Sekarang jelas mempertontonkan kegoblokannya yang gak ngerti beda antara 
college dan universitas!!!

Kelihatan sekali jalan pikiran ente yg memang goblok gak ketulungan gak tahu 
beda antara college dan universitas!!!

College koq disamakan dengan community college?!!! Minta ampun gobloknya!

 

College2 seperti: William college, Amherst college, Swarthmore college, 
Wellesley college almamater Hillary Clinton s/d Pomona college dan Claremont 
college di california dll adalah sekolah2 yang luar biasa bagusnya.

 

Cari sana ada ndak dosen2nya yg bukan S3/phd di college2 ini!!!

Goblok dipelihara!!!

 

Ane tahu jawabannya: tidak ada higher education baik college maupun  
universitas yang semua dosennya adalah S3/phd dan ente hanya ketemu dosen2 yg 
S3/phd saja. Itu semua karena ente: kuper!!! Hahahahahaha.

 

Hal yang dasar seperti ini saja ente ndak mudeng, koq bisa gaya2nya petentang 
petenteng mau ngomongin professorship, TA dan post doc.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, December 20, 2017 4:45 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

  

Memang benar di amerika ini saya tidak pernah ketemu dosen universitas yang 
bukan doctoral degree, yang pernah ketemu di community/junior college. Di 
community college-pun mereka yg tenure umumnya memiliki doctoral degree, yang 
master degree umumnya adjunct. Padahal saya kuliahnya di public school lho yang 
anda pandang rendah dan anggap murahan itu. Mungkin kalau di almamater anda 
banyak dosen yg bukan doctoral degree ya saya tidak tahulah.

 

Btw tulisan saya itu bukan sejalan dengan asumsi anda "dosen itu semuanya 
professor", tetapi lebih tepat dikatakan "semua dosen universitas itu doctor".

 

Tetapi di Indonesia memang banyak sekali ketemu dosen2 yg S1 ataupun S2, yang 
S3 malah jarang banget. Kalau kata2 anda ini "Kan kelihatan sekali ente gak 
ngerti bahwa ada S1/bachelor dan S2/master yang jadi dosen!!!!" dalam konteks 
dosen di Indonesia, saya rasa hal itu benar.

 

 

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... 
<mailto:nesare1@...> > wrote :

Betul2 goblok!!!

Sudah dikasih tahu dosen itu bisa: lecturer, instructor dan sampai dengan 
professor (assistant, associate lalu full professor).

Jelas sekali diotak ente itu dosen itu semuanya professor. Ini kan sejalan 
dengan tulisan/pertanyaan ente “Saya kok tidak pernah ketemu dosen yg bukan 
doctoral degree di universitas, yg ada di junior/community college.. Apakah 
almamater anda ada dosen yang bukan doctor?”

 

Kan kelihatan sekali ente gak ngerti bahwa ada S1/bachelor dan S2/master yang 
jadi dosen!!!!

 

Nih ane yang tanya: memangnya ada universitas/college yang semua dosennya 
adalah S3/phd?

Hehehehehehehehehehe….

 

Tak telanjangi terusssss…….

 

Goblok dipertontonkan!!!!!

Ayo terusiiiiiinnnnnn!!!!!!

Nesare

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
[mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, December 19, 2017 2:01 PM
To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> >
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

 

 

pikiran anda itu kok sempit banget, semua2 dijadikan "="

coba lihat kata2 ini:

"bukan dosen ya jelas bukan professor"

"bukan dosen ya jelas bukan associate professor"

"bukan dosen ya jelas bukan assisten professor"

dll

 

lha wong si Lin yg ngomong langsung aja paham, selain otak udang apa otak anda 
juga ditaruh di dengkul?

 

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Fitnah ya?!

Dari mana ane bilang dosen = professor?

Kabur lagi kan?! Ayo maen2 bahasa!!!

 

Jelas2 ente yang nulis begini: Aiya bung Lin ada2 saja, bukan dosen ya jelas 
bukan professor.

Ini kan artinya dosen = professor.

Sedangkan dosen itu macem2 bisa lecturer, instructor baru assistant professor, 
associate professor dan professor.

 

Udah jelas gak ngerti sama sekali ttg professorship, tetapi sombongnya ampun2an 
sok tahu.

Ini negara sendiri. lebih parah lagi mau ngomongin negara ane?

Dasar tukang bashing!

 

Nesare

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 18, 2017 7:07 PM
To:  <mailto:[email protected]> [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

 

 

anda itu benar2 parah banget sih! anda sendiri yg bilang "dosen = professor" 
sekarang maksain orang lain yg bilang, opo tumon orang kayak gini. penuh 
imaginasi yg kemudian dianggap sebagai hal nyata.


