Ssudah BETUL bu Susi dalam melaksanakan prinsip “Menjaga dan Membela 
Kepentingan Indonesia” dengan TEGAS! Yang menjadi masalah apa mesti dengan 
meledakkan dan tenggelamkan kapal2 pelanggar itu??? Bukankah kalau terlalu 
banyak kapal-kapal diledakkan dan ditenggelamkan dalam perairan laut Indonesia, 
akan terjadi banyak sampah didasar laut yang akhirnya membuat polusi yang 
sangat TIDAK MENGUNTUNGKAN kesehatan perikanan Indonesia sendiri!!! Karena 
kenyataan tetap saja cukup banyak pelanggar2 penangkapan ikan, kenapa tidak 
jalankan tangkap nakodanya, jatuhi hukuman dan DENDA seberat-beratnya, ...!



From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Wednesday, January 10, 2018 2:04 AM
  



https://bisnis.tempo.co/read/1048859/minta-susi-stop-penenggelaman-kapal-luhut-bantah-lindungi-mafia?

BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_2


Minta Susi Stop Penenggelaman Kapal, 
Luhut Bantah Lindungi Mafia 
Reporter: 
Dias Prasongko
Editor: 
Dewi Rina Cahyani
Selasa, 9 Januari 2018 21:14 WIB 
 
Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri 
Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam pembukaan World Ocean Summit 2017 
di Sofitel, Nusa Dua, 23 Februari 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar 
Pandjaitan membantah tuduhan bahwa dia sedang melindungi mafia perikanan karena 
menolak penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi 
Pudjiastuti. Menurut Luhut, ia adalah orang yang pertama mendukung adanya 
kebijakan penenggelaman kapal dan meminta kebijakan tersebut masuk ke 
undang-undang dan menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Jadi kalau dikatakan saya melindungi mafia itu sama sekali tidak benar. Saya 
yang pertama, dan itu saya yang usulkan kewenangan itu ada di bawah Kementerian 
Kelautan dan Perikanan,” kata Luhut di kantor Kementerian Kemaritiman, Jakarta, 
Selasa, 9 Januari 2018.

Sebelumnya, Luhut mengatakan dia sebagai menteri koordinator yang membawahi 
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, tidak menginginkan adanya 
penenggelaman kapal lagi tahun ini. “Cukuplah itu,” kata Luhut di kantor 
Kementerian Kemaritiman, Jakarta, Senin, 8 Januari 2018. Akibat pernyataan 
tersebut, Luhut dinilai sebagian kalangan turut melindungi mafia perikanan yang 
selama ini mengambil ikan di perairan Indonesia.

Karena itu, ia meminta kepada semua pihak untuk tidak berpikir hal yang 
macam-macam. Ia juga meminta untuk tidak meragukan integritasnya sebagai 
Menteri Koordinator Kemaritiman.

Sebab, menurut Luhut, ia telah mengusulkan mengenai kebijakan penenggelaman 
kapal tersebut sejak dia menjadi Kepala Staf Presiden Joko Widodo (Jokowi).. 
“Saya keras soal ini, waktu itu saya Kepala Staf Presiden, kemudian jadi 
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Jadi jangan ada yang berpikir 
macam-macam, jangan ragukan integritas daripada kami,” tuturnya.


--------------------------------------------------------------------------------

a.. Susi Pudjiastuti 
a.. Tenggelamkan kapal 
a.. Luhut Pandjaitan 



                                                                                
                    ===============


https://bisnis.tempo.co/read/1048657/susi-pudjiastuti-dilarang-tenggelamkan-kapal-ini-kata-gus-mus

Susi Pudjiastuti Dilarang Tenggelamkan Kapal, 
Ini Kata Gus Mus 
Reporter: 
Fajar Pebrianto
Editor: 
Martha Warta
Selasa, 9 Januari 2018 13:30 WIB 
 
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi (paling kanan), Menteri 
Pertahanan Ryamizard Ryacudu (dua dari kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan 
Susi Pudjiastuti (dua dari kiri) saat menerima KRI Bima Suci-945 di dermaga 
Jakarta Internasional Container Terminal, Jakarta, 16 November 2017. 
Tempo/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar 
Pandjaitan pada Senin, 8 Januari 2018, menimbulkan reaksi beragam di 
masyarakat. Di kantornya, Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Luhut 
meminta Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti menghentikan penenggelaman kapal 
pencuri ikan tahun ini.

Sejumlah tokoh ikut angkat bicara mengomentari pernyataan Luhut tersebut di 
platform media sosial Twitter. Salah satunya pengasuh Pondok Pesantren 
Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Mustofa Bisri atau yang 
lebih dikenal sebagai Gus Mus. Melalui akun Twitter-nya, tokoh ulama Nahdlatul 
Ulama (NU) ini mengomentari sebuah pemberitaan terkait dengan pernyataan Luhut 
tersebut.

"Menurutku, Ibu Susi Pudjiastuti hanya menjaga dan membela kepentingan 
Indonesia dan nelayan atau rakyat Indonesia. Semoga Allah menjaga dan membela 
beliau," tulis Gus Mus sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa, 9 Januari 2018.

Baca: Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 87 Kapal Pencuri Ikan di 2017 

Gayung bersambut. Komentar Gus Mus tersebut langsung ditanggapi Menteri Susi. 
Pendiri maskapai penerbangan Susi Air ini menulis balasan, "Terima kasih, Gus 
Mus. Salam hormat."

Permintaan Luhut kepada Susi Pudjiastuti disampaikan setelah mengadakan rapat 
koordinasi di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Senin kemarin. Luhut 
beralasan, penghentian penenggelaman kapal ini dilakukan karena pemerintah akan 
berfokus pada peningkatan produksi demi menggenjot ekspor produk perikanan.


--------------------------------------------------------------------------------






Kirim email ke