Komunitas Internasional Beramai-ramai Tanggapi Pesan Tahun Baru Presiden
Xi Jinping
2018-01-02 12:02:23 CRI
Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menyampaikan pesan tahun baru 2018..
Dalam pidatonya Presiden Xi telah meninjau kembali prestasi luar biasa yang
dicapai Tiongkok pada tahun 2017 sekaligus memaparkan tugas yang menjadi titik
berat pada tahun 2018. Pesan tahun baru itu bukan saja memperlihatkan keinginan
kuat untuk menyejahterakan rakyat, tapi juga telah menggelorakan semangat
berjuang untuk mewujudkan impian. Ini merupakan sebuah suara tentang komitmen
dan tanggung jawab Tiongkok sebagai negara besar. Berbagai kalangan dunia
beramai-ramai memberikan apresiasi dan pujian terhadap prestasi-prestasi yang
dicapai Tiongkok.
Ketua Pusat Riset Inovasi Asia di bawah Wadah Pemikir Indonesia Bambang
Suryono cukup terkesan dengan pesan tahun baru itu setelah menyimaknya dari
awal hingga akhir melalui televisi. Dia mengatakan, masalah kehidupan rakyat
selalu dinomorsatukan dalam pembangunan Tiongkok, hal ini menandakan tujuan
pembangunan Tiongkok adalah untuk menyejahterakan rakyat, Partai Komunis
Tiongkok (PKT) selalu menempatkan kebahagian rakyat pada posisi terpenting, ini
adalah teori pemerintahan untuk rakyat.
Pakar masalah internasional William Jones, selaku Direktur cabang
Executive Intelligence Review untuk Washington, mengatakan, pengentasan
kemiskinan merupakan prestasi terbesar di Tiongkok pada 2017, keberhasilan ini
adalah yang pertama sepanjang sejarah dunia.
Direktur Pusat Kebudayaan Han di Malaysia Goh Hin San berpendapat, pesan
tahun baru Presiden Xi memperlihatkan keyakinan dan keberanian bangsa Tionghoa,
2018 merupakan " tahun permulaan " bagi Tiongkok. Goh Hin San yakin bahwa
Tiongkok bakal mencapai prestasi baru pada 2018.
Ahli Sinologi India yang juga Profesor Pusat Penelitian Tiongkok dan Asia
Tenggara Universitas Mawaharlal Nehlru Deepak menyatakan, dalam pesan tahun
baru itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan bahwa Tiongkok akan
melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab internasional, dan mencurahkan tenaga
untuk memelihara perdamaian dan kestabilan dunia, sekaligus mendorong
pertumbuhan ekonomi dunia. Deepak yakin bahwa Tiongkok bersedia membagi buah
keberhasilan pembangunannya demi menyejahterakan rakyat seluruh dunia.
Ahli sinologi dari Universitas Ateneo de Manila, Lucio Pitlo menyatakan,
Tiongkok aktif mendorong pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat
manusia, inisiatif tersebut akan mendatangkan keuntungan kepada semua negara di
dunia.