One night Rp 10 juta. Apakah mahal ataukah murah?

https://www.merdeka.com/peristiwa/libur-akhir-tahun-pengelola-vila-di-puncak-pasang-tarif-hingga-rp-10-juta-per-malam.html


*Libur akhir tahun, pengelola vila di Puncak pasang tarif hingga Rp 10 juta
per malam*

Minggu, 10 Desember 2017 22:03 Reporter : Wisnoe Moerti
<https://www.merdeka.com/reporter/wisnoe-moerti/>

   -

villa di kawasan puncak bogor. ©blogspot.com

*Merdeka.com - *Pemesanan vila di kawasan Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa
Barat, mulai meningkat menjelang pergantian tahun. Padahal harga yang
ditawarkan melambung tinggi. Beberapa pengelola villa mulai mengarahkan
pengunjung untuk mencari vila lain karena vila yang mereka kelola sudah
terpesan hingga awal tahun.

Seorang pengelola belasan vila berbagai type di Desa Ciloto, Kecamatan
Cipanas, Yudi Peloy menuturkan, tingkat pemesanan meningkat sejak dua hari
terakhir. Calon pemesan langsung datang untuk membayar uang muka karena
takut tak kedapatan tempat untuk merayakan pergantian tahun.

"Kami hanya melayani mereka yang datang langsung karena menjelang akhir
tahun tingkat hunian vila meningkat dan calon penyewa berani membayar lebih
tinggi. Sehingga kami pastikan yang datang langsung mendapat vila yang
mereka inginkan," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (10/12).

Dia menjelaskan menjelang pergantian tahun, pemilik atau pengelola vila
menaikkan harga sewa hingga empat Kali lipat dari hari libur biasa atau
akhir pekan. Yudi mencontohkan untuk vila dengan dua kamar, ruang tamu,
dapur dan taman ditarif Rp 3 juta per malam dan maksimal hanya untuk tiga
malam. Untuk vila yang menyediakan tiga atau empat kamar dengan fasilitas
kolam renang ditarif Rp 7-10 juta per malam dengan lama sewa minimal tiga
malam.

Meskipun harga sewa melambung tinggi, tidak mengurangi minat pendatang
untuk menyewa vila tersebut karena terbukti dari 13 vila yang dikelola
telah terpesan hingga 2 Januari 2018.

"Untuk Hari ini, kami arahkan calon penyewa ke beberapa vila lain di
kawasan Puncak, dengan pemandangan yang lebih menjanjikan. Tahun ini angka
pesanan meningkat dibandingkan tahun lalu karena untuk hari ini kami sudah
mengarahkan enam pendatang ke vila lain," katanya.

Sementara itu Rusdi Sondjaya, calon penyewa vila, terpaksa harus mencari
vila lain karena vila yang direkomendasikan temannya di kawasan Puncak,
sudah terisi. Dia memilih mencari vila karena harga terjangkau jika
ditanggung bersama dengan keluarga besarnya.

"Kalau sewa hotel lebih mahal karena kami keluarga besar, sehingga memilih
vila sewaan yang pembayarannya ditanggung bersama jadi lebih ringan. Kalau
di vila suasana kekeluargaanya sangat terasa karena sibuk kerja setahun
sekali kami berkumpul bersama," katanya. *[noe]*

Kirim email ke