---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Gak perlu!
Karena dari penjelasan ente itu sudah ketahuan ente ngak ngerti masalah 
professorship ini. Sangat tidak tahu!

 

Pertama bilang dosen = professor. Ini sudah salah. Apakah hal seperti ini saja 
perlu dijabarkan? 

 

Kedua bilang pengajar di universitas semuanya adalah Phd. Apakah hal seperti 
ini saja perlu dijabarkan? 

 

Ketiga sekarang bilang professor bagian dari dosen. Apakah hal seperti ini saja 
perlu dijabarkan?  Bagian mananya? Kiri atau kanan? Bawah atau atas?

 

Keempat nanti ente pasti mau bilang dosen bagian dari professor hahahahahaha.

Koq bisa2nya professor dan dosen dipilah2 begitu. Sedangkan dosen itu adalah 
nama pekerjaannya seperti montir, tukang delman, tukang bajai, dokter, bidan, 
pengacara dll; dan professor itu adalah pangkatnya. Keduanya adalah berbeda, 
koq bisa yg satu jadi bagian yang lain?!!

 

Kalau bisa artinya: si ujang anaknya si upil yg tidak lulus SD dan menganggur 
di Indonesia adalah bagian dari tukang becak??!!

Pasti gak mampu mencernah analogi ini?!!!! hehehehehehe.

 

Gobloknya minta ampun! Tapi sok tahu lebih minta ampun!

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Sunday, December 17, 2017 1:29 PM
To:  <mailto:[email protected]> [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

 

 

Bung Otak Udang, itu maksudnya professor merupakan bagian dari dosen. Apakah 
hal seperti ini saja perlu dijabarkan? 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Ngapain kasih2 referensi Wikipedia ini?

Mau tetap ngeyel bilang dosen = professor?!!

 

Dikuningin lagi “Guru Besar atau Profesor” nya.

Gobloknya sudah akut!

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, December 16, 2017 2:05 PM
To:  <mailto:[email protected]> [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

 

Dari wikipedia:


Jabatan/Pangkat Dosen[ 
<https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dosen&veaction=edit&section=4> 
sunting |  
<https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dosen&action=edit&section=4> 
sunting sumber]


Berikut ini jenjang jabatan dan pangkat dosen berdasarkan persyaratan jumlah 
angka kredit:


Jabatan

Pangkat

Golongan

Angka kredit


Asisten Ahli

Penata Muda

III/a

100

        
Penata Muda Tk. I

III/b

150


Lektor

Penata

III/c

200

        
Penata Tk.I

III/d

300


Lektor Kepala

Pembina

IV/a

400

        
Pembina Tk. I

IV/b

550

        
Pembina Utama Muda

IV/c

700


Guru Besar atau Profesor

Pembina Utama Madya

IV/d

850

        
Pembina Utama

IV/e

1050



---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote :

Gobloknya minta ampun!

Koq dosen disamakan dengan professor?!

Dosen macem2 bisa hanya bachelor/S1, master/S2 dan phd/S3, koq bisa2nya = 
professor?!!

 

Nesare

 

 

From:  <mailto:[email protected]> [email protected] [ 
<mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, December 14, 2017 9:15 PM
To:  <mailto:[email protected]> [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Inilah Profesor Ekonomi Pertama Asal Indonesia di 
Australia

 

 

Aiya bung Lin ada2 saja, bukan dosen ya jelas bukan professor.

Apa bung Lin professor?



---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:ehhlin@...> ehhlin@...> wrote :

Nah, lalu bagimana dgn professor Jonathan Goeij, gelar apa saja yg telah ia 
punya I? 

 

On 15 Dec 2017 12:02 a.m., "Jonathan Goeij  <mailto:jonathangoeij@...> 
jonathangoeij@... [GELORA45]" < <mailto:[email protected]> 
[email protected]> wrote:

 

Merupakan hal umum memanggil baik Associate Professor ataupun Professor dengan 
panggilan prof atau professor, atau bisa juga memanggil doctor.

 

 

---In  <mailto:[email protected]> [email protected], < 
<mailto:ilmesengero@...> ilmesengero@...> wrote :

 


Budy P Resosudarmo


Associate Professor, The Arndt-Corden Department of Economics

Qualifications

BSc (Electrical, ITB), MSc (OR, Delaware), PhD (DevEcon, Cornell)

 

 

 

 

 

 



Kirim email ke