Setelah dapat banyak kritik, baru tahu etika.......?

2017-12-08 6:40 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Gatot Batal Mutasi 85 Perwira TNI
>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
> 4
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gatot-batal-mutasi-85-perwira-tni.htm#>
>
> Redaksi – Kamis, 19 Rabiul Awwal 1439 H / 7 Desember 2017 22:23 WIB
> BERITA TERKAIT
>
>    - Azwar Siregar Semprot Deny Siregar: “Tutup Mulutmu, Den!”
>    
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/azwar-siregar-semprot-deny-siregar-tutup-mulutmu-den.htm>
>    - Soal Pemberitaan Rasis Reuni Akbar 212, KPI Cuma Kaji Sanksi Untuk
>    Metro TV
>    
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/soal-pemberitaan-rasis-reuni-akbar-212-kpi-cuma-kaji-sanksi-untuk-metro-tv.htm>
>    - Nah Lo, Dubes AS Bilang Sudah Konsultasi Dengan Indonesia Soal
>    Yerusalem
>    
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/nah-lo-dubes-as-bilang-sudah-konsultasi-dengan-indonesia-soal-yerusalem.htm>
>    - Pemerintah Akan Pajakin Transaksi Elektronik
>    
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/transaksi-elektronik-jadi-target-selanjutnya-pemerintah-kejar-setoran-pajak.htm>
>    - Gubernur Anies Siap tempuh jalur Hukum Soal Reklamasi Teluk Jakarta
>    
> <https://www.eramuslim.com/berita/nasional/gubernur-anies-siap-tempuh-jalur-hukum-soal-reklamasi-teluk-jakarta.htm>
>
> Eramuslim.com – Setelah mendapat kritik dan sorotan, Panglima TNI Jendral
> Gatot Nurmantyo tiba-tiba membatalkan mutasi besar-besaran yang dilakukan
> sebelumnya.
>
> Gatot pun menegaskan tidak akan melantik 85 perwira tinggi dan menengah
> TNI yang sebelumnya ia mutasi.
>
> Di depan awak media, Gatot pun mengungkap pembatalan tersebut.
>
> “Tujuannya agar Pak Hadi (Tjahjanto) bisa mengevaluasi lagi,” katanya,
> Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).
>
> Kendati saat ini dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot
> menegaskan, adalah tidak etis jika dia melantik para perwira saat ini.
>
> “Tidak melanggar hukum, tapi etika,” tegas Gatot.
>
> Untuk diketahui, Gatot pada Kamis (30/11) lalu melakukan perombakan
> besar-besaran dengan memutasi 85 perwira.
>
> Bukan saja dari Angkatan Darat, melainkan juga perwira dari Angkata Laut
> dan Angkata Udara.
>
> Keputusan Gatot itu kemudian disahkan pada Senin (4/12) kemarin setelah
> melalui rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi dan ditandatangani KSAD,
> KSAL dan KSAU.
>
> Selain itu, juga ditandatangani Wakabin, Wagub Lemhanas, Sekretaris
> Menkopolhukam, Irjen TNI, dan Kepala Bin paraf.
>
> “Jadi semua sah,” ujar Gatot, Rabu (6/12) kemarin.
>
> Keputusan Panglima itu sendiri tertuang dalam surat keputusan tentang
> pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Mabes TNI.
>
> Surat dengan nomor Kep/982/XII/2017 itu menetapkan 85 perwira yang
> dihentikan, dimutasi, dan diangkat.
>
> Rinciannya, 46 perwira dari TNI Angkatan Darat, 28 perwira dari Angkatan
> Laut, dan 11 perwira dari Angkatan Udara.(kl/ps)
>
> 
>

Kirim email ke