Menurut Holocaust Encyclopedia 
https://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10007665 
https://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10007665  

 kutipan:
 In exile between 1937 and 1945, al-Husayni, claiming to speak for the Arab 
nation and the Muslim world, sought an alliance with the Axis powers (Nazi 
Germany and Fascist Italy 
https://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10005455) based on their 
publicly recognizing 1) the independence of the Arab states; 2) the right of 
those states to form a union reflecting a dominant Muslim and specifically Arab 
culture; 3) the right of those states to reverse steps taken towards the 
creation of a Jewish homeland in Palestine; and 4) al-Husayni himself as the 
spiritual and political representative of this pan-Arab, Muslim entity. In 
exchange, al-Husayni collaborated with the German and Italian governments by 
broadcasting pro-Axis, anti-British, and anti-Jewish propaganda via radio to 
the Arab world; inciting violence against Jews and the British authorities in 
the Middle East; and recruiting young men of Islamic faith for service in 
German military, Waffen-SS 
https://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10007405  
https://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10007405, and auxiliary 
units. In turn, the Germans and the Italians used al-Husayni as a tool to 
inspire support and collaboration among Muslim residents of regions under Axis 
control and to incite anti-Allied violence and rebellion among Muslims residing 
beyond the reach of German arms.


---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

 Katanya, tuduhan Netanyahu tentang Grand Mufti yang menganjuri 
 Hitler untuk melakukan Holocaust itu tidak benar :
 http://time.com/4084301/hitler-grand-mufi-1941/ 
http://time.com/4084301/hitler-grand-mufi-1941/
 


 
 2017-12-18 5:04 GMT+01:00 jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... 
[GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]>:
 
Dukungan kemerdekaan dari orang yg memberi dukungan/idea pembantaian sekian 
juta orang itu apa manfaat-nya?

---In [email protected] mailto:[email protected], <djiekh@...> 
wrote :

 Ya, lari dari Palestina ke Jerman.....
 Dan setelah Jerman kalah, banyak SSer bantu Palestina
 untuk gulingkan negara bau israel, kerja sama dengan
 Grand Mufti.

 
 2017-12-18 4:38 GMT+01:00 jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... 
[GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]>:
 
Syekh Muhammad Amin Al-Husaini  yg menyarankan holocaust pada Hitler itu? 

---In [email protected] mailto:[email protected], <djiekh@...> 
wrote :

 Sebelum proklamasi sudah ada dukungan dai Mufti Palestina :
 http://fimadani.com/ kemerdekaan-indonesia-berawal- dari-mesir-dan-palestina/ 
http://fimadani.com/kemerdekaan-indonesia-berawal-dari-mesir-dan-palestina/

 
 2017-12-18 3:48 GMT+01:00 jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... 
[GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]>:
   
Apa sih peranan Palestina pada kemerdekaan Indonesia?
 

---In [email protected] mailto:[email protected], 
<ilmesengero@...> wrote :

 Mengapa sebagai seorang akademik tidak dikatakan sesuai Mukadimah UUD 45 dalam 
mana tertulis : ”Kemerdekaan adalah hak semua bangsa” dan atas dasar 
solidaritas internasional terhadap perjuangab rakyat tertindas?
 
 
 Perrnyataan kemerdekaan 17 Agustus 1945 ataukah 27 Desember 1949?
 
 
 Seandainya ada pernyataan Mufti, tetapi suara seorang Mufti tidak mempunyai 
peranan apapun dalam arena politik internasional untuk menentukan kemerdekaan 
RI, pada pihak lain Mufti adalah sahabat Hitler yang rasis dimana dikatakan 
”untermensh” untuk mereka yang bukan berkulit putih dan mata biru. Mufti 
bertahun-tahun berdiam di Berlin dibawah lindungan Adolf Hitler.
 
 
 http://www.suara-islam.com/ read/kabar/nasional/24499/ 
Anies-Kita-Berutang-pada- Palestina-Mereka-yang-Dukung- Kemerdekaan-RI 
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/24499/Anies-Kita-Berutang-pada-Palestina-Mereka-yang-Dukung-Kemerdekaan-RIc
 Anies: Kita Berutang pada Palestina, Mereka yang Dukung Kemerdekaan RI 17 
Desember 19:25 | Dilihat : 74 
 Gubernur DKI Anies Baswedan dalam Aksi Bela Palestina di Monas. (foto: 
breakingnews.co.id http://breakingnews.co.id)
 Jakarta (SI Online) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam aksi 
Bela Palestina di Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017). Dalam orasinyanya Anies 
mengungkapkan, keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem 
sebagai Ibu Kota Israel bukan hanya keliru, tetapi juga sangat fatal.
 "Kita menyadari bahwa keputusan Presiden (Amerika) Trump yang mengakui 
Yerusalem sebagai ibukota Israel, bukan saja keputusan keliru, tapi keputusan 
yang fatal kelirunya," ujar Anies dihadapan jutaan massa yang hadir.
 Ia berharap, peristiwa ini jadi momentum titik balik bagi perjuangan seluruh 
dunia, bahwa warga Amerika pun menolak keputusan Trump. Menurutnya, titik balik 
ini menjadi titik terang untuk kemerdekaan Palestina. "Insya Allah dari titik 
balik ini, cahaya kemerdekaan makin hari makin terang untuk Palestina. 
Yerusalem adalah ibu kota Palestina, Yerusalem milik Palesitina," tegas Anies.
 Karenanya, Anies mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung 
kemerdekaan Palestina. "Saudara pendukung Palestina yang berkumpul untuk tidak 
santai-santai di rumah, yang memilih berkumpul di Monas bela Islam. 
Sesungguhnya kemerdekaan hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di 
atas muka bumi harus dihapuskan," kata Anies.
 Indonesia, kata Anies, sebagai cikal bakal pembebasan dari kolonialisme. 
Karena itu, ia bersama masyarakat Indonesia yang ikut berkumpul di Monas 
menyadari seperti apa kemerdekaan itu. "72 tahun setelah kita merdeka, warga 
Palestina masih terjajah, masih dikuasai," tegas Anies.
 Bahkan, Anies pun menyatakan, saat Indonesia belum merdeka, Palestina sudah 
berani memberikan dukungannya kepada Indonesia. Palestina mendukung penuh 
kemerdekaan Indonesia.
 "Palestina adalah satu bangsa yang memiliki sejarah bagi Indonesia, setahun 
sebelum kita merdeka, mufti Palestina sudah memberikan dukungan kepada 
kemerdekaan Indonesia, " kata Anies. 
 "Kita berutang pada Palestina, mereka dukung kemerdekaan bangsa kita dan hari 
ini kita dukung kemerdekaan Palestina," tambahnya.
 Usai orasi, Anies membacakan puisi tentang Palestina yang merupakan karya 
sastrawan Taufik Ismai
 
 
 


 
 
 
 
 




 




 



 

  

Kirim email ke