http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/02/20321101/ditawari-jadi-anggota-tgupp-sudirman-said-pilih-fokus-jadi-cagub-jateng
Ditawari Jadi Anggota TGUPP, Sudirman
Said Pilih Fokus Jadi Cagub Jateng
Iwan Supriyatna
Kompas.com - 02/01/2018, 20:32 WIB
Ketua tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Sudirman Said,
ketika memaparkan visi dan misi Anies-Sandi di hadapan kepala SKPD
Pemprov DKI, di Balai Kota Jakarta, Jumat (2/6/2017).
Ketua tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Sudirman Said,
ketika memaparkan visi dan misi Anies-Sandi di hadapan kepala SKPD
Pemprov DKI, di Balai Kota Jakarta, Jumat (2/6/2017). (KOMPAS.com/JESSI
CARINA )
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Mantan Menteri ESDM Sudirman Said
<http://indeks.kompas.com/tag/Sudirman-Said> mengaku sempat ditawari
menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP
<http://indeks.kompas.com/tag/TGUPP>) Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Namun, mantan Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandiaga itu menolak tawaran
itu dan memilih fokus pada pencalonannya pada Pilkada Jawa Tengah 2018.
"Saya sempat ditanya apakah bersedia masuk ke dalam tim (TGUPP), karena
tentu saja beliau mempertimbangkannya. Saya juga kan harus memulai fokus
di Jawa Tengah, sudah dicalonkan (dicalonkan gubernur) resmi kan," ucap
Sudirman, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/1/2018).
Meski demikian, Sudirman menegaskan tetap akan memberikan rekomendasi
terhadap pemerintahan DKI Jakarta.
Baca juga: Sandiaga Sebut Bambang Widjojanto Masuk Kriteria Anggota
TGUPP
<http://megapolitan.kompas.com/read/2017/12/30/18200021/sandiaga-sebut-bambang-widjojanto-masuk-kriteria-anggota-tgupp>
"Saya terus akan memberikan masukan apabila diminta," ujarnya.
Selain itu, Sudirman menyarankan TGUPP diisi orang-orang yang
berkompeten di bidangnya. Anggota TGUPP, lanjutnya, harus bisa
menyukseskan pembangunan Jakarta.
"Saya mengatakan, sebaiknya (TGUPP) diisi orang-orang yang kompeten,
yang juga penting menjaga integritas tim. Jadi Insya allah timnya akan
diisi orang-orang yang memang cukup solid lah," katanya.
Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno terus mendapat sorotan.(Kompas TV)