From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, January 4, 2018 3:14 AM
  



http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/15470941/ketua-tgupp-digaji-rp-515-juta-per-bulan-dan-dapat-mobil-dinas


Ketua TGUPP Digaji Rp 51,5 Juta Per Bulan 

dan Dapat Mobil Dinas 
Jessi Carina
Kompas.com - 03/01/2018, 15:47 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama 
lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi 
di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. 
(KOMPAS.com/JESSI CARINA )

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi C DPRD DKI Jakarta memanggil Badan Perencanaan 
Pembangunan Daerah, Biro Administrasi, dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah 
untuk menanyakan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP). 
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Santoso menerima data gaji ketua TGUPP dan para 
kepala bidang. 

"(Gaji) ketua TGUPP itu Rp 51,5 juta (tiap bulan). Kemudian honor ketua bidang, 
karena ada lima bidang, (gajinya) itu Rp 41 juta (tiap bulan)," ujar Santoso di 
Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/1/2018). 

Selain iu, ketua TGUPP juga akan mendapatkan fasilitas mobil dinas Toyota Altis.

Pada awal penganggaran, anggaran untuk TGUPP diajukan Rp 28 miliar untuk 73 
orang. Namun, setelah dievaluasi Kemendagri dan dipindahkan ke pos Bappeda, 
anggarannya berkurang menjadi Rp 20 miliar.

Baca juga: Anies Angkat Bambang Widjojanto Jadi Ketua TGUPP Pencegahan Korupsi 

Santoso mengatakan, 73 orang itu juga termasuk orang-orang yang bekerja dalam 
urusan administrasi. Ia ingin hal itu dievaluasi.

Anggota TGUPP, lanjutnya, tidak boleh ada yang mengurus masalah administrasi. 

"Ini, kan, tenaga administrasi sementara, yang namanya tim yang ada di pikiran 
kami adalah orang profesional semua, bukan tukang ketik," ujarnya. 

Anggota TGUPP terbagi menjadi beberapa tingkatan.

Baca juga: Anies Umumkan 5 Anggota TGUPP Bidang Komite Pencegahan Korupsi

Anggota grade 1 mendapat gaji Rp 31,7 juta, grade 2 Rp 26,5 juta, grade 2a Rp 
24,9 juta, dan grade 2b Rp 20,8 juta. 

Sejauh ini, anggota TGUPP yang sudah diumumkan baru lima orang. Lima orang ini 
tergabung dalam Komite Pencegahan Korupsi DKI Jakarta. 

Komite ini dipimpin mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan beranggotakan 
aktivis LSM Hak Asasi Manusia Nursyahbani Katjasungkana, mantan Wakapolri 
Komjen Oegroseno, peneliti ahli tata pemerintahan Tatak Ujiyati, dan mantan 
Ketua TGUPP pada pemerintahan sebelumnya yaitu Muhammad Yusuf.

Komite ini merupakan satu dari lima bagian TGUPP. Bambang adalah ketua komite, 
bukan ketua TGUPP.

Komite ini beranggotakan lima orang termasuk ketua, di antaranya mantan tim 
penasihat Anies-Sandi.(Kompas TV)




                                                                                
               ================



http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/03/11283301/anies-angkat-bambang-widjojanto-jadi-ketua-tgupp-pencegahan-korupsi

Anies Angkat Bambang Widjojanto 
Jadi Ketua TGUPP Pencegahan Korupsi
Jessi Carina
Kompas.com - 03/01/2018, 11:28 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama 
lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsj bernama Komite Pencegahan Korupsi 
di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. 
(KOMPAS.com/JESSI CARINA )

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk mantan Wakil 
Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite 
Pencegahan Korupsi.

Komite ini berupakan bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( 
TGUPP) bidang pencegahan korupsi. 

Anies langsung menyapa Bambang dan anggota lainnya begitu mengumumkan 
pembentukan Komite Pencegahan Korupsi ini. 

"Yang kami hormati Ketua Komite Pencegahan Korupsi Ibu Kota Jakarta Bapak 
Bambang Widjojanto dan para anggota Komite Pencegahan Korupsi Jakarta Bapak 
Oegroseno, Nursyahbani Katjasungkana, Muhammad Yusuf, Tatak Ujiyati," kata 
Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/1/2018).

Baca juga: Bambang Widjojanto: TGUPP Itu Apa, Sih? 

Anies bahagia karena komite ini menjadi bidang TGUPP pertama yang dibentuk pada 
2018. Ke depan, komite ini akan menjadi penghubung antara Pemprov DKI Jakarta 
dan lembaga lain yang berkaitan dengan pencegahan korupsi.

Selain itu, ini juga merupakan komitmen untuk melakukan pencegahan korupsi 
dengan cara yang sistematis.

Baca juga: Anies Umumkan 5 Anggota TGUPP Bidang Komite Pencegahan Korupsi 

"Karena itu, pagi hari ini, peresmian ini salah satu cara untuk membuat 
bersihnya bukan milik pribadi, tapi bersihnya terinstitusikan. Makanya langkah 
pencegahan bukan lewat pribadi, tapi lewat institusi," ujar Anies.

Baca juga : Ditawari Jadi Anggota TGUPP, Sudirman Said Pilih Fokus Jadi Cagub 
Jateng

Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno terus mendapat sorotan.(Kompas TV)







Kirim email ke