----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Minggu, 10 Desember 2017 00.52.17
GMT+1Judul: [GELORA45] Sebut Trump 'Lansia Pikun', Korut Kecam Keputusan AS
Soal Yerusalem
Sabtu 09 Desember 2017, 15:59 WIB
Sebut Trump 'Lansia Pikun', Korut Kecam Keputusan AS Soal Yerusalem
Novi Christiastuti - detikNews
Donald Trump saat menyampaikan pengakuan resmi Yerusalem sebagai ibu kota
Israel (REUTERS/Kevin Lamarque)
Pyongyang - Korea Utara (Korut) ikut mengecam keputusan Presiden Amerika
Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Rezim komunis itu kembali menyebut Trump sebagai 'lansia pikun' dan 'bermental
jiwa' dalam pernyataan terbarunya.
Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/12/2017), Korut bergabung dengan negara-negara
dunia yang mengecam keputusan kontroversial Trump soal Yerusalem itu. Negara
yang dipimpin Kim Jong-Un ini menyebut keputusan Trump itu 'ceroboh dan jahat'.
"Menimbang fakta bahwa lansia pikun yang bermental gila ini menyerukan
kehancuran total terhadap sebuah negara berdaulat di PBB, aksi ini tidak begitu
mengejutkan," demikian pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut
seperti dikutip Korean Central News Agency (KCNA).
| Baca juga: Trump Sindir Clinton, Bush dan Obama Soal Yerusalem |
Sebutan 'lansia pikun yang bermental gila' itu merujuk pada Trump. Dalam
pernyataannya dengan Bahasa Inggris ini, Korut menggunakan kata 'dotard' yang
berarti lansia yang pikun dan lemah. Sebutan ini pernah digunakan Korut
sebelumnya untuk menghina Trump yang terlebih dahulu mengejek Kim Jong-Un
sebagai 'manusia roket' dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB beberapa
waktu lalu.
"Tapi langkah ini jelas menunjukkan kepada seluruh dunia, siapa si penghancur
keamanan dan perdamaian dunia, siapa si pria dan berbahaya di komunitas
internasional," imbuh pernyataan itu, merujuk pada kata-kata yang sering
digunakan banyak pihak untuk menyebut Korut.
| Baca juga: Terisolasi Saat Sidang DK PBB, AS Bela Keputusan Trump Soal
Yerusalem |
Dalam pernyataannya via KCNA, Korut menyatakan 'kecaman keras' terhadap langkah
AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Korut juga menekankan
'dukungan teguh dan solidaritas untuk warga Palestina dan warga Arab yang
berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah'.
"AS akan bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari aksi ceroboh dan jahat
ini," kata Korut dalam pernyataannya.
Trump dan Kim Jong-Un terlibat perang kata-kata dan saling bertukar hinaan
dalam beberapa bulan terakhir, saat ketegangan di Semenanjung Korea semakin
memanas karena ancaman nuklir Korut.
(nvc/fdn)