https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1
2 Tokoh Ini Melahirkan Konflik Panjang Israel -
Palestina
Reporter:
Terjemahan
Editor:
Maria Rita Hasugian
Sabtu, 9 Desember 2017 17:01 WIB
0 komentar
<https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#comments>
30119
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#font-decrease>
+
<https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#font-increase>
#
#
Kini Anda dapat mengganti jenis dan ukuran font sesuai preferensi Anda.
Saya mengerti
<https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#>
2 Tokoh Ini Melahirkan Konflik Panjang Israel - Palestina
<https://dunia.tempo.co/read/1040872/2-tokoh-ini-melahirkan-konflik-panjang-israel-palestina?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1>
Arthur James Balfour. wikipedia.org
*TEMPO.CO*, *Jakarta* -Konflik tak berkesudahan antara Israel dan
Palestina <https://www.tempo.co/tag/palestina> tak pernah lepas dari dua
tokoh ini: Lord Arthur Balfour dan Baron Walter Rothschild. Siapa
mereka dan apa yang telah mereka lakukan sehingga memicu konflik di
kawasan Timur Tengah tersebut?
Balfour merupakan menteri luar negeri Inggris yang pada 2 November 1917
mengirimkan sepucuk surat kepada Rothschild, tokoh Zionisme terkemuka.
Surat berisi 67 kata yang ditorehkan Balfour memuat dukungan dari
pemerintah Inggris tentang pendirian satu rumah untuk kaum Yahudi di
Palestina.
Baca: Mahmoud Abbas: Yerusalem Ibukota abadi Palestina
<https://dunia.tempo.co/read/1040359/mahmoud-abbas-yerusalem-ibukota-abadi-palestina>
Surat dengan 67 kata itu kemudian dikenal sebagai Deklarasi Balfour.
Deklarasi yang memberi ruang bagi penduduk Yahudi untuk mendirikan
Israel. Surat ini yang kemudian mendorong terbentuknya negara Israel
tahun 1948.
Berikut 67 kata isi surat Balfoour kepada Rothschild:
/*“His Majesty’s government view with favour the establishment in
Palestine of a national home for the Jewish people, and will use their
best endeavours to facilitate the achievement of this object, it being
clearly understood that nothing shall be done which may prejudice the
civil and religious rights of existing non-Jewish communities in
Palestine, or the rights and political status enjoyed by Jews in any
other country.”*/
Rotshchild dikenal dengan anjurannya untuk penentuan nasib sendiri untuk
orang-orang Yahudi atas tanah air mereka yang terbentang dari Laut
Tengah sampai ke sisi timur Sungai Yordania, daerah yang dikenal sebagai
Palestina.
Lord Walter Rothschild. britannica.com
Mengutip BBC, surat Balfour itu dianggap sebagai pengkhianatan besar
mengingat janji Inggris sebelumnya saat meminta dukungan politik dan
militer saat Perang Dunia I dari kalangan Arab, yang saat itu di bawah
kekhalifahan Usmaniyah, Turki.
Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Usul Abu Dis Jadi Ibukota Palestina
<https://dunia.tempo.co/read/1040292/putra-mahkota-arab-saudi-usul-abu-dis-jadi-ibukota-palestina>
Inggris waktu itu berjanji akan mendukung perjuangan negeri-negeri Arab
untuk merdeka dari kekuasan Usmaniyah. Bagi Arab, janji itu meliputi
Palestina, meskipun tidak secara khusus disebutkan.
Namun, bagi orang Yahudi, Deklarasi Balfour telah mewujudkan cita-cita
mereka dengan lahirnya negara Israel pada tahun 1948.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggambarkan Deklarasi Balfour
sebagai tonggak sejarah pembentukan negaranya. Sementara rakyat
Palestina ingin Inggris meminta maaf atas Deklarasi Balfour itu.
Deklarasi Balfour telah membuat rakyat Palestina masih terus berjuang
untuk membentuk negaranya sendiri.
Baca: Perempuan Palestina-Israel Gandeng Tangan Gelar Aksi Damai
<https://dunia.tempo.co/read/1023254/perempuan-palestina-israel-gandeng-tangan-gelar-aksi-damai>
Saat peringatan seratus tahun Deklarasi Balfour, 2 November 2017,
Perdana Menteri Theresa May bertemu Perdana Menteri Israel, Benjamin
Netanyahu di London.
May dan para menterinya menghadapi tugas diplomasi yang tidak mudah saat
ini. Di satu sisi Inggris berhadapan dengan Israel yang bergembira
dengan hadirnya Deklarasi Balfour dan di sisi lain, berhadapan dengan
rakyat Palestina yang marah karena kampung halaman mereka dicaplok Israel.
"Kami akan menandai seabad dengan kebanggaan dan hormat, namun juga rasa
sedih, karena isu antara Israel dan Palestina masih tak terselesaikan,"
kata Alistair Burt, Menteri urusan Timur Tengah, seperti dikutip dari
Guardian.
Dan, May bungkam menghadapi tuntutan rakyatPalestina
<https://www.tempo.co/tag/palestina> agar Inggris meminta maaf atas
surat Balfour kepada Rothschild seabad lalu.
------------------------------------------------------------------------
# Inggris <https://www.tempo.co/tag/inggris>
# Palestina <https://www.tempo.co/tag/palestina>