Bekicot2 diboikot.......... 2017-12-27 20:51 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:
> > > Akhir-akhir ini dunia medsos terasa damai, ujaran kebencian bekurang > banyak, ucapan-ucapan tong sampah mereka-mereka yang berotak udang tidak > lagi muncul. Kirain para otak udang itu betul-betul melakukan boikot, eh > ternyata kena boikot duluan. > > --- > Facebook dan pengelola media sosial global mulai serius menunjukkan > upayanya untuk memberangus pelecehan dan ujaran kebencian di platform media > sosialnya. Facebook, Google, dan beberapa raksasa internet Amerika Serikat > (AS) lainnya terus meningkatkan upaya untuk mengawasi ujaran kebencian di > dunia maya. > ... > Facebook Perbarui Fitur Anti-Pelecehan > <http://id.beritasatu.com/home/facebook-perbarui-fitur-anti-pelecehan/169938> > > Facebook Perbarui Fitur Anti-Pelecehan | Investor Daily > > Facebook, layanan media sosial besutan Mark Zuckerberg asal Amerika > Serikat, mengumumkan fitur baru yang disiapk... > > <http://id.beritasatu.com/home/facebook-perbarui-fitur-anti-pelecehan/169938> > > > > Rabu, 27 Desember 2017 | 23:19 > > [image: Pencipta sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg. Foto > ilustrasi:JUSTIN SULLIVAN/GETTY IMAGES/AFP] > Pencipta sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg. Foto ilustrasi:JUSTIN > SULLIVAN/GETTY IMAGES/AFP > > *JAKARTA* – Facebook, layanan media sosial besutan Mark Zuckerberg asal > Amerika Serikat, mengumumkan fitur baru yang disiapkan untuk mencegah > pelecehan, di antaranya perundungan (*bullying*) di platform media > sosialnya. Hal itu dilakukan setelah mendapatkan saran dan masukan dari > para individu maupun organisasi pengguna Facebook. > > > > Kepala Keamanan Global Facebook, Antigone Davis mengatakan, pihaknya telah > melarang perundungan dan pelecehan di Facebook. Orang atau organisasi pun > kini bisa memberitahu dan melaporkannya ketika melihat sesuatu yang > mengkhawatirkan, atau mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan tersebut. > > > > “Kami meninjau laporan dan mengambil tindakan atas pelecehan yang terjadi, > seper ti menghapus konten, menonaktifkan akun, dan membatasi fitur > tertentu, seperti fitur komen bagi orang yang telah melanggar standar > komunitas kami,” ucap Davis, dalam keterangannya, baru-baru ini. > > > > Dengan fitur baru, kini, pengguna juga bisa mengatur apa saja yang mereka > bagikan dan kepada siapa mereka menjalin komunikasi. Fitur-fitur baru yang > disediakan adalah mencegah kontak yang tidak diinginkan dan mengabaikan > pesan. > > > > Pertama, terkait fitur mencegah kontak yang tidak diinginkan, kini, > pengguna Facebook pun dapat memblokir akun seseorang. Namun, masih ada > kemungkinan bertemu jika orang tersebut menggunakan akun yang berbeda. > > > > Karena itu, Facebook mengembangkan perangkat yang membantu pengguna untuk > mengidentifikasi akun palsu lebih cepat. Facebook menggunakan sinyal, > misalnya alamat internet (*internet protocol*/IP), untuk mengenali sebuah > akun dan mencegah akun tersebut mengirim pesan, atau permintaan pertemanan > kepada pengguna yang telah memblokir akun asli. > > > > Kedua, terkait dengan fitur mengabaikan pesan, pengguna Facebook bisa > mengabaikan pesan dari akun yang tidak diinginkan dengan mengklik fitur > mengabaikan pesan. Jika ini dilakukan, secara otomatis, notifikasi pesan > akan mati dan percakapan akan pindah dari kotak masuk ke *folder* *Filtered > Messages*. > > > > “Fitur ini tersedia untuk percakapan perorangan dan akan diaplikasikan > juga ke percakapan dalam grup,” ungkap Davis. (lm) > > > > Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/berangus-ujaran- > kebencian/169937 > > > --- > > FACEBOOK PERBARUI FITUR ANTI-PELECEHAN (2-habis) > > Berangus Ujaran Kebencian > <http://id.beritasatu.com/home/berangus-ujaran-kebencian/169937> > > Berangus Ujaran Kebencian | Investor Daily > > Facebook dan pengelola media sosial global mulai serius menunjukkan > upayanya untuk memberangus pelecehan dan uja... > <http://id.beritasatu.com/home/berangus-ujaran-kebencian/169937> > > > > Rabu, 27 Desember 2017 | 23:15 > > > > [image: Facebook.]Facebook. > > Facebook dan pengelola media sosial global mulai serius menunjukkan > upayanya untuk memberangus pelecehan dan ujaran kebencian di platform media > sosialnya. Facebook, Google, dan beberapa raksasa internet Amerika Serikat > (AS) lainnya terus meningkatkan upaya untuk mengawasi ujaran kebencian di > dunia maya. > > > > Bahkan, Uni Eropa juga menyatakan ikut dalam upaya tersebut. UE bergabung > dengan sejumlah perusahaan lain sekitar satu tahun lalu untuk menumpas > ekstremisme online, merespons kekhawatiran di Eropa soal penggunaan media > sosial sebagai alat perekrutan, terutama oleh ISIS. > > > > “Perusahaan-perusahaan sekarang menghapuskan ujaran kebencian ilegal dua > kali lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan enam bulan lalu. Itu > menunjukkan bahwa pendekatan pengaturan sendiri bisa berhasil,” kata Vera > Jourova, komisaris UE untuk Kehakiman. > > > > Menurut dia, Facebook menjadi satu-satunya dari keempat raksasa – dua > lainnya adalah Microsoft dan YouTube – yang meninjau dan bertindak paling > banyak terhadap notifikasi ujaran kebencian dalam waktu 24 jam. > > > > Facebok, Twitter, Microsoft, dan YouTube milik Google telah mengumumkan > sebuah kode etik pada Mei tahun lalu. Mereka berjanji akan mengapuskan > ujaran kebencian *online* dalam waktu 24 jam setelah dilaporkan. *(lm)* > > >
