http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/15470941/ketua-tgupp-digaji-rp-515-juta-per-bulan-

dan-dapat-mobil-dinas


 Ketua TGUPP Digaji Rp 51,5 Juta Per Bulan


 dan Dapat Mobil Dinas

Jessi Carina
Kompas.com - 03/01/2018, 15:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. (KOMPAS.com/JESSI CARINA )

*JAKARTA, KOMPAS.com* — Komisi C DPRD DKI Jakarta memanggil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Biro Administrasi, dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah untuk menanyakan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP <http://indeks.kompas.com/tag/TGUPP>). Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Santoso menerima data gaji ketua TGUPP dan para kepala bidang.

"(Gaji) ketua TGUPP itu Rp 51,5 juta (tiap bulan). Kemudian honor ketua bidang, karena ada lima bidang, (gajinya) itu Rp 41 juta (tiap bulan)," ujar Santoso di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/1/2018).

Selain iu, ketua TGUPP juga akan mendapatkan fasilitas mobil dinas Toyota Altis.

Pada awal penganggaran, anggaran untuk TGUPP diajukan Rp 28 miliar untuk 73 orang. Namun, setelah dievaluasi Kemendagri dan dipindahkan ke pos Bappeda, anggarannya berkurang menjadi Rp 20 miliar.

Baca juga: Anies Angkat Bambang Widjojanto Jadi Ketua TGUPP Pencegahan Korupsi <http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/11283301/anies-angkat-bambang-widjojanto-jadi-ketua-tgupp-pencegahan-korupsi>

Santoso mengatakan, 73 orang itu juga termasuk orang-orang yang bekerja dalam urusan administrasi. Ia ingin hal itu dievaluasi.

Anggota TGUPP, lanjutnya, tidak boleh ada yang mengurus masalah administrasi.

"Ini, kan, tenaga administrasi sementara, yang namanya tim yang ada di pikiran kami adalah orang profesional semua, bukan tukang ketik," ujarnya.

Anggota TGUPP terbagi menjadi beberapa tingkatan.

Baca juga: Anies Umumkan 5 Anggota TGUPP Bidang Komite Pencegahan Korupsi <http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/10260711/anies-umumkan-5-anggota-tgupp-bidang-komite-pencegahan-korupsi>

Anggota /grade/ 1 mendapat gaji Rp 31,7 juta, /grade/ 2 Rp 26,5 juta, /grade/ 2a Rp 24,9 juta, dan /grade/ 2b Rp 20,8 juta.

Sejauh ini, anggota TGUPP yang sudah diumumkan baru lima orang. Lima orang ini tergabung dalam Komite Pencegahan Korupsi DKI Jakarta.

Komite ini dipimpin mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan beranggotakan aktivis LSM Hak Asasi Manusia Nursyahbani Katjasungkana, mantan Wakapolri Komjen Oegroseno, peneliti ahli tata pemerintahan Tatak Ujiyati, dan mantan Ketua TGUPP pada pemerintahan sebelumnya yaitu Muhammad Yusuf.

Komite ini merupakan satu dari lima bagian TGUPP. Bambang adalah ketua komite, bukan ketua TGUPP.

Komite ini beranggotakan lima orang termasuk ketua, di antaranya mantan tim penasihat Anies-Sandi.(Kompas TV)




================



http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/11283301/anies-angkat-bambang-widjojanto-jadi-
ketua-tgupp-pencegahan-korupsi


 Anies Angkat Bambang Widjojanto Jadi


 Ketua TGUPP Pencegahan Korupsi

Jessi Carina
Kompas.com - 03/01/2018, 11:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. (KOMPAS.com/JESSI CARINA )

*JAKARTA, KOMPAS.com* — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto <http://indeks.kompas.com/tag/Bambang-Widjojanto> sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi.

Komite ini berupakan bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP <http://indeks.kompas.com/tag/TGUPP>) bidang pencegahan korupsi.

Anies langsung menyapa Bambang dan anggota lainnya begitu mengumumkan pembentukan Komite Pencegahan Korupsi ini.

"Yang kami hormati Ketua Komite Pencegahan Korupsi Ibu Kota Jakarta Bapak Bambang Widjojanto dan para anggota Komite Pencegahan Korupsi Jakarta Bapak Oegroseno, Nursyahbani Katjasungkana, Muhammad Yusuf, Tatak Ujiyati," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/1/2018).

Baca juga: Bambang Widjojanto: TGUPP Itu Apa, Sih? <http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/30/11102001/bambang-widjojanto-tgupp-itu-apa-sih>

Anies bahagia karena komite ini menjadi bidang TGUPP pertama yang dibentuk pada 2018. Ke depan, komite ini akan menjadi penghubung antara Pemprov DKI Jakarta dan lembaga lain yang berkaitan dengan pencegahan korupsi.

Selain itu, ini juga merupakan komitmen untuk melakukan pencegahan korupsi dengan cara yang sistematis.

Baca juga: Anies Umumkan 5 Anggota TGUPP Bidang Komite Pencegahan Korupsi <http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/10260711/anies-umumkan-5-anggota-tgupp-bidang-komite-pencegahan-korupsi>

"Karena itu, pagi hari ini, peresmian ini salah satu cara untuk membuat bersihnya bukan milik pribadi, tapi bersihnya terinstitusikan. Makanya langkah pencegahan bukan lewat pribadi, tapi lewat institusi," ujar Anies.

Baca juga : Ditawari Jadi Anggota TGUPP, Sudirman Said Pilih Fokus Jadi Cagub Jateng <http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/02/20321101/ditawari-jadi-anggota-tgupp-sudirman-said-pilih-fokus-jadi-cagub-jateng>

Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno terus mendapat sorotan.(Kompas TV)






Kirim email ke