Pemerintah klaim produksi beras nasional 2017 surplus
 Senin, 8 Januari 2018 13:42 WIB
 
Ilustrasi buruh tani menanam bibit padi. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Put)

Bantul, DIY (ANTARA News) - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 
Kementerian Pertanian, Muhammad Syakir, mengatakan, produksi beras pada 2017 
pada tataran nasional surplus berkat Upaya Khusus atai Upsus.

"Produksi gabah kering giling nasional sekitar enam juta ton, setara dengan 
beras tiga juta ton, padahal kebutuhannya 2,6 juta ton, sehingga kita surplus," 
kata Syakir saat hadiri panen raya padi di Bulak Samben Desa Argomulyo, Sedayu, 
Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, surplus beras nasional 2017 berkat Upsus peningkatan produksi padi 
di antaranya dengan inovasi-inovasi teknologi pertanian untuk meningkatkan 
produktivitas padi dengan penerapan teknologi tanam jajar legowo.

Dengan Upsus tersebut, lanjut Kepala Badan Litbang Pertanian, di tataran 
nasional luas tanam padi bertambah menjadi 1,1 juta Hektare pada Desember 2017.

"Selain di tingkat nasional, surplus beras juga terjadi di DIY, berkat 
sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, didukung TNI maka di DIY tiada 
hari tanpa panen padi dan tiada hari tanpa tanam," katanya.

Oleh sebab itu, kata Muhammad Syakir, pemerintah pusat melalui Kementan terus 
mendukung kegiatan-kegiatan swasembada khususnya padi yang berkelanjutan agar 
produksi beras surplus.

"Kegiatan-kegiatan swasembada didukung dengan adanya asuransi pertanian, alat 
mesin pertanian misalnya traktor, mesin alat tanam padi dan panen padi, 
kemudian embung serta pendampingan-pendampingan," katanya.

Ia juga mengatakan, Kementan melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian 
(BPTP) di tiap daerah melakukan pendampingan dengan penanaman varietas unggul 
baru seperti Inpari 30 kepada petani penangkar benih padi.

Dalam safari panen padi di Jawa terutama di DIY ini, Kementan melalui Badan 
Litbang Pertanian mengawali panen padi di Desa Argomulyo Sedayu seluas 25 
Hektare dan Desa Srihardono Pundong Bantul seluas 10 Hektare.

Safari panen padi di Jawa oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang yang 
didampingi dari BPTP Yogyakarta, Dinas Pertanian DIY dan pejabat Pemda Bantul 
ini juga untuk memastikan bahwa stok beras aman. 
Pewarta: Heri Sidik
Editor: Ade P Marboen

Kirim email ke