani kontrak pembangunan transmisi Rp1,4 triliun

 30 November 2017 17:39

PLN pulihkan aliran listrik pascabanjir di Lombok

 20 November 2017 11:25

YLKI nilai penyederhanaan listrik bebani konsumen

 16 November 2017 13:04

Viar gandeng PLN fasilitasi pemakai motor listrik

 16 November 2017 08:45

PLN akan pasok Sabah Malaysia 300 MW

 15 November 2017 21:08

Kementerian ESDM jelaskan rencana penyederhanaan golongan listrik

 15 November 2017 09:23

Tarif listrik tidak naik pascapenyederhanaan golongan

 14 November 2017 18:58

Penyederhanaan golongan listrik tidak berakibat kenaikan tarif

 12 November 2017 19:24

PLN bangun SKTT 150 kV Cikupa-Curug

 7 November 2017 16:39

KOMENTAR
Kirim   
   - TERPOPULER
   - TERKOMENTARI

Harta kekayaan calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Jokowi: Marsekal TNI Hadi Tjahjanto punya kepemimpinan kuat

Nissan pamerkan tujuh mobil Star Wars di Los Angeles

Ketika bah keluar dari gua purbakala Pacitan

Pesan teks pertama dikirim 25 tahun lalu
FOKUS BERITA
Proses Hukum Setya Novanto
FOKUS BERITA
Erupsi Gunung Agung

PALING DICARI

SKK Migas dorong penggunaan material dalam negeri

 5 Desember 2017 11:27

Toshiba perkenalkan HDD 10TB untuk aplikasi NAS

 5 Desember 2017 15:29

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup bertambah 1,23 persen

 5 Desember 2017 05:32
www.antaranews.com 
Copyright © 2017   
   - 
   - 
   - 
   - 
   - 
   - 
   
   - Top News
   - Fokus Berita
   - Nusantara
   - Nasional
   - Dunia
   - Ekonomi
   - Olahraga
   
   - Hiburan
   - Tekno
   - Warta Bumi
   - Otomotif
   - Ramadan
   - Foto
   - Antara TV
   
   - Rilis Pers
   - Jaringan
   - Ketentuan Penggunaan
   - 
   - Tentang Kami
   - Pedoman Media Siber
   - Forum Pembaca
   - RSS
   
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 




-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
  

Kirim email ke