https://fokus.tempo.co/read/1042742/alasan-penolakan-nahdlatul-ulama-turun-ke-jalan-bela-palestina?
PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5
Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke
Jalan Bela Palestina
Reporter:
Maya Ayu Puspitasari
Editor:
Clara Maria Tjandra Dewi H.
Sabtu, 16 Desember 2017 10:24 WIB
0 komentar
<https://fokus.tempo.co/read/1042742/alasan-penolakan-nahdlatul-ulama-turun-ke-jalan-bela-palestina?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5#comments>
12005
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://fokus.tempo.co/read/1042742/alasan-penolakan-nahdlatul-ulama-turun-ke-jalan-bela-palestina?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5#font-decrease>
+
<https://fokus.tempo.co/read/1042742/alasan-penolakan-nahdlatul-ulama-turun-ke-jalan-bela-palestina?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5#font-increase>
#
#
Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke Jalan Bela Palestina
<https://fokus.tempo.co/read/1042742/alasan-penolakan-nahdlatul-ulama-turun-ke-jalan-bela-palestina?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5>
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama tokoh lintas agama di
Kantor PBNU, Jakarta, 15 Desember 2017. PBNU bersama tokoh lintas agama
menyepakati sejumlah poin kemanusiaan sebagai sikap solidaritas lintas
agama untuk kedaulatan Palestina dan perdamaian dunia. Magang-TEMPO/
Naufal Dwihimawan
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Organisasi Islam Nahdlatul Ulama
<https://metro.tempo.co/read/1040646/yerusalem-ibu-kota-israel-demonstran-nu-musuh-kita-amerika>
(NU) tak mau cawe-cawe dalam aksi bela Palestina yang bakal digelar di
Monumen Nasional, Ahad besok. Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil
Siroj mengatakan pembelaan NU terhadap Palestina akan ditunjukkan dengan
cara memperkuat diplomasi untuk menggalang dukungan terhadap negara
jajahan Israel itu.
“Menyelesaikan masalah bukan hanya dengan aksi,” ujar Said di Jakarta,
Jumat 16 Desember 2017.
Said tak melarang ada anggota NU yang ikut terjun ke lapangan. Tapi dia
mengimbau agar mereka yang ikut dalam aksi solidaritas itu tak membawa
atribut NU. Sebab, kata dia, sikap NU tegas akan membela Palestina
melalui jalur diplomasi kepada pemuka agama lain.
Absennya Nahdlatul Ulama dari aksi turun ke jalan ini juga diikuti oleh
organisasi Katolik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). “Untuk
menyelesaikan masalah seperti ini, pendekatan kami tidak turun ke
jalan,” kata Ketua Umum KWI, Ignatius Suharyo.
Adapun Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly
Asshiddiqie, juga menganjurkan anggotanya untuk tidak ikut demo yang
digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu. Ia mengatakan agar
anggota ICMI memilih cara lain untuk menyuarakan penolakan klaim
Presiden Trump tersebut. "Eskpresikan saja kekecewaan, tapi kita tak
boleh salah," ujar dia.
*Baca: **MUI Kaget Ketua ICMI Sarankan Tak Ikut Aksi Bela Palestina*
<https://nasional.tempo.co/read/1042715/mui-kaget-ketua-icmi-sarankan-tak-ikut-aksi-bela-palestina>
Kemarin, sekelompok orang menggelar demonstrasi mendukung Palestina.
Kelompok yang menamakan diri sebagai Aliansi Umat Islam Bersatu itu
berdemonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Mereka mengutuk
pernyataan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin memprediksi unjuk rasa bela Palestina
<https://nasional.tempo.co/read/1042729/dukung-aksi-bela-palestina-menag-ini-perjuangan-kemanusiaan>
Ahad besok bakal diikuti jutaan masyarakat. Seluruh organisasi
masyarakat Islam dan tokoh lintas agama juga dikabarkan ikut serta.
Menurut dia, massa akan menuntut Trump mencabut keputusan menjadikan
Yerusalem sebagai ibu kota Israel. “Jika Trump tidak mendengarkan
tuntutan aksi ini, kami akan menggalang petisi dan mengajak seluruh
dunia memboikot produk-produk Amerika,” katanya.
*ADAM PRIREZA | DEWI NURITA*