https://nasional.tempo.co/read/1043059/kpk-jawab-klaim-pengacara-soal-pemeriksaan-jantung-setya-novanto?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4
KPK Jawab Klaim Pengacara Soal Pemeriksaan
Jantung Setya Novanto
Reporter:
M Yusuf Manurung
Editor:
Kodrat Setiawan
Senin, 18 Desember 2017 07:01 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1043059/kpk-jawab-klaim-pengacara-soal-pemeriksaan-jantung-setya-novanto?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4#comments>
716181471
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://nasional.tempo.co/read/1043059/kpk-jawab-klaim-pengacara-soal-pemeriksaan-jantung-setya-novanto?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4#font-decrease>
+
<https://nasional.tempo.co/read/1043059/kpk-jawab-klaim-pengacara-soal-pemeriksaan-jantung-setya-novanto?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4#font-increase>
#
#
KPK Jawab Klaim Pengacara Soal Pemeriksaan Jantung Setya Novanto
<https://nasional.tempo.co/read/1043059/kpk-jawab-klaim-pengacara-soal-pemeriksaan-jantung-setya-novanto?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4>
Foto kombo ekspresi terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya
Novanto mengikuti sidang perdana di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta,
13 Desember 2017. Setya Novanto mengaku kurang sehat dan membuat sidang
sempat diskors. ANTARA
*TEMPO.CO, Jakarta* - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Febri Diansyah menjawab tudingan pengacara Setya Novanto
<https://www.tempo.co/tag/setya-novanto>, Maqdir Ismail yang mengatakan
belum ada dokter KPK yang memeriksa kesehatan kliennya sebelum sidang
perdana pokok perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Rabu, 13
Desember 2017 lalu.
"Sejak di RSCM sudah dilakukan pemeriksaan. Hasilnya sudah /clear/ Setya
Novanto tidak perlu rawat inap dan sehat untuk dihadirkan dalam
pemeriksaan hukum," kata Febri saat dihubungi Tempo, Ahad, 17 Desember 2017.
*Baca juga: Maqdir Ismail: Setya Novanto Keluhkan Sakit Perut dan
Jantung
<https://nasional.tempo.co/read/1042879/maqdir-ismail-setya-novanto-keluhkan-sakit-perut-dan-jantung>*
Sabtu lalu, Maqdir mengatakan kondisi kliennya belum benar-benar pulih
untuk dihadirkan dalam persidangan. Dalam persidangan tersebut, Setya
mengaku diare sehingga harus bolak-balik toilet 20 kali. Selain itu,
Maqdir mengatakan Setya Novanto juga mengeluhkan sakit jantung. Maqdir
mengklaim belum ada dokter yang mengecek kesehatan Setya. Padahal,
jantung Setya harus diperiksa di bulan ini.
Maqdir berujar sakit jantung itu kembali dirasakan kliennya persis sejak
penyidik KPK membawa Setya dari Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo ke
gedung KPK pada Ahad malam, 19 November 2017 untuk kemudian ditempatkan
di Rumah Tahanan kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jalan Kuningan
Persada Kav. 4, Jakarta Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Febri mengatakan bahwa seluruh pemeriksaan
untuk Setya Novanto telah dilakukan. Menurutnya, alasan-alasan sakit
dari Setya untuk menghindari persidangan tidak akan bisa digunakan.
"Jika masih ada alasan sakit yang digunakan dengan harapan persidangan
akan tertunda. Saya kira hal itu tidak akan terjadi," katanya.
Febri kemudian menyarankan Setya untuk melapor ke dokter piket KPK jika
kembali sakit. Nantinya, dokter akan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Sepanjang sakitnya benar tentu akan diberikan tindakan sesuai
diagnosa," katanya.
Setya Novanto <https://www.tempo.co/tag/setya-novanto> ditahan karena
diduga terlibat dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3
triliun. Setya Novanto didakwa menerima uang US$ 7,3 juta dari proyek
tersebut. Uang itu diduga diberikan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan
Made Oka Masagung secara bertahap.
------------------------------------------------------------------------
# Setya Novanto <https://www.tempo.co/tag/setya-novanto>