https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=
2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888
Senin 11 Desember 2017, 22:36 WIB
Abraham Samad: Indonesia Darurat Korupsi
Haris Fadhil - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#>
0 Komentar
<https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#>
Abraham Samad: Indonesia Darurat Korupsi Mantan Ketua KPK Abraham Samad
(Agung Pambudhy/detikcom)
<https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#><https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#><https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#><https://news.detik.com/berita/d-3765382/abraham-samad-indonesia-darurat-korupsi?_ga=2.267985165.284106404.1513007888-2010023940.1513007888#>
*Jakarta* - Eks Ketua KPK Abraham Samad menyebut Indonesia dalam keadaan
darurat korupsi. Langkah pemberantasannya pun tak bisa dengan cara
biasa-biasa saja.
"Indonesia ini darurat korupsi. Tingkat korupsinya tinggi. Cara
pemberantasannya juga harus dengan cara luar biasa. Nggak bisa disamakan
dengan negara lain (yang tingkat korupsinya rendah), misalnya Korea
Selatan," kata Samad di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017).
Menurut Samad, di negara dengan tingkat korupsi yang masih tinggi,
dibutuhkan penindakan yang represif. Selanjutnya perlu dilakukan kajian
tentang penyebab terjadinya korupsi hingga memunculkan sistem yang baik
sebagai pencegahan serta perlu dilakukan penguatan pendidikan karakter
antikorupsi.
"Pemberantasan korupsi kita harus dari hulu ke hilir. Di hulu penindakan
yang represif, di tengahnya ada pencegahan, dan di hilirnya ada
pendidikan karakter," ungkapnya.
Ia juga menolak wacana 'potong generasi' untuk mengisi jabatan penting
di pemerintahan. Menurutnya, tanpa ada sistem yang mencegah korupsi dan
karakter berintegritas, korupsi akan terus terjadi.
"Kalau potong generasi tapi tidak dipersiapkan generasi yang
berintegritas, ya sama saja," ujar Samad.
*(HSF/idh)*
abraham samad <https://www.detik.com/tag/abraham-samad/> kpk
<https://www.detik.com/tag/kpk/> korupsi
<https://www.detik.com/tag/korupsi/>