Gatot Batal Mutasi 85 Perwira TNI 4 Redaksi – Kamis, 19 Rabiul Awwal 1439 H / 7 Desember 2017 22:23 WIB
BERITA TERKAIT - Azwar Siregar Semprot Deny Siregar: “Tutup Mulutmu, Den!” - Soal Pemberitaan Rasis Reuni Akbar 212, KPI Cuma Kaji Sanksi Untuk Metro TV - Nah Lo, Dubes AS Bilang Sudah Konsultasi Dengan Indonesia Soal Yerusalem - Pemerintah Akan Pajakin Transaksi Elektronik - Gubernur Anies Siap tempuh jalur Hukum Soal Reklamasi Teluk Jakarta Eramuslim.com – Setelah mendapat kritik dan sorotan, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo tiba-tiba membatalkan mutasi besar-besaran yang dilakukan sebelumnya. Gatot pun menegaskan tidak akan melantik 85 perwira tinggi dan menengah TNI yang sebelumnya ia mutasi. Di depan awak media, Gatot pun mengungkap pembatalan tersebut. “Tujuannya agar Pak Hadi (Tjahjanto) bisa mengevaluasi lagi,” katanya, Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12). Kendati saat ini dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot menegaskan, adalah tidak etis jika dia melantik para perwira saat ini. “Tidak melanggar hukum, tapi etika,” tegas Gatot. Untuk diketahui, Gatot pada Kamis (30/11) lalu melakukan perombakan besar-besaran dengan memutasi 85 perwira. Bukan saja dari Angkatan Darat, melainkan juga perwira dari Angkata Laut dan Angkata Udara. Keputusan Gatot itu kemudian disahkan pada Senin (4/12) kemarin setelah melalui rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi dan ditandatangani KSAD, KSAL dan KSAU. Selain itu, juga ditandatangani Wakabin, Wagub Lemhanas, Sekretaris Menkopolhukam, Irjen TNI, dan Kepala Bin paraf. “Jadi semua sah,” ujar Gatot, Rabu (6/12) kemarin. Keputusan Panglima itu sendiri tertuang dalam surat keputusan tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Mabes TNI. Surat dengan nomor Kep/982/XII/2017 itu menetapkan 85 perwira yang dihentikan, dimutasi, dan diangkat. Rinciannya, 46 perwira dari TNI Angkatan Darat, 28 perwira dari Angkatan Laut, dan 11 perwira dari Angkatan Udara.(kl/ps)
