----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Kamis, 21 Desember 2017 07.43.52
GMT+1Judul: [nasional-list] Begini Konsep Penataan Kawasan Tanah Abang Versi
Anies-Sandi
Begini Konsep Penataan Kawasan Tanah Abang Versi Anies-Sandi
KAMIS, 21 DEC 2017 13:39 | EDITOR : BINTANG PRADEWO
Kondisi Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/12). (Evi Ariska/
JawaPos.com)
Berita Terkait
- Sandiaga Batal Umumkan Penataan Tanah Abang Karena Ojek Online
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memiliki konsep baru
dalam menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Konsep penataan yang akan
dilakukan dalam dua tahap itu bermaksud menyinergikan sejumlah moda
transportasi massal dengan pusat perdagangan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sebagai tahap pertama atau
jangka pendek, Pemprov DKI memberlakukan penutupan salah satu sisi Jalan Jati
Baru atau letaknya di depan pintu lama Stasiun Tanah Abang. Lokasi tersebut
akan digunakan sebagai lokasi berjualan para pedagang kaki lima (PKL).
Nantiny, ada 400 tenda yang disiapkan bagi para PKL, yang terbagi atas tenda
dagangan kuliner sebanyak 115 buah dan tenda dagangan non-kuliner sebanyak 265
buah. "Kita lakukan fasilitasi pedagang kaki lima dengan rekayasa lalu lintas
jadi jalur di depan stasiun yang ada dua jalur, satu jalur dipakai PKL," ujar
Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/12).
Kesemrawutan Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/12). (Evi Ariska/
JawaPos.com)
Selama penutupan jalan diberlakukan, sisi Jalan Jati Baru lainnya digunakan
sebagai jalur shuttle bus yang disediakan PT Transjakarta secara gratis
sehingga warga dapat mengelilingi kawasan Tanah Abang dengan mudah.
"Disiapkan Transjakarta 10 bus operasi non stop di wilayah situ, di jam padat
dirut TJ busnya berjejer sehingga semua penumpang bisa mudah naik TJ dan menuju
tujuan bagi pendatang tidak repot," jelasnya.
Selain itu, sebagai moda pengumpan, ojek pangkalan dan ojek online juga
mendapat perhatian. "Jadi bagi juga mereka yang butuhkan ojek baik pangkalan
dan online disiapkan lahan parkir khusus dan lokasi gak jauh kalau dari stasiun
belok kiri 100 meter," terang Anies.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengingatkan aturan main dari konsep
itu. Mobil pribadi tidak diperbolehkan lewat pada saat jam sibuk, yakni pukul
08.00-18.00.
"Mobil pribadi gak bisa lewat. Dan saya tambahkan ini efektifnya jam
08.00-18.00 maghrib. Ini tahap pertama dari beberapa stage penataan Tanah
Abang," tutur Sandi pada kesempatan yang sama. (yes/Yesika)
(yes/JPC)